Sumbardaily.com - Kebakaran gudang penyimpanan kayu di kawasan Anduring, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Kamis (14/5/2026) malam menghebohkan warga sekitar.
Api yang muncul dari gudang kayu di Jalan M Yunus belakang Swalayan Budiman itu memicu kepanikan karena lokasi berada di area pertokoan dan lingkungan yang ramai masyarakat.
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang bergerak cepat setelah menerima laporan kebakaran pada pukul 21.06 WIB. Pada waktu yang sama, armada langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan jarak tempuh sekitar lima kilometer dari Pos 1 Damkar Kota Padang.
Petugas tiba di lokasi pada pukul 21.12 WIB dan berhasil menyelesaikan penanganan kebakaran sekitar pukul 21.33 WIB. Sebanyak lima unit armada dan 60 personel diterjunkan untuk memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
"Berdasarkan laporan di lapangan, kebakaran menghanguskan satu gudang penyimpanan kayu dan barang bekas dengan luas terbakar sekitar 4x6 meter persegi. Meski demikian, kami berhasil mencegah api meluas ke dua bangunan yang berada di sekitar gudang," kata Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Dinas Damkar Kota Padang, Sutopo.
Sutopo mengatakan, nilai aset yang berhasil diselamatkan dari kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp600 juta. Sementara kerugian akibat kebakaran ditaksir sekitar Rp50 juta.
"Hingga saat ini, penyebab kebakaran gudang kayu tersebut masih belum diketahui. Petugas masih melakukan pendataan dan penelusuran terkait sumber api yang pertama kali muncul di lokasi kejadian," katanya.
Peristiwa itu, kata Sutopo, pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Fajri yang melihat kobaran api dari arah gudang. Setelah melihat api membesar, saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Damkar Kota Padang.
Gudang yang terbakar diketahui milik Yendi Kamarudin (58). Kebakaran menyebabkan bangunan gudang kayu bekas mengalami kerusakan berat.
"Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Selain itu, tidak ada warga yang harus mengungsi akibat kebakaran tersebut," tuturnya. (adl)
















