Padang Perkuat Imunisasi Zero Dose, 687 Anak Jadi Fokus Utama

Padang Perkuat Imunisasi Zero Dose, 687 Anak Jadi Fokus Utama

Pelaksanaan imunisasi di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Jumat (26/9/2025). (Foto: Kominfo Padang)

Sumbardaily.com, Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus memperkuat komitmen dalam mendukung program nasional Intervensi Zero Dose melalui pelaksanaan imunisasi dasar bagi anak-anak. Upaya ini digencarkan untuk menekan jumlah anak yang belum pernah menerima imunisasi sama sekali atau dikenal dengan istilah Zero Dose.

Ketua TP-PKK Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran, turun langsung meninjau pelaksanaan imunisasi di Kecamatan Koto Tangah, Jumat (26/9/2025). Kehadirannya menjadi bukti dukungan penuh terhadap gerakan nasional tersebut.

“Imunisasi dasar adalah investasi kesehatan paling berharga bagi anak-anak. Setiap anak berhak atas perlindungan kesehatan. Dengan imunisasi, anak terhindar dari berbagai penyakit berbahaya sekaligus membentuk kekebalan kelompok (herd immunity),” ujarnya.

Dian menambahkan, partisipasi semua pihak menjadi kunci keberhasilan program ini. Menurutnya, edukasi dan penyuluhan dari tokoh ulama maupun tokoh adat sangat berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya imunisasi.

“Imunisasi tidak hanya melindungi anak sendiri, tetapi juga menjaga kesehatan masyarakat luas,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Srikurnia Yati, menekankan bahwa imunisasi merupakan salah satu langkah paling efektif untuk mencegah penyakit menular. Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bergandengan tangan dalam menggerakkan program ini.

“Dengan dukungan kader PKK, posyandu, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, kita optimistis Padang bisa bebas dari anak Zero Dose,” tuturnya.

Dukungan juga datang dari Ketua Pokja IV TP-PKK Sumbar, Bahrizal Basir. Ia menilai imunisasi tidak hanya terkait kesehatan, tetapi juga bagian dari investasi jangka panjang bagi pembangunan bangsa.

“Kami mengajak orang tua untuk tidak ragu membawa anaknya imunisasi. Dengan kerja sama semua pihak, setiap anak bisa mendapat imunisasi dasar lengkap,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kecamatan Koto Tangah, Vanny Fizlan Setiawan, menyampaikan bahwa jumlah anak dengan status Zero Dose di wilayahnya mencapai 687 orang. Angka tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi pemerintah daerah untuk mempercepat cakupan imunisasi.

Melalui gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, tenaga kesehatan, kader, tokoh masyarakat, dan keluarga, diharapkan Kota Padang mampu menurunkan angka Zero Dose secara signifikan. Upaya ini tidak hanya melindungi anak-anak dari ancaman penyakit, tetapi juga menjamin kualitas generasi masa depan yang lebih sehat dan tangguh. (red)

Baca Juga

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Padang Tarmizi Ismail menerima penghargaan pengelolaan JDIHN, dokumentasi produk hukum, dan Indeks Reformasi Hukum di Kantor Kanwil Hukum Sumbar.
Pengelolaan JDIHN Padang Tembus Lima Besar Nasional, Raih Nilai 99 Predikat AA
Wali Kota Padang Fadly Amran dalam upaya Kota Padang menuju nominasi Jejaring Kota Kreatif UNESCO UCCN 2027 kategori Gastronomi.
Padang Masuk Enam Besar UCCN 2027, Selangkah lagi jadi Kota Gastronomi Dunia
Accelator 1 IPA Gunung Pangilun Beroperasi Lagi, PDAM Padang Pastikan Air Bersih Berangsur Normal
Accelator 1 IPA Gunung Pangilun Beroperasi Lagi, PDAM Padang Pastikan Air Bersih Berangsur Normal
Pelajar SMP Negeri 2 Padang menunjukkan prestasi dalam berbagai kejuaraan karate dan pencak silat.
Pelajar SMP Negeri 2 Padang Banjir Prestasi Olahraga, Delapan Siswa Sabet Juara Karate dan Pencak Silat
Wali Kota Padang Fadly Amran membuka PKKMB PNP Tahun Akademik 2026/2027 di Gedung Pusat Kreativitas Mahasiswa PNP.
PKKMB PNP 2026 Dibuka, Wali Kota Padang Minta 2.513 Mahasiswa Baru tak Sia-siakan Masa Kuliah
5 Ton Rendang dari Sumbar Dikirim untuk Korban Gempa NTT, Digarap di Sentra Rendang Padang
5 Ton Rendang dari Sumbar Dikirim untuk Korban Gempa NTT, Digarap di Sentra Rendang Padang