KAI Divre II Sumbar Andalkan Genset Saat Pemadaman Listrik Massal, Operasional Tetap Aman

KAI Divre II Sumbar Andalkan Genset Saat Pemadaman Listrik Massal, Operasional Tetap Aman

KAI Divre II Sumbar membuka rute baru perjalanan kereta api dari Padang-Kayu Tanam mulai 2026. (Dok. KAI)

Sumbardaily.com - Pemadaman listrik massal yang melanda sebagian besar wilayah Sumatera Barat (Sumbar) sejak Jumat (22/5/2026) malam sempat memicu kekhawatiran masyarakat terhadap terganggunya layanan transportasi publik.

Namun di tengah kondisi tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) memastikan seluruh perjalanan kereta api tetap berjalan normal tanpa gangguan berarti.

Kondisi blackout yang terjadi sejak pukul 18.45 WIB hingga Sabtu pagi itu tidak menghentikan aktivitas operasional kereta api maupun pelayanan penumpang di sejumlah stasiun.

KAI Divre II Sumbar menegaskan sistem operasional tetap terkendali berkat langkah antisipasi yang telah disiapkan sebelumnya.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan perjalanan kereta api selama masa pemadaman maupun setelah pasokan listrik kembali pulih tetap berlangsung sesuai jadwal.

“Meski terjadi pemadaman listrik pada Jumat (22/5/2026) pukul 18.45 WIB hingga Sabtu (23/5/2026) pagi, perjalanan kereta api di waktu tersebut maupun pasca pemadaman tetap beroperasi sesuai jadwal dan tidak mengalami gangguan berarti,” katanya.

Ia menjelaskan, pelayanan kepada penumpang di sejumlah stasiun utama tetap berjalan dengan baik. Aktivitas operasional tetap berlangsung di Stasiun Padang, Stasiun Pariaman, Stasiun Duku, Stasiun Tabing, Stasiun BIM, hingga Stasiun Kayutanam dan stasiun lainnya.

Menurut Reza, kesiapan infrastruktur cadangan menjadi faktor utama yang membuat operasional kereta api tetap stabil saat pasokan listrik eksternal mengalami gangguan.

Untuk menjaga kelangsungan layanan, KAI Divre II Sumbar langsung mengoperasikan genset cadangan di sejumlah titik strategis.

Selain itu, petugas di lapangan juga melakukan suplai bahan bakar HSD Solar guna memastikan pembangkit listrik cadangan tetap mampu menopang kebutuhan operasional selama pemadaman berlangsung.

Genset tersebut digunakan untuk mendukung berbagai perangkat vital di lingkungan perkeretaapian. Mulai dari sistem komunikasi, persinyalan, penerangan stasiun, pendingin ruangan, hingga pelayanan pelanggan tetap dioperasikan agar aktivitas penumpang tidak terganggu.

Meski demikian, Reza mengakui terdapat jeda waktu sebelum genset dapat berfungsi maksimal ketika listrik utama padam. Situasi itu sempat menimbulkan ketidaknyamanan sementara bagi pelanggan di beberapa stasiun.

“Pada saat terjadi pemadaman, memang diperlukan waktu beberapa saat hingga genset aktif secara penuh dan dapat menyuplai energi ke seluruh perangkat operasional. Kami menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses tersebut terdapat ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan,” katanya.

Secara bertahap, pasokan listrik di berbagai stasiun mulai kembali normal hingga Sabtu pagi. KAI Divre II Sumbar memastikan seluruh situasi tetap berada dalam kondisi aman dan terkendali sehingga pelayanan kepada penumpang tetap optimal.

Di tengah kondisi pemadaman listrik massal tersebut, KAI Divre II Sumbar juga terus melakukan koordinasi intensif bersama PLN untuk memantau perkembangan kondisi jaringan listrik di wilayah operasional kereta api.

Langkah koordinasi itu dilakukan sebagai upaya mitigasi agar gangguan kelistrikan tidak berdampak terhadap keselamatan perjalanan kereta maupun kualitas pelayanan di stasiun.

Reza turut mengimbau masyarakat dan pelanggan untuk tetap tenang serta terus mengikuti informasi resmi yang disampaikan KAI maupun pihak terkait.

“Kami terus menjalin komunikasi aktif dan koordinasi bersama PLN untuk memastikan perkembangan kondisi pasokan listrik di wilayah operasional. KAI Divre II Sumbar juga berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan agar perjalanan kereta api tetap aman, nyaman, dan berjalan optimal,” jelas Reza.

Ia juga memastikan masyarakat tidak perlu khawatir menggunakan transportasi kereta api meski terjadi gangguan kelistrikan di sejumlah wilayah Sumatera Barat.

“Kami mengimbau masyarakat yang telah merencanakan perjalanan menggunakan kereta api agar tidak khawatir. Seluruh layanan kereta api di Sumatera Barat tetap beroperasi dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan,” tuturnya. (*)

Baca Juga

Tim Lambut KAI Divre II Sumbar meraih juara pertama Tournament E-Sport Mobile Legends Harhubnas 2026.
Tim Lambut KAI Divre II Sumbar Juara E-Sport Harhubnas 2026, Ini Daftar Pemenangnya
Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya bersama jajaran melakukan pengecekan perlintasan kereta api menggunakan lori dresin.
KAI Divre II Sumbar Periksa Jalur Kereta, Potensi Banjir dan Perlintasan Sebidang Dipantau
Tournament E-Sport Mobile Legends KAI Divre II Sumbar dalam rangka Harhubnas 2026 di Peron Bandara Stasiun Padang.
Harhubnas 2026, 24 Tim Insan Transportasi Sumbar Adu Strategi di Mobile Legends
Petugas KAI melakukan pemeriksaan Petugas Jaga Lintasan di perlintasan sebidang Sumatera Barat.
Setiap Sabtu KAI Sumbar Turun ke Perlintasan, Petugas Jaga Lintasan Diuji Kesiapannya
KAI Divre II Sumbar bersama RSU Bunda Padang menggelar edukasi kesehatan tentang gejala dan pencegahan stroke bagi pekerja.
Klinik Mediska Padang Gandeng RSU Bunda, Pekerja KAI Dibekali Cara Kenali Gejala Stroke
Petugas Jaga Lintasan mengikuti pelatihan kompetensi KAI Divre II Sumbar untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang.
Ada 37 PJL Baru di Sumbar, KAI Perketat Kompetensi hingga Proses Sertifikasi