Mati Lampu Massal di Sumatera, Rumah Warga Padang Terbakar karena Lilin dan Minyak Tanah

Mati Lampu Massal di Sumatera, Rumah Warga Padang Terbakar karena Lilin dan Minyak Tanah

Ilustrasi Kebakaran

Sumbardaily.com - Pemadaman listrik massal yang melanda sejumlah wilayah Sumatera pada Jumat (22/5/2026) malam diduga memicu insiden kebakaran rumah dan warung yang menjual kebutuhan pokok di kawasan Kuranji, Kota Padang.

Peristiwa itu terjadi di tengah kondisi listrik padam total yang dialami wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar) hingga Riau, Sumatera akibat gangguan sistem transmisi kelistrikan Sumatera Bagian Utara (SBU).

Kebakaran terjadi di salah satu rumah sekaligus warung sembako di Jalan Rambutan II Nomor 07, RT 004 RW 013, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana (Kabid Ops Sarpras) Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Benar ada kejadian tersebut. Berdasarkan laporan yang masuk ke kami, informasi kebakaran diterima petugas pada pukul 19.12 WIB," katanya.

Dalam laporan Damkar disebutkan, kebakaran diduga bermula saat pemilik rumah menyalakan lilin untuk penerangan karena kondisi lingkungan sedang gelap akibat pemadaman listrik.

“Menurut saksi, ketika pemilik menghidupkan lilin untuk menerangi warungnya yang dalam keadaan gelap karena terjadinya pemadaman. Api dari lilin tersebut menyambar minyak tanah yang dipegang oleh pemilik rumah sehingga api membesar dan menyambar seisi rumah,” kata Rinaldi.

Api tersebut, katanya, kemudian dengan cepat membesar dan membakar bangunan rumah serta warung sembako milik warga bernama Yusnidar Patopang (63).

"Lokasi kejadian berada di kawasan padat penduduk dengan akses jalan yang sempit serta dipenuhi masyarakat yang menyaksikan proses pemadaman," katanya.

Untuk memadamkan api, ujar pria yang akrab disapa Abi tersebut, sebanyak empat armada pemadam kebakaran dan 55 personel dikerahkan untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

"Damkar mencatat satu unit rumah dan warung sembako dengan luas sekitar 8x5 meter persegi mengalami kebakaran. Bangunan itu dihuni dua kepala keluarga dengan total enam orang penghuni. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Selain itu, tidak ada warga yang mengungsi akibat kebakaran," ujarnya.

Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta. Sementara itu, petugas berhasil menyelamatkan aset dan bangunan di sekitar lokasi senilai sekitar Rp800 juta.

"Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait," kata Abi.

Sebagaimana diketahui, pemadaman listrik besar terjadi di sejumlah wilayah Sumatera. General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, sebelumnya menyebut gangguan berasal dari sisi gardu induk pembangkitan dan transmisi.

Gangguan itu menyebabkan sistem Sumatera Bagian Utara mengalami padam total setelah jaringan transmisi Rumai-Muaro Bungo 275 kV dilaporkan bermasalah.

PLN memperkirakan proses recovery sistem kelistrikan membutuhkan waktu sekitar enam hingga delapan jam tergantung kondisi di lapangan. (adl)

Baca Juga

KAI Divre II Sumbar Andalkan Genset Saat Pemadaman Listrik Massal, Operasional Tetap Aman
KAI Divre II Sumbar Andalkan Genset Saat Pemadaman Listrik Massal, Operasional Tetap Aman
Gangguan Gardu Induk Sebabkan Listrik Padam Total di Sejumlah Wilayah Sumatera
Gangguan Gardu Induk Sebabkan Listrik Padam Total di Sejumlah Wilayah Sumatera
Petugas SAR gabungan mengevakuasi mayat pria dari dalam sumur di kawasan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.
Penemuan Mayat dalam Sumur di Padang, Korban Sempat Mengeluh Pusing Sebelum Jatuh
Kebakaran di Padang Tembus 100 Kasus hingga April 2026, Ini Penyebab Terbanyak
Kebakaran di Padang Tembus 100 Kasus hingga April 2026, Ini Penyebab Terbanyak
Sebanyak lima unit armada dan 60 personel Damkar Kota Padang dikerahkan untuk memadamkan kebakaran gudang penyimpanan kayu di Jalan M Yunus belakang Budiman, Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji, Kamis (14/5/2026) malam.
Gudang Kayu dan Barang Bekas di Padang Terbakar, Api Nyaris Serempet Dua Bangunan Lainnya
Kebakaran rumah di Banuaran, Kecamatan Lubuk Begalung pada Selasa (12/5/2026) petang.
Kebakaran Rumah di Padang, Api Muncul dari Gudang Lantai Dua di Kawasan Padat Penduduk