Sumbardaily.com, Padang - Pemerintah pusat menyalurkan Bantuan Tahap 1 bagi korban terdampak bencana alam di Kota Padang dengan kategori rumah Rusak Ringan (RR) dan Rusak Sedang (RS), sebagai langkah awal mempercepat perbaikan hunian warga.
Penyerahan bantuan dilakukan secara virtual serentak di tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar).
Dari Kota Padang, kegiatan diikuti oleh Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, didampingi Dankorbrimob Polri, Komjen Ramdani Hidayat serta Sestama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian. Mereka mengikuti acara dari Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang Aie Pacah, Jumat (13/2/2026).
Untuk Kota Padang, total bantuan yang diterima mencapai Rp4.530.000.000. Dana tersebut dialokasikan bagi 248 kepala keluarga (KK) kategori rumah Rusak Ringan dengan nilai Rp3.720.000.000 serta 27 KK kategori Rusak Sedang sebesar Rp810 juta.
Setiap penerima rumah Rusak Ringan memperoleh Rp15 juta, sementara penerima rumah Rusak Sedang menerima Rp30 juta.
Bantuan ini diharapkan menjadi stimulan agar masyarakat dapat segera melakukan perbaikan rumah secara mandiri. Selain memulihkan fungsi hunian, program ini juga bertujuan mempercepat kembalinya aktivitas sosial dan ekonomi warga yang sempat terganggu akibat bencana.
Wali Kota Padang, Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan nyata tersebut. Ia menilai bantuan langsung kepada masyarakat menjadi langkah penting dalam fase pemulihan.
“Kami berharap juga dukungan dari Pemerintah Pusat untuk mempercepat pembangunan rumah Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat Kota Padang yang rumahnya rusak berat. Pemerintah Kota Padang telah menyiapkan lahan di tiga lokasi untuk pembangunan rumah Huntap warga yang terdampak rusak berat,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK RI), Pratikno menjelaskan bahwa bantuan stimulan perbaikan rumah disalurkan di tiga provinsi dengan total 9.884 unit rumah Rusak Ringan dan 7.389 unit rumah Rusak Sedang.
“Total alokasi anggaran di Aceh mencapai sekitar Rp341,5 miliar, di Sumut sekitar Rp10,8 miliar dan di Sumbar hampir Rp17,5 miliar. Dengan berbagai bantuan ini, diharapkan masyarakat dapat segera memperbaiki rumah secara mandiri dan kembali menjalani kehidupan normal,” katanya.
Melalui Bantuan Tahap 1 ini, Padang menjadi salah satu daerah yang memperoleh porsi signifikan dalam pemulihan pasca bencana.
Pemerintah daerah berharap kolaborasi berkelanjutan dengan pemerintah pusat dapat mempercepat pemulihan menyeluruh, terutama bagi warga yang mengalami kerusakan rumah berat dan membutuhkan solusi hunian jangka panjang. (red)
















