Kerusakan Infrastruktur Parah di Padang Usai Bencana: Ini Temuan BPBD

Kerusakan Infrastruktur Parah di Padang Usai Bencana: Ini Temuan BPBD

Banjir akibat luapan air sungai yang dipicu cuaca ekstrem merendam rumah warga di Kota Padang. (Foto: Istimewa)

Sumbardaily.com, Padang – Kerusakan infrastruktur berskala besar melanda Kota Padang setelah banjir, longsor, dan banjir bandang yang terjadi pada Jumat (28/11/2025). Sejumlah fasilitas vital, mulai dari sekolah, jembatan, hingga ruas jalan utama, mengalami rusak berat dan menghambat aktivitas warga.

Kepala BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, membenarkan temuan tersebut. Ia menyebutkan bahwa pihaknya masih melakukan inventarisasi menyeluruh terkait dampak kerusakan.

“Ada tiga bangunan SD yang mengalami rusak berat,” ujarnya dikutip Minggu (30/11/2025).

Kerusakan paling signifikan tercatat pada jaringan jembatan. Lima jembatan di Kuranji, Pauh, dan Koto Tangah rusak berat, sementara satu jembatan di Kuranji hanyut terseret banjir.

Infrastruktur itu merupakan akses harian bagi warga dan kini tidak dapat digunakan. “Lima jembatan itu akses warga sehari-hari,” jelas Hendri.

Di sektor transportasi, tiga ruas jalan rusak berat, termasuk jalan sepanjang 60 meter di Pauh yang putus total, membuat mobilitas masyarakat semakin terhambat.

Kerusakan ini memperlihatkan seberapa besar tekanan bencana terhadap struktur dasar kota.

Fasilitas publik lainnya turut terdampak. Sebuah musala di Lambung Bukit, Pauh, juga rusak berat setelah diterjang banjir pada Kamis.

Selain itu, dua lahan pertanian milik warga di Kapalo Koto, Pauh, mengalami kerusakan dan tak dapat lagi dimanfaatkan.

Dampak bencana juga dirasakan sektor layanan air bersih. Sebanyak 100.000 pelanggan Perumda AM Padang tidak mendapat suplai air setelah delapan IPAL perusahaan mengalami kerusakan berat sejak Selasa.

Situasi tersebut membuat warga terpaksa mengandalkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

BPBD Kota Padang terus melakukan pendataan terhadap kerusakan infrastruktur yang meluas. Kondisi ini menunjukkan kerentanan Kota Padang terhadap bencana hidrometeorologi yang semakin sering terjadi. (red)

Baca Juga

Bantuan dari ASN dan Warga Bukittinggi Disalurkan untuk Korban Banjir Bandang Solok
Bantuan dari ASN dan Warga Bukittinggi Disalurkan untuk Korban Banjir Bandang Solok
Peneliti Ungkap Faktor yang Membentuk Galodo Solok, Tutupan Lahan Perlu Dikaji
Peneliti Ungkap Faktor yang Membentuk Galodo Solok, Tutupan Lahan Perlu Dikaji
Ribuan Pelari Ramaikan TNI Fun Run 2026 di Padang, Digelar Serentak di 30 Kota
Ribuan Pelari Ramaikan TNI Fun Run 2026 di Padang, Digelar Serentak di 30 Kota
Banjir Bandang Pasaman, 17 Rumah dan 5 Hektare Sawah Terdampak
Banjir Bandang Pasaman, 17 Rumah dan 5 Hektare Sawah Terdampak
Penyerahan bantuan perahu fiber, mesin tempel, dan jaring ikan kepada nelayan terdampak bencana di Ulak Karang, Padang.
Nelayan di Empat Kelurahan Padang Terima Armada Melaut, Ada 19 Perahu Fiber dan 724 Jaring Ikan
Tim SAR Gabungan mencari warga yang terseret banjir bandang di Pasaman.
Tim SAR Gabungan Cari Warga Pasaman yang Terseret Banjir Bandang