Sumbardaily.com – Semen Padang FC menunjukkan tanda-tanda kebangkitan di bawah komando pelatih Imran Nahumarury. Momentum positif ini menjadi bekal penting jelang laga menghadapi Persib Bandung dalam duel Semen Padang FC vs Persib Bandung yang akan digelar di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu (5/4/2026).
Perubahan signifikan mulai terlihat sejak Imran menjalani debutnya bersama Kabau Sirah. Ia sukses mempersembahkan kemenangan saat menghadapi PSBS Biak, yang menjadi sinyal awal kebangkitan tim dalam upaya keluar dari zona degradasi.
Imran Nahumarury mengungkapkan pendekatan yang ia terapkan untuk membangkitkan performa Semen Padang FC. Menurutnya, langkah awal yang dilakukan adalah mengidentifikasi kekuatan sekaligus kelemahan tim secara menyeluruh.
“Memang kalau seorang pelatih itu datang di penghujung kompetisi. Waktu itu dia ada dua aspek. Pertama dia bisa mengubah semuanya, kedua dia akan pelan-pelan mengubah,” ujar Imran.
Ia memilih pendekatan observasi sebagai dasar dalam membangun tim. Setiap pemain dipanggil secara individu untuk mengetahui persoalan yang dihadapi serta potensi yang bisa dikembangkan.
“Kalau saya tipikal orang yang ketika saya datang, saya akan observe. Saya panggil satu-satu pemain. Apa sih yang menjadi kelemahan yang masih menjadi masalah, kemudian apa yang menjadi kekuatan,” jelasnya.
Selain aspek teknis, Imran menilai sikap dan karakter pemain menjadi faktor krusial dalam mengangkat performa tim. Ia menekankan pentingnya memiliki pemain dengan mentalitas kuat dan tidak mudah menyerah dalam situasi apapun.
“Ada beberapa hal yang paling penting yang saya selalu sampaikan buat mereka, ada attitude. Bagaimana saat di lapangan. Sifat yang tidak mau kalah, walaupun kita sudah ketinggalan. Tetap kita fight sampai 90 menit,” tegasnya.
Lebih lanjut, Imran juga menyoroti pentingnya agresivitas yang terkontrol, konsistensi permainan, serta kemampuan menjaga gawang tetap aman dari kebobolan. Menurutnya, kombinasi aspek tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun tim yang kompetitif.
“Kedua bagaimana mereka harus agresif, tapi tidak kasar. Yang ketiga adalah konsisten, keempat adalah mereka harus cleansheet. Itu yang paling penting. Satu hal yang harus mereka lakukan adalah intensitas. Jadi itu yang paling penting dalam sepak bola,” paparnya.
Dengan pendekatan tersebut, Semen Padang FC kini membawa semangat baru jelang menghadapi Persib Bandung. Laga ini tidak hanya menjadi ujian bagi kebangkitan Kabau Sirah, tetapi juga kesempatan untuk membuktikan efektivitas strategi Imran Nahumarury dalam mengangkat performa tim di sisa kompetisi. (*)
















