Cuaca Sumbar Pertengahan September Makin Kering, 15 Daerah Masuk Kategori Bawah Normal

Cuaca Sumbar Pertengahan September Makin Kering, 15 Daerah Masuk Kategori Bawah Normal

Ilustrasi Musim Kemarau (Foto: Pexels)

Sumbardaily.com - Cuaca Sumatera Barat pada pertengahan September 2026 diprediksi cenderung lebih kering dibandingkan kondisi hujan rata-rata. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian besar wilayah Sumbar mengalami curah hujan kategori Bawah Normal pada Dasarian II September 2026.

Kondisi tersebut berarti curah hujan di wilayah yang masuk kategori Bawah Normal diperkirakan kurang dari 85 persen terhadap rata-rata hujan selama 30 tahun. Prediksi itu mencakup sebagian besar wilayah Sumatera Barat, termasuk Kota Padang.

Berdasarkan keterangan BMKG yang dikutip Senin (14/9/2026), terdapat 15 wilayah di Sumbar yang diprediksi dominan mengalami hujan kategori Bawah Normal. Wilayah tersebut meliputi Padang Pariaman, Kepulauan Mentawai, Kota Pariaman, Lima Puluh Kota, Kota Bukittinggi, Tanah Datar, Kota Padang, Kota Padang Panjang, Pesisir Selatan, Solok, Kota Payakumbuh, Kota Solok, Kota Sawahlunto, Sijunjung, dan Dharmasraya.

Dengan demikian, kondisi pertengahan September di sebagian besar wilayah Sumbar diperkirakan tidak akan ditandai dengan curah hujan setinggi rata-rata 30 tahun. Namun, tidak seluruh wilayah Sumbar berada dalam kondisi yang sama.

BMKG memprediksi Pasaman Barat, Agam, Pasaman, dan Solok Selatan mengalami hujan kategori Normal. Kategori ini berada pada kisaran 85 persen hingga 115 persen terhadap rata-rata hujan selama 30 tahun.

Secara nasional, pola hujan Dasarian II September 2026 juga didominasi kategori Bawah Normal. BMKG memprediksi wilayah Indonesia yang mengalami hujan Bawah Normal mencapai 82,79 persen. Sementara wilayah dengan hujan Normal diperkirakan 8,53 persen, Atas Normal 5,99 persen, dan Jauh di Atas Normal 2,69 persen.

Artinya, kondisi hujan yang lebih rendah dari rata-rata masih menjadi pola yang dominan di Indonesia pada periode tersebut. Sumatera Barat menjadi salah satu wilayah yang sebagian besar daerahnya masuk kategori Bawah Normal.

Wilayah Sumbar yang diprediksi Bawah Normal meliputi Padang Pariaman, Kepulauan Mentawai, Kota Pariaman, Lima Puluh Kota, Kota Bukittinggi, Tanah Datar, Kota Padang, Kota Padang Panjang, Pesisir Selatan, Solok, Kota Payakumbuh, Kota Solok, Kota Sawahlunto, Sijunjung, dan Dharmasraya.

Sementara itu, Pasaman Barat, Agam, Pasaman, dan Solok Selatan berada dalam kategori Normal.

Berikut rincian wilayah Indonesia yang diprediksi mengalami hujan kategori Bawah Normal pada Dasarian II September 2026:

Sumatera Barat: Padang Pariaman, Kepulauan Mentawai, Kota Pariaman, Lima Puluh Kota, Kota Bukittinggi, Tanah Datar, Kota Padang, Kota Padang Panjang, Pesisir Selatan, Solok, Kota Payakumbuh, Kota Solok, Kota Sawahlunto, Sijunjung, Dharmasraya.

Riau: Kampar, Siak, Kuantan Singingi, Kota Pekanbaru, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir.

Kepulauan Riau: Karimun, Kota Batam, Lingga, Bintan, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Anambas.

Jambi: Kerinci, Bungo, Merangin, Tebo, Sarolangun, Batanghari, Tanjung Jabung Barat, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur, Kota Jambi.

Bengkulu: Muko Muko, Bengkulu Utara, Lebong, Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, Seluma, Rejang Lebong, Kepahiang, Bengkulu Selatan, Kaur.

Sumatera Selatan: Musi Rawas Utara, Musi Rawas, Empat Lawang, Kota Lubuk Linggau, Lahat, Musi Banyuasin, Kota Pagar Alam, Muara Enim, Ogan Komering Ulu Selatan, Penukal Abab Lematang Ilir, Ogan Komering Ulu, Banyuasin, Kota Prabumulih, Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Ilir, Kota Palembang, Ogan Komering Ilir.

Kepulauan Bangka Belitung: Bangka Barat, Bangka, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Kota Pangkal Pinang, Belitung, Belitung Timur.

Lampung: Pesisir Barat, Lampung Barat, Way Kanan, Tanggamus, Lampung Utara, Lampung Tengah, Pringsewu, Tulang Bawang Barat, Pesawaran, Mesuji, Lampung Selatan, Tulang Bawang, Kota Bandar Lampung, Kota Metro, Lampung Timur.

Banten: Pandeglang, Serang, Lebak, Kota Cilegon, Kota Serang, Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan.

DKI Jakarta: Administrasi Kepulauan Seribu, Kota Adm. Jakarta Barat, Kota Adm. Jakarta Selatan, Kota Adm. Jakarta Utara, Kota Adm. Jakarta Pusat, Kota Adm. Jakarta Timur.

Jawa Barat: Sukabumi, Bogor, Kota Depok, Kota Bogor, Cianjur, Kota Bekasi, Kota Sukabumi, Bekasi, Karawang, Bandung Barat, Purwakarta, Bandung, Garut, Subang, Kota Cimahi, Kota Bandung, Sumedang, Indramayu, Tasikmalaya, Majalengka, Ciamis, Kota Tasikmalaya, Cirebon, Pangandaran, Kuningan, Kota Cirebon, Kota Banjar.

Jawa Tengah: Cilacap, Brebes, Banyumas, Tegal, Kota Tegal, Pemalang, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Pekalongan, Kota Pekalongan, Batang, Wonosobo, Purworejo, Kendal, Temanggung, Magelang, Jepara, Kota Semarang, Semarang, Boyolali, Demak, Kota Salatiga, Klaten, Grobogan, Sukoharjo, Kudus, Sragen, Kota Surakarta, Wonogiri, Pati, Karanganyar, Blora, Rembang.

Daerah Istimewa Yogyakarta: Kulon Progo, Sleman, Bantul, Kota Yogyakarta, Gunungkidul.

Jawa Timur: Pacitan, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Bojonegoro, Trenggalek, Madiun, Kota Madiun, Tuban, Nganjuk, Tulungagung, Kediri, Kota Kediri, Blitar, Lamongan, Jombang, Kota Blitar, Mojokerto, Malang, Gresik, Kota Batu, Pasuruan, Kota Malang, Kota Surabaya, Bangkalan, Kota Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Sampang, Kota Probolinggo, Jember, Pamekasan, Sumenep, Bondowoso, Banyuwangi.

Bali: Bangli.

Nusa Tenggara Barat: Lombok Tengah, Lombok Timur.

Nusa Tenggara Timur: Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Sumba Tengah, Ngada, Nagekeo, Sikka, Sabu Raijua, Rote Ndao, Flores Timur, Lembata, Kupang, Alor, Timor Tengah Utara, Malaka, Belu.

Kalimantan Barat: Bengkayang, Kayong Utara, Mempawah, Kota Singkawang, Sambas, Kubu Raya, Landak, Kota Pontianak, Ketapang, Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi, Kapuas Hulu.

Kalimantan Tengah: Sukamara, Lamandau, Kotawaringin Barat, Seruyan, Kotawaringin Timur, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Kota Palangkaraya, Pulang Pisau, Kapuas, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur.

Kalimantan Selatan: Barito Kuala, Kota Banjarmasin, Banjar, Tanah Laut, Kota Banjarbaru, Tapin, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Selatan, Tabalong, Hulu Sungai Tengah, Tanah Bumbu, Balangan, Kotabaru.

Kalimantan Timur: Mahakam Ulu, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Paser, Kutai Timur, Berau, Penajam Paser Utara, Kota Balikpapan, Kota Samarinda, Kota Bontang.

Kalimantan Utara: Malinau, Bulungan, Kota Tarakan.

Sulawesi Selatan: Pangkajene Kepulauan, Takalar, Tana Toraja, Kota Makassar, Gowa, Pinrang, Pangkajene Dan Kepulauan, Maros, Jeneponto, Barru, Kota Parepare, Luwu Utara, Toraja Utara, Enrekang, Sidenreng Rappang, Bone, Soppeng, Luwu, Wajo, Bantaeng, Sinjai, Bulukumba, Kota Palopo, Kepulauan Selayar, Luwu Timur.

Sulawesi Barat: Mamuju, Majene, Polewali Mandar, Mamasa, Mamuju Tengah, Pasangkayu.

Sulawesi Tenggara: Kolaka Utara, Kolaka Timur, Kolaka, Konawe, Bombana, Konawe Utara, Buton Tengah, Konawe Selatan, Muna Barat, Muna, Kota Kendari, Buton Selatan, Buton, Kota Bau Bau, Buton Utara, Konawe Kepulauan, Wakatobi.

Sulawesi Tengah: Donggala, Sigi, Kota Palu, Parigi Moutong, Poso, Toli Toli, Morowali Utara, Tojo Una Una, Buol, Morowali, Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut.

Gorontalo: Pohuwato, Gorontalo Utara, Boalemo, Gorontalo, Kota Gorontalo, Bone Bolango.

Sulawesi Utara: Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow, Kota Kotamobagu, Bolaang Mongondow Timur, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Minahasa, Kota Manado, Kota Tomohon, Minahasa Utara, Kota Bitung, Kep. Siau Tagulandang Biaro, Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud.

Maluku Utara: Pulau Taliabu, Kepulauan Sula, Kota Ternate, Halmahera Selatan, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Barat, Halmahera Utara, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Pulau Morotai.

Maluku: Maluku Barat Daya, Buru Selatan, Buru, Seram Bagian Barat, Maluku Tengah, Kota Ambon, Seram Bagian Timur, Kepulauan Tanimbar, Kota Tual, Maluku Tenggara, Kepulauan Aru.

Papua Barat Daya: Raja Ampat, Sorong, Kota Sorong, Tambrauw, Sorong Selatan, Maybrat.

Papua Barat: Fak Fak, Teluk Bintuni, Kaimana, Pegunungan Arfak, Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Wondama.

Papua: Biak Numfor, Kepulauan Yapen, Supiori, Waropen, Mamberamo Raya, Sarmi.

Papua Pegunungan: Nduga, Lanny Jaya, Tolikara, Jayawijaya, Yahukimo.

Papua Tengah: Nabire, Mimika, Dogiyai, Paniai, Deiyai, Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya.

Papua Selatan: Asmat, Merauke, Mappi, Boven Digoel.

Selain kategori Bawah Normal, BMKG juga mencatat sejumlah wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori Normal. Kategori ini berada pada kisaran 85 persen hingga 115 persen terhadap rata-rata 30 tahun.

Wilayah tersebut meliputi Sumatera Utara: Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu, Karo, Samosir, Simalungun, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Toba, Kota Tanjung Balai.

Sumatera Barat: Pasaman Barat, Agam, Pasaman, Solok Selatan.

Riau: Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Kota Dumai, Kepulauan Meranti.

Kepulauan Riau: Natuna.

Jambi: Kota Sungai Penuh.

Bali: Buleleng, Jembrana.

Nusa Tenggara Barat: Lombok Barat, Lombok Utara, Kota Mataram.

Nusa Tenggara Timur: Sumba Timur, Kota Kupang, Timor Tengah Selatan.

Kalimantan Utara: Nunukan, Tana Tidung.

Papua: Jayapura, Keerom, Kota Jayapura.

Sementara itu, wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori Atas Normal atau 115 persen hingga 150 persen terhadap rata-rata 30 tahun meliputi sejumlah daerah di Aceh, Sumatera Utara, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Pegunungan.

Di Aceh, wilayah tersebut mencakup Pidie, Pidie Jaya, Nagan Raya, Aceh Tengah, Aceh Barat Daya, Gayo Lues, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, dan Kota Langsa.

Sumatera Utara meliputi Labuhanbatu Utara, Nias Utara, Nias Barat, Nias, Kota Gunungsitoli, Nias Selatan, Langkat, Dairi, Tapanuli Tengah, Humbang Hasundutan, Kota Binjai, Deli Serdang, Kota Medan, Serdang Bedagai, Mandailing Natal, Kota Pematangsiantar, Asahan, Kota Padang Sidempuan, dan Batu Bara.

Jawa Timur hanya mencakup Kota Mojokerto. Bali meliputi Tabanan, Badung, Kota Denpasar, Gianyar, Karangasem, dan Klungkung.

Nusa Tenggara Barat mencakup Sumbawa Barat dan Sumbawa. Nusa Tenggara Timur meliputi Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ende. Sementara Papua Pegunungan mencakup Mamberamo Tengah dan Yalimo.

Adapun kategori Jauh di Atas Normal atau curah hujan lebih dari 150 persen terhadap rata-rata 30 tahun diprediksi terjadi di sejumlah wilayah.

Di Aceh, wilayah tersebut meliputi Aceh Besar, Kota Sabang, Kota Banda Aceh, Aceh Jaya, Simeulue, Aceh Barat, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, Aceh Singkil, dan Kota Subulussalam.

Sumatera Utara mencakup Pakpak Bharat. Jawa Timur meliputi Sidoarjo dan Situbondo. Nusa Tenggara Barat mencakup Dompu, Bima, dan Kota Bima. Sedangkan Papua Pegunungan meliputi Pegunungan Bintang.

Prediksi tersebut menunjukkan bahwa kondisi hujan pada Dasarian II September 2026 tidak seragam di seluruh Indonesia. Namun, secara umum, kategori Bawah Normal menjadi pola yang paling dominan.

Khusus Sumatera Barat, sebagian besar wilayah berada pada kategori Bawah Normal. Kondisi tersebut membuat pertengahan September 2026 diprediksi berlangsung lebih kering di banyak daerah Sumbar dibandingkan pola hujan rata-rata 30 tahun.

Sementara itu, empat wilayah Sumbar, yakni Pasaman Barat, Agam, Pasaman, dan Solok Selatan, diprediksi berada dalam kategori Normal. Dengan demikian, pola cuaca di Sumbar pada pertengahan September tetap menunjukkan perbedaan antardaerah, meskipun mayoritas wilayah berada dalam kategori hujan yang lebih rendah dari rata-rata. (*)

Baca Juga

Petugas BPBD Kota Padang membagikan masker gratis kepada pengendara di tengah kondisi kualitas udara yang sangat tidak sehat.
Jangan Sepelekan Kabut Asap di Sumbar, Bisa Picu ISPA hingga Gangguan Jantung
Hari Pertama MTQ Nasional XXXI, 12 Kafilah Sumbar Turun Bertanding
Hari Pertama MTQ Nasional XXXI, 12 Kafilah Sumbar Turun Bertanding
Kualitas Udara Agam Dipengaruhi Kemarau, Kondisi Diprediksi Membaik Oktober
Kualitas Udara Agam Dipengaruhi Kemarau, Kondisi Diprediksi Membaik Oktober
IORA 2027, Sumbar Usulkan Padang Jadi Lokasi Pertemuan Negara Samudra Hindia
IORA 2027, Sumbar Usulkan Padang Jadi Lokasi Pertemuan Negara Samudra Hindia
Pasaman Barat Matangkan Venue Grasstrack dan Arung Jeram untuk Porprov 2026
Pasaman Barat Matangkan Venue Grasstrack dan Arung Jeram untuk Porprov 2026
Gempa bumi M6,5 mengguncang laut timur laut Kepulauan Seribu dan dirasakan di sejumlah wilayah Indonesia.
Kepulauan Seribu Jakarta Diguncang Gempa, Getarannya Dirasakan di Padang dan Sejumlah Daerah