Nilai Ekspor Sumbar Tembus USD 1 Miliar, India Tujuan Utama

Nilai Ekspor Sumbar Tembus USD 1 Miliar, India Tujuan Utama

Ilustrasi Ekspor (Foto: Pixabay)

Sumbardaily.com, Padang – Kinerja ekspor Sumatera Barat (Sumbar) mencatat lonjakan signifikan pada lima bulan pertama tahun ini. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumbar, total nilai ekspor Januari hingga Mei 2025 mencapai 1,017 miliar dollar AS, tumbuh 38,91 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala BPS Provinsi Sumbar, Sugeng Arianto, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi penanda menguatnya daya saing sejumlah komoditas unggulan Sumbar di pasar internasional.

"Peningkatan ekspor ini merupakan sinyal positif bagi pergerakan ekonomi Sumatera Barat, terutama di tengah dinamika global yang masih fluktuatif," ujarnya di Padang, Selasa (1/7/2025).

Pertumbuhan paling mencolok terjadi pada bulan Mei 2025, di mana nilai ekspor mencapai 222,89 juta dollar AS, melonjak 119,84 persen dibandingkan dengan capaian bulan yang sama tahun 2024.

Industri Pengolahan Menguat, Pertambangan Terpuruk

Dilihat dari kontribusi sektoral, ekspor Sumbar masih didominasi oleh industri pengolahan, yang nilainya melonjak 41,92 persen sepanjang Januari–Mei 2025. Sebaliknya, ekspor dari sektor pertambangan dan pertanian mengalami kontraksi masing-masing sebesar 82,08 persen dan 4,02 persen.

Sugeng menyebut perubahan struktur ekspor ini sebagai gejala pergeseran dari ketergantungan terhadap komoditas mentah ke produk bernilai tambah. "Meningkatnya ekspor industri pengolahan menunjukkan bahwa hilirisasi mulai memberikan dampak konkret," katanya.

Produk Kimia Naik Tajam, Bahan Samak Melemah

Secara komoditas, kelompok produk kimia (HS 38) mencatat pertumbuhan tertinggi. Nilai ekspor komoditas ini mencapai 33,29 juta dollar AS, meningkat 80,93 persen dibandingkan periode Januari–Mei 2024.

Namun tidak semua komoditas menunjukkan tren serupa. Kelompok sari bahan samak dan celup (HS 32) mengalami penurunan terdalam, dengan nilai ekspor turun 17,65 persen menjadi 18,26 juta dollar AS.

"Peningkatan tajam pada produk kimia kemungkinan besar dipicu oleh naiknya permintaan dari negara-negara mitra utama kita, khususnya di kawasan Asia Selatan," ujar Sugeng.

India Paling Dominan, Disusul Pakistan dan Bangladesh

Dari sisi negara tujuan, India tetap menjadi mitra dagang utama Sumbar dengan nilai ekspor mencapai 328,88 juta dollar AS selama lima bulan pertama 2025. Di urutan berikutnya ada Pakistan dengan 230,76 juta dollar AS, dan Bangladesh sebesar 76,29 juta dollar AS. Ketiga negara ini menyumbang 62,48 persen dari total nilai ekspor Sumbar.

"Dominasi India dan Pakistan menegaskan pentingnya pasar Asia Selatan dalam struktur perdagangan luar negeri Sumbar," kata Sugeng.

Capaian ini menjadi angin segar bagi perekonomian Sumbar yang tengah berupaya memperluas penetrasi pasar ekspor. Dengan memanfaatkan momentum pertumbuhan di sektor industri pengolahan serta memperkuat produk dengan nilai tambah, Sumbar diharapkan mampu menjaga tren positif ini hingga akhir tahun. (pooke)

Baca Juga

BPS: Emas Perhiasan dan Cabai Merah Picu Inflasi Sumbar
BPS: Emas Perhiasan dan Cabai Merah Picu Inflasi Sumbar
Akademisi Unand Soroti Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Lebih dari Satu Dekade
Akademisi Unand Soroti Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Lebih dari Satu Dekade
Terbaru: IPM Sumbar Sentuh 77,27, Ini Analisis Resminya
Terbaru: IPM Sumbar Sentuh 77,27, Ini Analisis Resminya
Sumbar Catat Rekor Ekspor 2025, India Serap 30 Persen Komoditas
Sumbar Catat Rekor Ekspor 2025, India Serap 30 Persen Komoditas
Pengangguran di Sumbar Turun, Tapi Lulusan Diploma dan Sarjana Masih Sulit Dapat Kerja
Pengangguran di Sumbar Turun, Tapi Lulusan Diploma dan Sarjana Masih Sulit Dapat Kerja
Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumbar Naik, Selandia Baru 74 Persen
Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumbar Naik, Selandia Baru 74 Persen