Penemuan Mayat dalam Sumur di Padang, Korban Sempat Mengeluh Pusing Sebelum Jatuh

Petugas SAR gabungan mengevakuasi mayat pria dari dalam sumur di kawasan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Petugas gabungan dari Basarnas, Damkar Kota Padang, PMI, TNI, dan Polri melakukan evakuasi terhadap korban yang ditemukan meninggal dunia di dalam sumur di Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Senin (18/5/2026) pagi. (Dok. Basarnas)

Sumbardaily.com - Penemuan mayat di dalam sumur menggemparkan warga Gang Manggis Nomor 1A, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Senin (18/5/2026) pagi. Korban diketahui bernama Riki Novfriadi (34), yang diduga terjatuh ke dalam sumur saat hendak menyalakan mesin air untuk mandi.

"Proses evakuasi berlangsung dramatis lantaran petugas harus bekerja di ruang sempit dengan potensi gas beracun di dalam sumur," kata Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana (Kabid Ops Sarpras) Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi.

Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, korban sebelumnya diduga hendak menghidupkan mesin air pada Minggu (17/5/2026) sore. Saat itu korban disebut mengalami pusing dan sempoyongan sebelum akhirnya terjatuh ke dalam sumur.

“Menurut informasi di lapangan, keterangan dari saksi, saat sore kemarin korban ingin menghidupkan air untuk mandi. Saat menghidupkan mesin korban terasa pusing dan sempoyongan saat berdiri hingga korban terjatuh dalam sumur,” ujarnya.

Dalam laporan petugas juga disebutkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit mental dan sedang menjalani rawat jalan berdasarkan keterangan dari adik korban, Tomy Kurniawan (29).

Sementara itu, Dantim Lapangan Kantor SAR Padang, Tri Desyu Herman mengatakan, evakuasi dilakukan secara hati-hati mengingat kondisi sumur yang sempit dan berpotensi membahayakan petugas. “Ruang terbatas dan dikhawatirkan ada gas beracun di dalam sumur tersebut,” ungkapnya.

Kondisi tersebut membuat petugas harus menggunakan peralatan khusus untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman.

Basarnas mengerahkan sejumlah perlengkapan SAR, di antaranya rescue car, peralatan mountaineering, peralatan medis, alat komunikasi, dan perlengkapan SAR lainnya.

Setelah upaya evakuasi berlangsung, korban akhirnya berhasil diangkat dari dalam sumur pada pukul 09.36 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban berhasil dievakuasi dalam keadaan MD dan dibawa ke RS Bhayangkara,” tutur Tri. (adl)

Baca Juga

Kebakaran di Padang Tembus 100 Kasus hingga April 2026, Ini Penyebab Terbanyak
Kebakaran di Padang Tembus 100 Kasus hingga April 2026, Ini Penyebab Terbanyak
Sebanyak lima unit armada dan 60 personel Damkar Kota Padang dikerahkan untuk memadamkan kebakaran gudang penyimpanan kayu di Jalan M Yunus belakang Budiman, Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji, Kamis (14/5/2026) malam.
Gudang Kayu dan Barang Bekas di Padang Terbakar, Api Nyaris Serempet Dua Bangunan Lainnya
Tim SAR Gabungan mengevakuasi warga terdampak banjir di Nagari Saruaso, Tanah Datar, saat hujan deras pada Selasa (12/5/2026) malam. (Dok. Basarnas)
Hujan Deras Picu Banjir di Tanah Datar, Pemuda hingga Lansia Dievakuasi Tim SAR Gabungan
Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban anak hanyut di Pantai Buayo Putiah, Pesisir Selatan, setelah ditemukan di perairan sekitar lokasi pencarian.
Bocah Hanyut di Pessel Ditemukan Meninggal usai Tiga Hari Pencarian
Kebakaran rumah di Banuaran, Kecamatan Lubuk Begalung pada Selasa (12/5/2026) petang.
Kebakaran Rumah di Padang, Api Muncul dari Gudang Lantai Dua di Kawasan Padat Penduduk
Tim SAR Gabungan Cari Bocah Hilang Terseret Arus Sungai di Pesisir Selatan
Tim SAR Gabungan Cari Bocah Hilang Terseret Arus Sungai di Pesisir Selatan