Kekeringan di Agam, BPBD Distribusikan Air Bersih untuk Warga

Kekeringan di Agam, BPBD Distribusikan Air Bersih untuk Warga

BPBD Agam salurkan air bersih untuk warga terdampak kekeringan. (Foto: BPBD Agam)

Sumbardaily.com, Agam – Sebanyak 200 kepala keluarga (KK) di Nagari Biaro Gadang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) terdampak kekeringan akibat musim kemarau panjang.

Untuk mengantisipasi kekurangan pasokan air bersih, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam mulai menyalurkan bantuan distribusi air bersih sejak Senin (1/9/2025).

Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, menyampaikan sebagian wilayah Kabupaten Agam sudah mengalami dampak serius dari musim kemarau.

Kondisi ini menyebabkan sumber air warga menipis dan beberapa sumur mengering.

“Tercatat sebanyak 200 KK di Nagari Biaro Gadang, Kecamatan Ampek Angkek, terdampak kekeringan dan mengalami keterbatasan pasokan air bersih,” kata Abdul dalam keterangan tertulis, Rabu (3/9/2025).

Menurut Abdul, distribusi air bersih yang dilakukan BPBD Agam menjadi langkah penting untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah keterbatasan sumber air.

“Musim kemarau membuat sebagian besar sumur warga kering, sehingga pasokan air bersih berkurang drastis,” ungkapnya.

Abdul juga mengingatkan bahwa bencana hidrometeorologi kering, seperti kekeringan dan kebakaran hutan maupun lahan (karhutla), masih menjadi ancaman di berbagai wilayah Indonesia.

Karena itu, ia meminta pemerintah daerah untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan siaga menghadapi potensi dampak yang lebih luas.

Langkah BPBD Agam dalam mendistribusikan air bersih tidak hanya bertujuan mengatasi kesulitan jangka pendek, tetapi juga sebagai bentuk kesiapsiagaan terhadap ancaman kekeringan yang diprediksi masih berlanjut dalam beberapa waktu ke depan. (red)

Baca Juga

Tanah Datar Kembali Terapkan Sekolah Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker Kesehatan
Tanah Datar Kembali Terapkan Sekolah Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker Kesehatan
Aksi Perampokan Bersenjata di Mini Market Bikin Geger Agam, Korban Alami Retak Tengkorak
Aksi Perampokan Bersenjata di Mini Market Bikin Geger Agam, Korban Alami Retak Tengkorak
Tradisi Kuliner Minang Buka Peluang Riset Virus Cabai sebagai Indikator Pencemaran
Tradisi Kuliner Minang Buka Peluang Riset Virus Cabai sebagai Indikator Pencemaran
Karhutla Bisa Hancurkan Lapisan Gambut 15 Cm, Ini Dampaknya bagi Tanah
Karhutla Bisa Hancurkan Lapisan Gambut 15 Cm, Ini Dampaknya bagi Tanah
Siswa sekolah di Padang menggunakan masker saat mengikuti proses belajar mengajar di tengah kabut asap dan kualitas udara buruk.
IDAI Beberkan Cara Melindungi Anak dari Asap Karhutla, Orang Tua Wajib Tahu
Klarifikasi Kadishut Sumbar soal Mobil Dinas Terlibat Kecelakaan di Lubuk Buaya, Ngaku Bukan Rombongan Wagub
Klarifikasi Kadishut Sumbar soal Mobil Dinas Terlibat Kecelakaan di Lubuk Buaya, Ngaku Bukan Rombongan Wagub