Satpol PP Padang Punya Pejabat Baru, Operasional Kini tak Terkendala Lagi

Apel gabungan Satpol PP Kota Padang dirangkai serah terima dan perkenalan pejabat baru di Mako Satpol PP Padang.

Serah terima jabatan (sertijab) dan perkenalan sejumlah pejabat baru Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang pada Selasa (15/9/2026) pagi. (Dok. Humas)

Sumbardaily.com - Kegiatan operasional Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang dilaporkan sempat terganggu selama tiga hari akibat terkendalanya anggaran Bahan Bakar Minyak (BBM).

Di tengah kondisi tersebut, Satpol PP Padang pada Selasa (15/9/2026) pagi menggelar apel gabungan yang sekaligus menjadi momentum serah terima jabatan (sertijab) dan perkenalan sejumlah pejabat baru.

Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra membenarkan adanya kendala terhadap anggaran BBM operasional tersebut.

Menurutnya, persoalan itu berkaitan dengan proses pergantian pejabat yang berdampak pada perubahan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

“Betul, karena kami ada pergantian pejabat sehingga PPTK-nya berubah. Kami menyesuaikan itu sebentar,” katanya kepada awak media.

Chandra menjelaskan, proses pencairan anggaran operasional membutuhkan PPTK. Karena pejabat yang memegang tugas tersebut mengalami pergantian, Satpol PP Kota Padang perlu melakukan penyesuaian administrasi sebelum anggaran dapat kembali dicairkan.

“Karena setiap pencairan itu memerlukan PPTK, karena ada pergantian, kami akan terbitkan Surat Keputusan (SK) baru, setelah itu baru pejabat baru bisa mencairkan,” katanya.

Kondisi tersebut dikabarkan telah berlangsung selama tiga hari. Namun, Chandra memastikan kegiatan operasional Satpol PP Kota Padang akan kembali berjalan normal setelah seluruh proses serah terima jabatan dan penyesuaian administrasi selesai dilakukan.

“Usai prosesi serah terima selesai seluruh kegiatan akan kembali berjalan normal,” ujarnya.

Serah terima jabatan itu berlangsung dalam rangkaian Apel Gabungan Satpol PP Kota Padang yang digelar di Mako Satpol PP Kota Padang, Selasa (15/9/2026). Apel tersebut diikuti jajaran pejabat struktural bersama seluruh personel Satpol PP.

Berbeda dari apel gabungan rutin, agenda kali ini menjadi titik penting dalam penyegaran struktur organisasi Satpol PP Kota Padang.

Selain konsolidasi personel, sejumlah pejabat baru diperkenalkan kepada jajaran, sementara beberapa pejabat lainnya menerima amanah baru, termasuk penugasan di luar institusi.

Empat pejabat baru yang diperkenalkan yakni Malizar, sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Aparatur (Kabid SDA), Wahyu Isandi Rahmatullah, sebagai Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat (Kabid Linmas), Cel Indra, sebagai Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Umum, serta Ronal Ikhsan sebagai Kepala Seksi Pelatihan dan Pengembangan Aparatur (Kasi PPA).

Pada saat yang sama, Desril Tafria yang sebelumnya menjabat Kabid SDA Satpol PP Kota Padang kini dipercaya mengemban jabatan sebagai Sekretaris Satpol PP Kota Padang menggantikan Darmalis yang telah pensiun.

Perubahan juga terjadi pada sejumlah personel yang mendapat penugasan di luar Satpol PP.

Batoro Jontro Pangesango, mendapat amanah sebagai Lurah Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh.

Sementara Yudi Haries dipercaya menjadi Kepala Seksi Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Penanggulangan Bencana (Kasi Trantibum PB) Kecamatan Padang Barat.

Chandra mengatakan, pergantian pejabat dalam struktur pemerintahan merupakan bagian dari dinamika organisasi. Namun, ia menekankan bahwa perubahan posisi tersebut tidak boleh mengganggu tanggung jawab yang melekat pada setiap pejabat maupun personel.

“Melalui apel ini kita tidak hanya melaksanakan rutinitas, tetapi juga memperkenalkan rekan-rekan yang mendapat amanah baru. Mari sambut dan dukung bersama, sehingga dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan tugas yang baru,” katanya.

Menurut Chandra, penyegaran organisasi harus diikuti dengan komunikasi dan koordinasi yang kuat.

Hal tersebut menjadi penting karena Satpol PP memiliki tugas yang berkaitan langsung dengan penegakan Peraturan Daerah (Perda), Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) serta Perlindungan Masyarakat (Linmas).

“Jabatan adalah amanah. Siapa pun yang diberikan tanggung jawab, mari jalankan sebaik-baiknya. Tetap solid, tingkatkan koordinasi dan jangan pernah lelah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat yang selama ini telah mengabdi di lingkungan Satpol PP Kota Padang sebelum menerima penugasan baru.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya selama bersama Satpol PP. Semoga di tempat tugas yang baru tetap memberikan kontribusi terbaik untuk Pemerintah Kota (Pemko) Padang dan masyarakat,” imbuhnya. (*)

Baca Juga

Satpol PP Kota Padang menertibkan pedagang kaki lima yang berjualan di fasilitas umum kawasan Jati, Jalan Perintis Kemerdekaan, Padang Timur.
Kawasan Jati Ditata, Satpol PP Padang Tertibkan PKL yang Berjualan di Fasum
Empat pria yang mengaku sebagai wartawan diamankan polisi setelah terjadi keributan di SPBU Parit Rantang, Sijunjung.
Empat Pria Mengaku Wartawan Ditangkap usai Peras SPBU di Sijunjung, Polisi Temukan Airgun dan Amunisi
Personel Satpol PP Padang menertibkan bangunan liar yang berdiri di atas drainase Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Berok Nipah.
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan Liar di Atas Drainase, Dinilai Langgar Aturan
Mentawai Fast Hentikan Operasional Dua Armada usai Fast 01 Kandas di Muaro Padang
Mentawai Fast Hentikan Operasional Dua Armada usai Fast 01 Kandas di Muaro Padang
Petugas Satpol PP Kota Padang mengamankan lapak pedagang kaki lima yang ditinggalkan di atas trotoar kawasan Pasar Alai, depan Puskesmas Alai, saat kegiatan penertiban fasilitas umum.
Satpol PP Padang Tertibkan Lapak PKL di Trotoar Pasar Alai, Fasilitas Umum Dikembalikan ke Fungsinya
Petugas Satpol PP Kota Padang melakukan penertiban PKL yang menggunakan badan jalan dan trotoar sebagai tempat berjualan di Ujung Tanah, Kecamatan Lubuk Begalung.
Satpol PP Padang Tertibkan PKL yang Kuasai Jalan dan Trotoar, Ini Temuannya