Sumbardaily.com – Komitmen terhadap kepatuhan dan tata kelola perusahaan membawa PT Hutama Karya (Persero) atau Hutama Karya meraih penghargaan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia (RI). Penghargaan tersebut diberikan atas konsistensi perseroan dalam menyampaikan Laporan Tahunan Periode Tahun 2025 secara akuntabel dan tepat waktu.
Penghargaan itu diserahkan dalam rangkaian Festival Layanan AHU Berdampak: Transformasi Layanan Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum yang Terintegrasi, Inklusif, dan Berdampak. Kegiatan tersebut berlangsung di Grand Ballroom, The Trans Luxury Hotel Bandung, Senin (31/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Hutama Karya memperoleh penghargaan pada kategori Penyampaian Laporan Tahunan Tercepat. Piagam penghargaan diserahkan langsung Menteri Hukum Republik Indonesia Dr. Supratman Andi Agtas kepada Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero).
Namun, penerimaan penghargaan tersebut diwakili Plt. Executive Vice President (EVP) Divisi Akuntansi dan Keuangan Hutama Karya, Juni Iranto.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya Hutama Karya dalam menjalankan kewajiban pelaporan perusahaan. Bagi perseroan, ketepatan waktu dalam menyampaikan laporan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kewajiban administratif, tetapi juga menjadi bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
Pj. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan penghargaan itu mencerminkan konsistensi perseroan dalam memenuhi kewajiban pelaporan sekaligus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
"Penghargaan ini menjadi apresiasi atas komitmen Hutama Karya dalam memastikan setiap kewajiban Perseroan dapat dilaksanakan secara tepat waktu, transparan, dan akuntabel. Kami memandang kepatuhan terhadap kewajiban pelaporan tidak hanya sebagai pemenuhan aspek administratif, tetapi juga sebagai bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik," ujar Hamdani, dikutip Rabu (2/9/2026).
Pengawasan Pelaporan Dilakukan Antarunit
Untuk memastikan laporan dapat disampaikan sesuai ketentuan, Hutama Karya melakukan monitoring terhadap kewajiban pelaporan. Perseroan juga memberikan dukungan penuh terhadap proses tersebut melalui koordinasi antarunit terkait.
Langkah itu dilakukan agar penyusunan hingga penyampaian laporan dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain memenuhi aspek ketepatan waktu, proses tersebut juga diarahkan agar laporan yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan.
Hamdani menyebut capaian tersebut tidak terlepas dari upaya perseroan menjaga transparansi dan akuntabilitas. Kedua aspek itu menjadi bagian dari tanggung jawab Hutama Karya kepada para pemangku kepentingan.
Dengan demikian, penghargaan sebagai penyampai Laporan Tahunan Tercepat tidak hanya menjadi capaian administratif. Penghargaan tersebut juga menunjukkan upaya perseroan membangun proses pengelolaan perusahaan yang mengedepankan kepatuhan dan pertanggungjawaban.
Hamdani menegaskan komitmen tersebut akan terus dilanjutkan dalam pengelolaan bisnis Hutama Karya.
"Ke depan, Hutama Karya akan terus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik dalam seluruh aspek pengelolaan bisnis. Kami berharap komitmen tersebut dapat terus menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan serta mendukung terciptanya perusahaan yang sehat dan berkelanjutan," tutup Hamdani.
Bagian dari Transformasi Layanan Administrasi Hukum
Pemberian penghargaan kepada Hutama Karya merupakan bagian dari Festival Layanan AHU Berdampak 2026 yang digelar Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Festival tersebut menjadi wadah untuk memperkenalkan transformasi layanan Administrasi Hukum Umum (AHU) kepada masyarakat. Kegiatan itu sekaligus diarahkan untuk mendekatkan akses masyarakat terhadap layanan administrasi hukum melalui sistem yang semakin terintegrasi, inklusif, dan berbasis transformasi digital.
Transformasi layanan AHU tersebut juga memiliki kaitan dengan kebutuhan perusahaan dalam menjalankan kewajiban administrasi dan pelaporan. Bagi Hutama Karya, transformasi layanan tersebut turut mendukung pemenuhan kewajiban administrasi dan pelaporan secara efektif serta tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.
Penghargaan yang diterima Hutama Karya kemudian menjadi bagian dari konteks yang lebih luas, yakni upaya memperkuat kepatuhan perusahaan sekaligus mendukung tata kelola yang transparan dan akuntabel.
Sejalan dengan Asta Cita Pemerintah
Komitmen Hutama Karya dalam menjaga kepatuhan dan akuntabilitas juga disebut sejalan dengan Asta Cita Pemerintah, khususnya Asta Cita ke-7.
Asta Cita ke-7 mengamanatkan penguatan reformasi politik, hukum, dan birokrasi. Dalam konteks tersebut, penerapan tata kelola perusahaan yang baik serta pelaksanaan kewajiban secara bertanggung jawab menjadi bagian dari upaya mendukung terciptanya ekosistem usaha yang berintegritas.
Bagi Hutama Karya, pemenuhan kewajiban administrasi dan pelaporan bukan semata-mata kewajiban perusahaan. Pelaksanaan kewajiban secara tepat waktu, transparan, dan akuntabel juga menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan.
Penghargaan dari Kementerian Hukum tersebut sekaligus menegaskan capaian Hutama Karya dalam kategori Penyampaian Laporan Tahunan Tercepat untuk Periode Tahun 2025.
Melalui penghargaan itu, komitmen Hutama Karya terhadap kepatuhan, transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola perusahaan yang baik mendapat apresiasi dalam rangkaian Festival Layanan AHU Berdampak 2026.
Perseroan pun menegaskan arah ke depan untuk terus memperkuat tata kelola dalam seluruh aspek pengelolaan bisnis. Upaya tersebut diharapkan dapat mempertahankan kepercayaan para pemangku kepentingan sekaligus mendukung terwujudnya perusahaan yang sehat dan berkelanjutan.
Pada saat yang sama, penerapan tata kelola dan pemenuhan kewajiban secara bertanggung jawab menjadi kontribusi Hutama Karya dalam mendukung ekosistem usaha yang berintegritas dan berlandaskan kepastian hukum. (*)
















