Sumbardaily.com - Pemerintah Kota Pariaman mulai mematangkan persiapan Lomba Hafidz MDTA dan Hafidz Cilik se-Kota Pariaman Tahun 2026. Salah satu fokus persiapan adalah memastikan seluruh desa dan kelurahan mengirimkan utusan terbaik sehingga potensi anak-anak penghafal Al-Qur'an di Kota Pariaman dapat terjaring secara maksimal.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin langsung Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi di Aula Balaikota Pariaman, Kamis (17/9/2026). Rapat digelar untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan lomba dapat berlangsung secara matang dan lancar.
Mulyadi mengatakan lomba hafidz yang akan digelar tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi musabaqah. Kegiatan itu juga menjadi bagian dari implementasi Program Unggulan Wali Kota Pariaman Yota Balad dan Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi melalui Pariaman Risalah yang mencakup Beriman, Shaleh, dan Berakhlak.
“Lomba hafidz se-Kota Pariaman ini merupakan momentum besar untuk memotivasi anak-anak kita agar semakin mencintai Al-Qur'an. Kita ingin syiar Islam di Kota Pariaman semakin kuat, dan dari kompetisi ini lahir generasi muda Kota Pariaman yang berakhlak mulia, cerdas, dan berkarakter Islami,” ungkap Mulyadi.
Karena itu, Mulyadi meminta panitia pelaksana dari Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pariaman menggandeng berbagai elemen masyarakat. Sosialisasi juga diminta dioptimalkan agar tidak ada potensi hafidz di wilayah Kota Pariaman yang terlewat.
“Kepada pihak terlibat untuk proaktif melakukan sosialisasi agar seluruh desa dan kelurahan di Kota Pariaman mengirimkan utusan terbaiknya,” terangnya.
Menurut Mulyadi, lomba tersebut juga diharapkan tidak berhenti pada kemampuan anak dalam menghafal Al-Qur'an. Kegiatan ini sekaligus diarahkan untuk memperkuat kerja sama antara sekolah, guru mengaji, dan orang tua dalam membentuk lingkungan pendidikan anak yang Islami.
Sementara itu, Kabag Kesra Sekretariat Daerah Kota Pariaman Muharman menjelaskan Lomba Hafidz se-Kota Pariaman 2026 akan berlangsung selama tiga hari, yakni 25 hingga 27 September 2026.
Muharman menyebut terdapat dua kategori yang diperlombakan, yaitu Hafidz Cilik dengan batas usia maksimal 8 tahun serta Hafidz antar-MDTA dengan kategori 1 Juz Tilawah dan 1 Juz Non-Tilawah.
“Untuk kategori Hafidz Cilik (usia maksimal 8 tahun) serta Hafidz antar MDTA (1 Juz Tilawah dan 1 Juz Non-Tilawah). Sedangkan pendaftaran mulai tanggal 14 s/d 21 September 2026,” jelas Muharman.
Seluruh proses pendaftaran dan ketentuan pelaksanaan lomba dilakukan secara daring melalui situs lombahafiz2026.pariamankota.go.id.
Untuk rangkaian kegiatan, pembukaan sekaligus babak penyisihan dijadwalkan berlangsung pada 25 hingga 26 September 2026 mulai pukul 07.30 WIB sampai selesai di GOR Rajo Bujang.
Selanjutnya, babak final dan penutupan dilaksanakan pada 27 September 2026 mulai pukul 07.30 WIB sampai selesai. Tahap akhir lomba tersebut akan digelar di Halaman Balaikota Pariaman.
Dengan waktu pendaftaran yang berlangsung hingga 21 September 2026, Pemko Pariaman mendorong keterlibatan seluruh desa dan kelurahan untuk mengirimkan peserta terbaiknya. Lomba ini diharapkan menjadi ruang bagi anak-anak dan para hafidz muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur'an. (*)
















