Sumbardaily.com – Komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Padang dalam membangun generasi atlet berprestasi sejak usia dini terus diperkuat melalui berbagai ajang kompetitif. Salah satunya lewat Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 tingkat Sekolah Dasar (SD) yang kini memasuki hari kedua pelaksanaan.
Atmosfer persaingan terasa semakin sengit saat cabang olahraga renang digelar di Kolam Renang Teratai, kawasan GOR H. Agus Salim, Padang, Selasa (19/5/2026). Ajang ini menjadi panggung bagi para atlet muda terbaik untuk menunjukkan kemampuan mereka demi membawa nama kecamatan masing-masing sekaligus mendukung semangat “Padang Juara”.
Sebanyak 44 atlet renang tingkat SD dari seluruh kecamatan di Kota Padang turun bertanding dalam kompetisi tersebut. Setiap kecamatan mengirimkan empat wakil terbaik yang terdiri dari dua atlet putra dan dua atlet putri.
Ajang O2SN 2026 cabang renang ini menjadi salah satu kompetisi yang paling menyita perhatian. Selain menghadirkan persaingan ketat antarpeserta, tingginya jumlah peserta pada tahap seleksi juga menunjukkan meningkatnya minat siswa terhadap olahraga renang di Kota Padang.
Penanggung Jawab O2SN tingkat SD Kota Padang, Mairul Chandra, menjelaskan bahwa para peserta yang tampil di tingkat kota merupakan atlet yang berhasil lolos dari tahapan seleksi ketat di tingkat kecamatan.
Ia menyebutkan, berdasarkan data pendaftaran online, antusiasme peserta pada tahap awal sangat tinggi. Total peserta yang mengikuti seleksi tingkat kecamatan mencapai 96 atlet putra dan 77 atlet putri.
Namun, hanya peserta terbaik yang berhasil lolos untuk tampil di tingkat Kota Padang. Atlet yang dapat melaju merupakan peraih juara pertama dan kedua dari masing-masing kecamatan.
“Berdasarkan data pendaftaran online, seleksi awal di tingkat kecamatan diikuti oleh antusiasme yang sangat tinggi, yaitu sebanyak 96 peserta putra dan 77 peserta putri. Namun, untuk tingkat Kota Padang, kompetisi hanya diikuti oleh peserta yang berhasil meraih predikat terbaik pertama dan kedua di tingkat kecamatan,” ujar Mairul Chandra, dikutip Kamis (21/6/2026).
Mairul juga menjelaskan adanya perbedaan mekanisme pelaksanaan antara jenjang SD dan SMP dalam O2SN 2026 cabang renang. Untuk tingkat SD, seleksi dimulai dari kecamatan sebelum berlanjut ke tingkat kota.
Sementara itu, untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), pertandingan langsung dilaksanakan di tingkat kota tanpa melalui tahapan seleksi kecamatan. Peserta SMP merupakan utusan langsung dari sekolah masing-masing.
Total peserta SMP yang mengikuti kompetisi renang O2SN 2026 tercatat sebanyak 42 atlet, terdiri dari 30 atlet putra dan 12 atlet putri.
Menurut Mairul, peningkatan jumlah peserta tahun ini menjadi indikator positif bagi perkembangan olahraga usia dini di Kota Padang. Tingginya partisipasi siswa dinilai tidak lepas dari dukungan orang tua serta masyarakat terhadap pembinaan atlet muda.
“Tahun ini jumlahnya semakin meningkat. Ini membuktikan bahwa antusiasme siswa, dukungan orang tua, serta masyarakat sangat luar biasa untuk mewujudkan visi ‘Padang Juara’ dalam event ‘Padang Balomba’ yang diprakarsai oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” katanya.
Pada pelaksanaan O2SN 2026 cabang renang tingkat SD, terdapat empat nomor perlombaan yang dipertandingkan untuk kategori putra dan putri. Nomor tersebut meliputi 50 meter gaya bebas, 50 meter gaya punggung, 50 meter gaya dada, dan 50 meter gaya kupu-kupu.
Persaingan di setiap nomor berlangsung ketat. Para peserta tampak berusaha memberikan performa terbaik demi mengamankan posisi juara sekaligus membuka peluang tampil di tingkat yang lebih tinggi.
Melalui kompetisi yang menjunjung nilai sportivitas tersebut, Pemko Padang berharap dapat melahirkan regenerasi atlet renang potensial yang mampu bersaing di level provinsi hingga nasional.
Mairul Chandra optimistis para atlet muda yang tampil pada O2SN 2026 memiliki peluang besar untuk berkembang dan mengharumkan nama Kota Padang di masa mendatang.
“Besar harapan kami, siswa-siswi yang berhasil menjadi pemenang di tingkat kota hari ini nantinya dapat terus melaju ke tingkat Provinsi hingga Nasional. Kita optimis mereka mampu mengharumkan nama Kota Padang di level yang lebih tinggi,” pungkasnya. (*)
















