Sumbardaily.com - Pencarian terhadap kapal boat salah satu resort yang sempat hilang kontak di perairan Pulau Sipora, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) berakhir dengan kabar melegakan.
Dua penumpang yang berada di dalam kapal tersebut akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dan mendapatkan informasi keberadaan mereka dari sebuah kapal pencari ikan tuna.
Dua penumpang yang ditemukan tersebut masing-masing bernama Torsen (35) dan Ronal (35). Keduanya diketahui berada di kapal yang dilaporkan mengalami hilang kontak pada Selasa (18/8/2026).
Laporan mengenai kapal yang tidak dapat dihubungi diterima pada pagi hari. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Tim Rescue Kantor SAR Mentawai dengan melakukan operasi pencarian terhadap kapal Boat Resort tersebut.
Upaya pencarian berlangsung hingga akhirnya titik terang diperoleh pada siang hari. Sekitar pukul 13.00 WIB, Communication Center Kantor SAR Mentawai menerima informasi bahwa kapal yang dicari telah ditemukan oleh sebuah kapal pencari ikan tuna.
"Informasi tersebut kemudian menjadi dasar bagi tim untuk bergerak menuju lokasi. RIB 02 bersama satu boat milik Resort dikerahkan untuk mendatangi titik penemuan kapal dan memastikan kondisi dua penumpang yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak," kata Kepala Kantor SAR Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua.
Tim menuju lokasi yang berada pada koordinat 1°30'25.00"S - 99°19'30.99"E. Di lokasi tersebut, Torsen dan Ronal berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.
Setelah kedua korban dipastikan selamat, proses evakuasi dilakukan. RIB 02 bersama boat dari pihak Resort melakukan pendampingan dengan metode towing menuju Muara Siberut. Langkah tersebut dilakukan untuk membawa kedua korban keluar dari lokasi penemuan dengan aman.
"Perjalanan evakuasi berlangsung hingga malam hari. Pada pukul 22.00 WIB, RIB 02 bersama boat akhirnya tiba dengan selamat di Muara Siberut. Kedua penumpang yang sebelumnya sempat hilang kontak pun berhasil dievakuasi tanpa laporan mengenai korban jiwa," kata Benteng.
Dengan seluruh korban telah ditemukan dalam keadaan selamat, operasi pencarian terhadap kapal Boat Resort Mentawai tersebut direncanakan memasuki tahap akhir. Tim SAR dijadwalkan kembali menuju Tua Pejat, Pulau Sipora pada Rabu (19/8/2026) pagi.
Setelah tim kembali ke Tuapejat, operasi SAR diusulkan untuk ditutup. Keputusan tersebut menyusul keberhasilan pencarian dan evakuasi dua penumpang yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Pulau Sipora.
Kepala Kantor SAR Mentawai Benteng Hilton Telaumbanua mengatakan, keberhasilan operasi tersebut tidak terlepas dari respons cepat serta koordinasi berbagai pihak di lapangan.
Menurutnya, informasi dari kapal nelayan menjadi titik penting dalam proses pencarian hingga kedua korban dapat ditemukan.
"Keberhasilan evakuasi dua korban kapal Boat ini merupakan hasil dari respons cepat dan koordinasi yang solid di lapangan. Begitu menerima informasi intercept dari kapal nelayan, Tim SAR Gabungan langsung bergerak mengamankan dan mendampingi proses towing hingga korban tiba dengan aman di Muara Siberut," katanya.
"Kami mengapresiasi penuh keterlibatan pihak resort serta nelayan setempat yang aktif mendukung kelancaran operasi pencarian ini," sambung Benteng.
Keberhasilan menemukan kedua penumpang tersebut sekaligus mengakhiri kekhawatiran setelah kapal boat salah satu resort di Kabupaten Kepulauan Mentawai yang sempat tidak dapat dihubungi.
"Dalam operasi tersebut, keterlibatan kapal pencari ikan tuna, pihak resort, serta Tim SAR Gabungan menjadi bagian penting hingga proses pencarian dan evakuasi dapat diselesaikan dengan aman," pungkasnya. (*)
















