Kebakaran Rumah di Padang, Api Muncul dari Gudang Lantai Dua di Kawasan Padat Penduduk

Kebakaran rumah di Banuaran, Kecamatan Lubuk Begalung pada Selasa (12/5/2026) petang.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang melakukan pemadaman kebakaran rumah di kawasan padat penduduk Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Selasa (12/5/2026) petang. (Dok. Padang Fire Fighter)

Sumbardaily.com - Kebakaran rumah di kawasan padat penduduk terjadi di kawasan Banuaran, Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung pada Selasa (12/5/2026) sore. Api dilaporkan muncul dari gudang yang berada di lantai dua rumah milik seorang warga lanjut usia.

Padatnya permukiman warga serta akses jalan yang sempit membuat proses penanganan menjadi perhatian utama dalam peristiwa tersebut.

Beruntung, respons cepat dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang berhasil mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana (Kabid Ops Sarpras) Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 18.01 WIB. Dua menit setelah laporan masuk, armada langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Sebanyak enam unit armada beserta 60 personel diterjunkan untuk melakukan pemadaman dan pengendalian api.

Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat muncul bersama kepulan asap dari bagian lantai dua bangunan rumah. Melihat kondisi tersebut, warga segera melaporkan kejadian itu ke Dinas Damkar Kota Padang.

“Saksi melihat api dan asap pada bangunan rumah di lantai dua, kemudian saksi melaporkan ke Dinas Damkar Kota Padang,” kata Rinaldi.

Objek yang terbakar merupakan gudang di lantai dua rumah dengan luas area terbakar sekitar 3x3 meter persegi. Meski area yang terbakar tidak terlalu luas, kondisi lingkungan yang padat membuat api berpotensi merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

"Terdapat tiga bangunan yang berpotensi terdampak apabila api tidak segera dikendalikan. Area yang diperkirakan akan terdampak mencapai sekitar 25x20 meter persegi," katanya.

Dalam kejadian itu, kata pria yang akrab disapa Abi tersebut, tidak ada korban jiwa maupun korban luka.

"Rumah tersebut dihuni oleh tiga kepala keluarga dengan total 11 orang penghuni. Pemilik rumah bernama Irlaili (73), seorang ibu rumah tangga," katanya.

Akibat kejadian itu, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp40 juta. Sementara penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak terkait.

Selain personel Damkar Kota Padang, sejumlah unsur juga berada di lokasi kejadian, di antaranya Polri, TNI, Camat Lubeg, lurah setempat, serta pengurus RT dan RW.

Rinaldi menyebut kondisi lingkungan menjadi tantangan tersendiri bagi petugas saat proses pemadaman berlangsung. Kawasan tersebut merupakan daerah padat perumahan dengan aktivitas masyarakat yang ramai. “Situasi di lokasi padat perumahan, ramai masyarakat, akses jalan sempit,” ujarnya.

Dinas Damkar Kota Padang juga kembali mengingatkan masyarakat agar segera melapor apabila menemukan tanda-tanda kebakaran demi mencegah api meluas dan meminimalkan kerugian.

Layanan darurat kebakaran Kota Padang dapat diakses melalui Call Center Padang Sigap 112 maupun Mako Damkar 113. (adl)

Baca Juga

Gugatan Aturan Perpanjangan SIM Bergulir di MK, Pemohon Soroti Ketiadaan Masa Tenggang
Gugatan Aturan Perpanjangan SIM Bergulir di MK, Pemohon Soroti Ketiadaan Masa Tenggang
Kebijakan Haji Terbaru Disosialisasikan di Sumbar, Persiapan Musim 2027 Mulai Dilakukan
Kebijakan Haji Terbaru Disosialisasikan di Sumbar, Persiapan Musim 2027 Mulai Dilakukan
Personel BPBD Kota Padang bersama tim penanggulangan bencana melakukan evakuasi dan penanganan warga di tengah hujan lebat akibat cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah Kota Padang.
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjang Padang, Evakuasi Warga Mulai Dilakukan Tim SAR Gabungan
Menkeu Tegaskan Anggaran Sekolah Rakyat Aman, APBN Dukung Pendidikan Berkualitas
Menkeu Tegaskan Anggaran Sekolah Rakyat Aman, APBN Dukung Pendidikan Berkualitas
Petugas Dinas Damkar Kota Padang memadamkan kebakaran rumah dan grosiran P&D di Jalan Asra I, Dadok Tunggul Hitam, Koto Tangah.
Kebakaran Hebat di Dadok Tunggul Hitam Padang Hanguskan Rumah dan Toko Grosiran, Kerugian Capai Rp750 Juta
Ancaman Tsunami Masih Jadi Perhatian, BPBD Sumbar Rancang Simulasi Besar di Pariaman
Ancaman Tsunami Masih Jadi Perhatian, BPBD Sumbar Rancang Simulasi Besar di Pariaman