Kecelakaan Maut di Lubuk Kilangan Padang, Dua Pelajar Tewas Terlindas Truk

Kecelakaan Maut di Lubuk Kilangan Padang, Dua Pelajar Tewas Terlindas Truk

Kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Indarung pada Kamis (20/3/2025) malam. Dua orang tewas dalam kejadian tersebut. (Dok. Polsek Lubuk Kilangan)

Sumbardaily.com, Padang - Kecelakaan lalu lintas dengan korban jiwa terjadi di Jalan Raya Indarung, Kelurahan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Insiden yang terjadi pada Kamis (20/3/2025) sekitar pukul 19.00 WIB itu menewaskan dua orang pelajar setelah sepeda motor yang mereka tumpangi tertabrak dan terlindas truk.

Berdasarkan keterangan polisi, kecelakaan melibatkan sepeda motor Suzuki Shogun bernomor polisi (nopol) BA 5979 GK yang dikendarai oleh Aditya Nahdatul Zaki Hendri (19) dengan membonceng Zidan Dahlan Putra (12).

Motor tersebut bertabrakan dengan truk bernomor polisi BA 8852 QB yang dikemudikan oleh Riko Yuliardi (43).

Kronologi kejadian bermula ketika motor Suzuki Shogun melaju dari arah barat menuju timur atau dari arah Kota Padang menuju Solok.

Setibanya di depan PT Defni, motor tersebut tertabrak truk hingga kedua korban terlindas ban depan kendaraan berat tersebut dan terperangkap di kolong truk.

"Kedua korban terlindas ban depan truk dan masuk ke kolong kendaraan," kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Sosmedya.

Akibat kecelakaan tersebut, Aditya Nahdatul Zaki Hendri, pelajar berusia 19 tahun yang beralamat di Koto Lalang RT 04 RW 07, Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, mengalami cidera parah berupa pecah kepala dan meninggal dunia di tempat kejadian.

Sementara itu, Zidan Dahlan Putra, pelajar berusia 12 tahun yang beralamat di Koto Lalang, juga meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Kedua korban tidak sempat mendapatkan pertolongan medis karena kondisi yang sangat parah dan mengakibatkan meninggal di lokasi kejadian," katanya.

Sementara itu, kata Sosmedya, pengemudi truk BA 8852 QB, Riko Yuliardi (43), warga Jorong Koto Baruah, Air Batumbuk, Solok, tidak mengalami cedera dalam kecelakaan tersebut.

Salah seorang saksi mata, Anisral (60), warga Padang Besi RT 04 RW 01, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang yang menyaksikan kejadian tersebut memberikan keterangan kepada petugas kepolisian yang menangani kasus ini.

Kondisi jalan di lokasi kejadian pada saat itu merupakan jalan lurus beraspal beton dengan kondisi kurang baik.

Jalan tersebut memiliki dua jalur dengan arus lalu lintas sedang. Meskipun terdapat rambu-rambu lalu lintas, kondisi jalan berlobang dan tidak rata, yang diduga menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan.

"Malam itu, cuaca dalam keadaan cerah dan jalan dalam kondisi kering, namun permukaan jalan yang berlobang kemungkinan menyulitkan pengemudi untuk bermanuver dengan aman," katanya.

Akibat kejadian ini, motor Suzuki Shogun BA 5979 GK mengalami kerusakan parah, sementara truk BA 8852 QB tidak mengalami kerusakan signifikan.

Petugas kepolisian yang menerima laporan pada pukul 19.30 WIB langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan serangkaian tindakan.

"Kami telah melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi dan tersangka, serta mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor BA 5979 GK dan satu unit truk BA 8852 QB," katanya.

Eks Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Kepolisian Resor (Polres) Sawahlunto itu mengatakan, petugas juga melakukan pengukuran dan penggambaran TKP untuk keperluan investigasi lebih lanjut.

"Kami masih menyelidiki penyebab pasti terjadinya kecelakaan maut tersebut. Selain itu, kami juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, terutama saat berkendara di malam hari dan di jalan dengan kondisi kurang baik," katanya.

Kecelakaan ini, kata Sosmedya, menambah daftar kejadian lalu lintas dengan korban jiwa di wilayah Kota Padang.

"Kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama," katanya.

Saat ini, jasad kedua korban telah dibawa ke rumah duka untuk pemakaman dan dikuburkan oleh pihak keluarga.

Sementara itu, barang bukti kendaraan diamankan di kantor polisi untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

"Kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa dua pelajar ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan akan pentingnya kehati-hatian saat berkendara, khususnya di jalan dengan kondisi kurang baik seperti di Jalan Raya Indarung, Lubuk Kilangan, Kota Padang," tutur pria yang juga pernah menjabat Kapolsek Nanggalo tersebut. (red)

Baca Juga

Masinis KA Sudah Bunyikan Klakson Berulang, Warga Padang Tetap Duduk di Rel hingga Terjadi Kecelakaan
Masinis KA Sudah Bunyikan Klakson Berulang, Warga Padang Tetap Duduk di Rel hingga Terjadi Kecelakaan
Kecelakaan Tunggal di Tol Padang–Sicincin, Pajero Sport Terbalik di KM 30
Kecelakaan Tunggal di Tol Padang–Sicincin, Pajero Sport Terbalik di KM 30
Hujan Deras di Sumbar, Jalan Sitinjau Lauik Nyaris Putus Total usai Ditimpa Tanah Longsor
Hujan Deras di Sumbar, Jalan Sitinjau Lauik Nyaris Putus Total usai Ditimpa Tanah Longsor
Hendak Antarkan Bantuan Kemanusiaan, Eks Ketua DPRD Pasaman Tewas Tertimpa Alat Berat
Hendak Antarkan Bantuan Kemanusiaan, Eks Ketua DPRD Pasaman Tewas Tertimpa Alat Berat
Arus Listrik Diduga Masih Menyala, Teknisi CCTV Tewas Saat Perbaikan di Toko Mas Murni Padang
Arus Listrik Diduga Masih Menyala, Teknisi CCTV Tewas Saat Perbaikan di Toko Mas Murni Padang
Kecelakaan Maut di Jalan Lintas Solok–Padang, Satu Pengendara Tewas di Tempat
Kecelakaan Maut di Jalan Lintas Solok–Padang, Satu Pengendara Tewas di Tempat