Lonjakan Trafik Tol Padang–Sicincin Tembus 144 Persen di Arus Balik Lebaran 2026

Lonjakan Trafik Tol Padang–Sicincin Tembus 144 Persen di Arus Balik Lebaran 2026

Gerbang Tol Padang (Foto: Hutama Karya)

Sumbardaily.com – Lonjakan signifikan terjadi di ruas Tol Padang–Sicincin pada periode Arus Balik Lebaran 2026, Jumat (27/3/2026).

Hutama Karya mencatat, ruas tol yang menjadi bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tersebut dilintasi sebanyak 6.170 kendaraan dalam sehari, atau meningkat tajam hingga 144,84 persen dibandingkan kondisi trafik normal.

Peningkatan volume kendaraan di Tol Padang–Sicincin ini menjadi salah satu indikator tingginya mobilitas masyarakat di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) saat arus balik Lebaran 2026.

Ruas ini terlihat semakin strategis sebagai jalur penghubung utama yang mengakomodasi pergerakan kendaraan dari dan menuju kawasan perkotaan.

Secara keseluruhan, Hutama Karya mencatat total trafik harian di seluruh ruas tol yang telah beroperasi di JTTS mencapai 193.547 kendaraan. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 98,14 persen dibandingkan trafik normal.

Meski begitu, secara tren umum, kondisi lalu lintas mulai menunjukkan penurunan dibandingkan periode sebelumnya, meskipun tetap berada di atas rata-rata normal.

Lonjakan trafik di Tol Padang–Sicincin tidak terlepas dari peran ruas tersebut sebagai salah satu akses vital di Sumbar.

Pada momentum arus balik Lebaran, ruas ini menjadi pilihan utama masyarakat untuk mempercepat waktu tempuh perjalanan dibandingkan jalur arteri.

Selain Tol Padang–Sicincin, sejumlah ruas lain di JTTS juga mencatat peningkatan trafik, meski tidak menjadi sorotan utama.

Hutama Karya memastikan seluruh ruas tol yang beroperasi tetap dalam kondisi terpantau dan terkendali melalui sistem pemantauan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Di sisi lain, Hutama Karya juga melaporkan kondisi ruas tol fungsional yang turut dioperasikan selama periode arus balik Lebaran 2026. Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum–Padang Tiji) yang telah dibuka sejak 7 Desember 2025 mencatat trafik sebanyak 4.522 kendaraan.

Sementara itu, Tol Palembang–Betung (Kramasan–Pangkalan Balai) yang mulai difungsikan sejak 13 Maret 2026 mencatat sebanyak 6.094 kendaraan.

Hutama Karya menegaskan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan lalu lintas di JTTS guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan nyaman.

Perusahaan juga mengimbau para pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan matang, terutama di tengah masih tingginya volume kendaraan pada masa arus balik.

Pengguna jalan diminta untuk mematuhi rambu lalu lintas, menjaga batas kecepatan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan.

Selain itu, pengemudi diingatkan untuk beristirahat di rest area terdekat apabila merasa lelah atau mengantuk guna menghindari risiko kecelakaan. (*)

Baca Juga

MK Putuskan Anggaran Pendidikan 20 Persen APBN Tak Boleh Dipakai untuk Program MBG
MK Putuskan Anggaran Pendidikan 20 Persen APBN Tak Boleh Dipakai untuk Program MBG
Rekayasa Lalu Lintas Padang Pada Saat HJK ke-357, Ini Daftar Jalan yang Ditutup
Rekayasa Lalu Lintas Padang Pada Saat HJK ke-357, Ini Daftar Jalan yang Ditutup
Program MBG Jadi Sorotan di Sidang MK, Ahli Sebut Daerah Terancam Kehilangan Anggaran
Program MBG Jadi Sorotan di Sidang MK, Ahli Sebut Daerah Terancam Kehilangan Anggaran
Pemindahan Akses Keluar Pintu Tol Pekanbaru Dimulai 30 Juli 2026, Hutama Karya Imbau Pengguna Ikuti Rambu
Pemindahan Akses Keluar Pintu Tol Pekanbaru Dimulai 30 Juli 2026, Hutama Karya Imbau Pengguna Ikuti Rambu
Hutama Karya Kantongi Sertifikat Persetujuan Laik Fungsi Struktur Jembatan Musi V Tol Palembang–Betung
Hutama Karya Kantongi Sertifikat Persetujuan Laik Fungsi Struktur Jembatan Musi V Tol Palembang–Betung
Polisi memberikan keterangan dalam konferensi pers pengungkapan kasus penyebaran tautan judi online di Mapolda Sumbar, Rabu (29/7/2026), dengan menampilkan barang bukti berupa telepon genggam, kartu SIM, akun m-banking, dompet digital, dan laptop.
Fakta Baru Kasus Judi Online di Padang, Polisi Sebut Promosi Dilakukan Masif di Media Sosial