Sumbardaily.com, Padang Panjang - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang Panjang Puliandri menyampaikan tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Padang Panjang berada di 196 lokasi.
"Termasuk salah satunya TPS khusus yakni di Rutan Kelas IIB Padang Panjang," katanya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Hall Lantai III Balai Kota, Senin (12/2/2024).
Rapat ini dipimpin Pj Wali Kota Padang Panjang Sonny Budaya Putra dan diikuti Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Hidayatul Fajri.
Puliandri menyebut logistik Pemilu telah 100 persen. Kotak suara lima per-TPS dan empat buah bilik suara akan didistribusikan pada Rabu (13/2/2024) dengan empat truk. Dua truk untuk di Kecamatan Padang Panjang Barat dan dua truk di Padang Panjang Timur.
"Sistem untuk mengantarkan logistik ini nanti akan dimulai dari gudang KPU langsung ke TPS. Setelah pemilihan akan dibawa dari TPS langsung ke gudang KPU," ujarnya.
Selain itu, untuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) telah dilantik dan telah mengikuti tiga kali bimbingan teknis (Bimtek). Saat penghitungan suara nanti, KPPS akan menghitung dengan aplikasi Sirekap.
Puliandri menambahkan, para pemilih nantinya datang ke TPS membawa C Pemberitahuan dan e-KTP. Bagi yang pindah memilih harus membawa form A dan e-KTP. Begitu juga dengan yang belum terdaftar namun KTP Padang Panjang silahkan datangi TPS terdekat.
"Kami telah meminta Pemko menyiapkan armada dan tim kesehatan di tiap TPS untuk sebagai layanan jika ada yang sakit," ungkapnya.
Ketua Bawaslu Padang Panjang Hidayatul Fajri menyampaikan, sejauh ini pihaknya telah melakukan sosialisasi dan mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi proses Pemilu 2024.
"Kami mengajak para pemilih agar datang ke TPS pada 14 Februari nanti. Gunakan hak suaranya, karena satu suara sangat menentukan nasib bangsa ini," katanya.
Sementara Pj Wali Kota Padang Panjang Sonny Budaya Putra menyampaikan, pada masa tenang Pemilu 2024 ini Pemko Kota Padang Panjang dan pihak terkait lainnya telah menertibkan semua alat peraga kampanye (APK).
"Semoga di masa tenang ini tidak kita temukan pelanggaran sampai hari H pelaksanaan Pemilu nanti," ujarnya.
Sonny mengingatkan agar para aparatur sipil negara (ASN) di Kota Padang Panjang untuk menjaga netralitas.
"Kami mengimbau kepada semua pihak untuk mengajak masyarakat menggunakan haknya pada 14 Februari 2024. Satu suara sangat menentukan. Jadi mari sama-sama kita datang ke TPS," imbau Sonny. (*/red)
















