Korban Truk CPO Masuk Jurang di Sitinjau Lauik Berhasil Dievakuasi, Ditemukan Meninggal

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban kecelakaan truk CPO yang masuk ke jurang sedalam sekitar 80 meter di Panorama Sitinjau Lauik, Kota Padang, pada operasi penyelamatan yang berlangsung malam hari.

Personel SAR gabungan mengevakuasi korban yang terjepit setelah truk pengangkut CPO masuk ke jurang sedalam sekitar 80 meter di kawasan Panorama Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Kamis (2/7/2026) malam. Korban, Muhammad Fajri (32), berhasil dievakuasi pada Jumat (3/7/2026) pukul 00.44 WIB dalam kondisi meninggal dunia setelah proses penyelamatan yang berlangsung sekitar dua jam. (Dok. Pusdalops PB)

Sumbardaily.com - Operasi SAR terhadap kecelakaan truk CPO yang masuk ke jurang sedalam sekitar 80 meter di kawasan Panorama Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, akhirnya membuahkan hasil.

Setelah proses evakuasi yang berlangsung selama kurang lebih dua jam, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban yang sempat terjepit di dalam kendaraan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Muhammad Fajri (32), warga RT 01 RW 02, Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Dalam laporan terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, korban dievakuasi pada Jumat (3/7/2026) pukul 00.44 WIB dengan status meninggal dunia.

Sebelumnya, kecelakaan terjadi pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 22.10 WIB di Jalan Tunggua, kawasan Panorama Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan.

Sebuah truk pengangkut crude palm oil (CPO) dilaporkan terjun ke jurang dengan perkiraan kedalaman sekitar 80 meter.

"Saat kejadian, Muhammad Fajri yang berada di dalam kendaraan sebagai pengganti sopir mengalami kondisi terjepit sehingga memerlukan proses evakuasi khusus oleh tim SAR gabungan," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton.

Hendri mengatakan, laporan mengenai kecelakaan diterima Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Padang sekitar pukul 22.10 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, tim gabungan langsung menuju lokasi dan melakukan upaya penyelamatan.

"Medan yang curam serta posisi korban yang terjepit di dalam kabin truk membuat proses evakuasi berlangsung cukup lama. Tim memperkirakan operasi penyelamatan membutuhkan waktu sekitar dua jam hingga akhirnya korban berhasil dikeluarkan dari lokasi kejadian," katanya.

Selama operasi berlangsung, sejumlah unsur terlibat yakni BPBD Kota Padang, Basarnas, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Kepolisian, Relawan Rumah Zakat, KSB, Ambulans Marolla, serta masyarakat yang ikut membantu di lokasi kejadian.

"Hingga proses evakuasi selesai, nilai kerugian material akibat kecelakaan tersebut masih belum dapat dipastikan. Sementara itu, tim gabungan telah menuntaskan operasi evakuasi setelah korban berhasil dievakuasi dari dasar jurang," pungkas Kalaksa BPBD Padang. (*)

Baca Juga

Petugas SAR bersiap melakukan operasi penyelamatan setelah sebuah mobil masuk ke jurang sedalam sekitar 80 meter di Panorama Sitinjau Lauik, Kota Padang.
Mobil Masuk Jurang Sedalam 80 Meter di Panorama Sitinjau Lauik, Basarnas Kerahkan Tim Penyelamat
Harimau Sumatera Masuk Kandang Jebak di Agam, BKSDA Sumbar Lakukan Evakuasi Dramatis
Harimau Sumatera Masuk Kandang Jebak di Agam, BKSDA Sumbar Lakukan Evakuasi Dramatis
Tragis! Pria Lansia di Pasaman Barat Disambar Buaya Ketika Mencari Lokan
Tragis! Pria Lansia di Pasaman Barat Disambar Buaya Ketika Mencari Lokan
Tim SAR gabungan bersama warga melakukan evakuasi korban kecelakaan perahu nelayan terbalik di Muara Ampiang Parak, Kabupaten Pesisir Selatan.
Perahu Nelayan Terbalik di Pesisir Selatan, Satu Korban Ditemukan Meninggal
Petugas SAR gabungan mengevakuasi mayat pria dari dalam sumur di kawasan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.
Penemuan Mayat dalam Sumur di Padang, Korban Sempat Mengeluh Pusing Sebelum Jatuh
Petugas gabungan mengevakuasi jenazah pria yang ditemukan mengapung di aliran Banda Bakali kawasan Parak Gadang Timur, Kota Padang.
Penemuan Mayat Mengapung di Padang Gegerkan Warga, Korban Ternyata Pengemudi Ojol