Sumbardaily.com, Padang – Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar dijadwalkan hadir dalam dua agenda besar Kementerian Agama (Kemenag) bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) pada November dan Desember 2025.
Agenda tersebut meliputi Seminar Waqaf Internasional di Kota Padang serta pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-41 tingkat Provinsi Sumbar di Bukittinggi.
Kehadiran Nasaruddin Umar dalam dua kegiatan tersebut dibahas dalam pertemuan antara Plt Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumbar, Edison, bersama sejumlah pejabat daerah di Jakarta, Kamis (23/10/2025).
Pertemuan itu juga dihadiri oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sumbar Al Amin yang mewakili Gubernur Sumbar, Wali Kota Bukittinggi M. Ramlan Nurmatias, Rektor UIN Sjech Djamil Djambek Bukittinggi Silfia Hanani, serta Kepala Kantor Kemenag Kota Bukittinggi Eri Iswandi.
Edison menyampaikan secara langsung undangan resmi kepada Menteri Agama untuk membuka MTQN ke-41 tingkat Provinsi Sumbar yang dijadwalkan berlangsung pada 13–18 Desember 2025 di Bukittinggi.
“Alhamdulillah, kami mendapat kesempatan untuk menyampaikan langsung undangan agar Bapak Menteri berkenan membuka MTQN Sumbar di Bukittinggi,” ujar Edison, dikutip Jumat (24/10/2025).
Selain membahas pelaksanaan MTQN, Edison juga mengusulkan agar Menteri Agama melantik pengurus Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Provinsi Sumbar, sekaligus meresmikan sejumlah program inovatif Kanwil Kemenag Sumbar yang berkaitan dengan peningkatan layanan publik keagamaan.
“Program-program tersebut merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Asta Protas Menteri Agama 2025–2029, yang akan kami kolaborasikan dengan berbagai pihak di daerah,” jelasnya.
Waqaf Internasional dan Penguatan Asta Protas
Rangkaian kunjungan Nasaruddin Umar di Sumbar akan diawali dengan kegiatan Seminar Waqaf Internasional yang direncanakan berlangsung pada 15 November 2025 di Padang.
Seminar tersebut akan mempertemukan para ahli, akademisi, dan praktisi wakaf dari dalam dan luar negeri untuk membahas strategi penguatan ekonomi umat melalui pengelolaan wakaf produktif.
Edison menegaskan, kedua agenda tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Kemenag Sumbar dalam mendukung arah kebijakan nasional Kemenag di bawah kepemimpinan Nasaruddin Umar.
Kehadiran Nasaruddin Umar, lanjutnya, diharapkan menjadi energi baru bagi jajarannya dalam mempercepat implementasi Asta Protas, delapan program prioritas transformasi layanan keagamaan.
“Kami tentu sangat bersyukur atas respons positif Bapak Menteri. Kehadiran beliau akan menjadi semangat baru bagi kami di Kanwil Kemenag Sumbar dalam memperkuat implementasi Asta Protas dan inovasi pelayanan publik,” tutup Edison. (red)
















