Sumbardaily.com - Keberangkatan jemaah haji Kloter 11 menandai berakhirnya fase penerbangan gelombang I Embarkasi Padang dengan rute Padang-Madinah. Sebanyak 4.303 jemaah haji telah diterbangkan melalui 11 kelompok terbang selama fase pertama operasional haji tahun ini.
Pelepasan Kloter 11 berlangsung di tengah cuaca hujan deras pada Rabu (6/5/2026). Meski demikian, proses pelayanan dan keberangkatan jemaah tetap berjalan lancar dan tertib. Bahkan, penerbangan tercatat berangkat lebih awal dari jadwal yang telah ditentukan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh tahapan pemberangkatan jemaah selama fase pertama penerbangan.
“Dengan diberangkatkannya Kloter 11, maka fase penerbangan gelombang I rute Padang–Madinah resmi berakhir. Alhamdulillah seluruh proses berjalan lancar,” ujar Rifki.
Ia menjelaskan, setelah berakhirnya fase pertama, Embarkasi Padang akan melanjutkan pemberangkatan jemaah pada gelombang kedua melalui rute Padang-Jeddah yang dijadwalkan dimulai dini hari berikutnya.
“Insya Allah besok dini hari kita mulai pemberangkatan gelombang II dengan rute Padang-Jeddah,” katanya.
Rifki mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pelayanan keberangkatan haji, terutama saat kondisi cuaca kurang bersahabat. Menurutnya, koordinasi seluruh unsur membuat layanan tetap berjalan optimal hingga jemaah masuk ke pesawat.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah memastikan pelayanan tetap berjalan optimal,” kata Rifki.
Ia menambahkan, hingga keberangkatan Kloter 11, mayoritas jemaah Embarkasi Padang telah berada di Arab Saudi. Tidak hanya itu, sebagian jemaah yang sebelumnya tiba di Madinah kini mulai bergerak menuju Kota Makkah untuk melanjutkan rangkaian ibadah haji.
“Setidaknya enam kloter sudah diberangkatkan dari Madinah menuju Makkah. Mereka bersiap melaksanakan rangkaian ibadah, diawali dengan umrah wajib setibanya di Makkah Al Mukarramah,” ujarnya.
Menurut Rifki, proses perpindahan jemaah dari Madinah menuju Makkah berlangsung tertib dan sesuai dengan skema layanan yang telah dipersiapkan sebelumnya. Seluruh tahapan perjalanan jemaah disebut berjalan sesuai rencana.
“Alhamdulillah, seluruh tahapan berjalan sesuai rencana. Kita berharap jemaah tetap menjaga kesehatan dan fokus beribadah,” pungkasnya.
Pada Kloter 11, jumlah jemaah yang diberangkatkan sebanyak 390 orang dengan tiga kursi kosong atau open seat. Kloter ini merupakan gabungan jemaah dari beberapa daerah di Sumatera Barat.
Rinciannya, sebanyak 208 jemaah berasal dari Kabupaten Pesisir Selatan, 90 jemaah dari Kabupaten Sijunjung, 83 jemaah dari Kabupaten Dharmasraya, serta empat jemaah dari Kota Padang. Selain itu, terdapat empat petugas kloter yang turut mendampingi perjalanan jemaah menuju Tanah Suci.
Jemaah tertua dalam Kloter 11 tercatat atas nama Darpina Duya Adam asal Kabupaten Sijunjung yang berusia 83 tahun. Sementara jemaah termuda adalah Aulia Digyana Irwan asal Kabupaten Pesisir Selatan yang berusia 20 tahun.
Adapun petugas yang mendampingi Kloter 11 yakni TPHI Ermizaldi Zakir Somad, TPIHI Asrizal Sutan Sari Alam, dokter Akhmad Rizky Subki, paramedis Nia Nofriani, serta TPHD Sapta Kardeni.
Keberangkatan Kloter 11 turut dilepas langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat M. Rifki bersama Wakil Bupati Sijunjung Iraddatillah. Hadir pula Kabag Kesra bersama Kepala Kemenhaj Dharmasraya Hamid Arwani, pimpinan Garuda, Otban, Gapura, Angkasa Pura, serta tim PPIH Embarkasi Padang.
Berakhirnya fase pertama penerbangan Embarkasi Padang menjadi penanda bahwa operasional pemberangkatan jemaah haji berjalan sesuai target yang telah direncanakan.
Dengan dimulainya fase kedua melalui rute Padang-Jeddah, pelayanan haji Embarkasi Padang kini memasuki tahapan lanjutan untuk memberangkatkan sisa jemaah menuju Arab Saudi. (*)
















