Pascabanjir Bandang, Pemkab Tanah Datar Intensifkan Perbaikan Irigasi dan Penambahan Areal Tanam Padi

Sumbardaily.com, Tanah Datar - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) mengambil langkah strategis untuk memulihkan dan meningkatkan produksi beras pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

Melalui Dinas Pertanian setempat, Pemkab Tanah Datar fokus pada perbaikan irigasi dan penambahan area tanam padi, khususnya untuk lahan sawah tadah hujan.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Penyuluhan Dinas Pertanian Tanah Datar, Wel Embra menyampaikan bahwa upaya penambahan tanam padi dilakukan melalui program pompanisasi.

"Alhamdulillah pada tahun 2024 ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mendapatkan alokasi pompanisasi sebanyak 113 unit," ungkapnya Selasa (27/6/2024).

Program ini sejalan dengan inisiatif Kementerian Pertanian RI dalam rangka penambahan areal tanam. Dari total 113 unit pompa yang dialokasikan, 101 unit telah tiba di Kabupaten Tanah Datar.

"Pompa itu datangnya bertahap. Insya Allah minggu ini akan segera kita distribusikan ke kelompok tani," tambah Wel Embra.

Tanah Datar memiliki total 22.170 hektare lahan sawah, di mana 4.560 hektare di antaranya merupakan sawah tadah hujan yang tersebar di seluruh kecamatan.

Bencana banjir bandang yang terjadi sebelumnya telah mengakibatkan kerusakan signifikan pada sistem irigasi, termasuk pada lahan sawah yang tidak bergantung pada tadah hujan.

Menanggapi dampak bencana tersebut, Pemkab Tanah Datar mengalokasikan 55 unit pompa untuk daerah terdampak banjir bandang. Rinciannya Kecamatan X Koto 5 unit, Batipuh 11 unit, Lima Kaum 12 unit, Pariangan 7 unit, Rambatan 10 unit, dan Kecamatan Sungai Tarab 10 unit.

"Harapan kita kepada kelompok tani yang menerima, bisa memanfaatkan pompa ini untuk budidaya sehingga lahan pertanian bisa teraliri dan produksi tidak terganggu," ujar Wel Embra.

Bencana banjir bandang dan lahar hujan telah merusak 514 hektare lahan sawah di Kabupaten Tanah Datar. Merespon situasi ini, Pemkab Tanah Datar telah mengajukan usulan ke Pemerintah Pusat terkait reklamasi lahan dan perbaikan infrastruktur irigasi.

"Pak Bupati telah melaporkan langsung ke Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian untuk perbaikan lahan sawah dan irigasi termasuk bantuan benih," jelas Wel Embra. (red)

Baca Juga

Sekolah di Tanah Datar Kembali Tatap Muka, Aktivitas Siswa Tetap Dibatasi
Sekolah di Tanah Datar Kembali Tatap Muka, Aktivitas Siswa Tetap Dibatasi
Pelaku UMKM Tanah Datar Didorong Kuasai AI, Pasarkan Produk hingga Pasar Global
Pelaku UMKM Tanah Datar Didorong Kuasai AI, Pasarkan Produk hingga Pasar Global
Banjir Bandang Pasaman, 17 Rumah dan 5 Hektare Sawah Terdampak
Banjir Bandang Pasaman, 17 Rumah dan 5 Hektare Sawah Terdampak
Penyerahan bantuan perahu fiber, mesin tempel, dan jaring ikan kepada nelayan terdampak bencana di Ulak Karang, Padang.
Nelayan di Empat Kelurahan Padang Terima Armada Melaut, Ada 19 Perahu Fiber dan 724 Jaring Ikan
Tim SAR Gabungan mencari warga yang terseret banjir bandang di Pasaman.
Tim SAR Gabungan Cari Warga Pasaman yang Terseret Banjir Bandang
Wabup Tanah Datar Soroti Mentalitas Warga: Dari Pola Asuh hingga Ancaman Narkoba
Wabup Tanah Datar Soroti Mentalitas Warga: Dari Pola Asuh hingga Ancaman Narkoba