Arus Listrik Diduga Masih Menyala, Teknisi CCTV Tewas Saat Perbaikan di Toko Mas Murni Padang

Arus Listrik Diduga Masih Menyala, Teknisi CCTV Tewas Saat Perbaikan di Toko Mas Murni Padang

Proses evakuasi seorang teknisi CCTV yang meninggal dunia saat sedang bekerja di Toko Mas Murni Pasar Raya Padang pada Rabu (26/11/2025) sore. (Dok. Polsek Padang Barat)

Sumbardaily.com, Padang - Suasana Toko Mas Murni di kawasan Pasar Raya, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang Barat mendadak gempar pada Rabu (26/11/2025) sore setelah seorang teknisi CCTV ditemukan meninggal dunia di bagian loteng atau plafon toko tersebut.

Korban yang diketahui bernama Anggi Anggara (30), diduga tewas akibat sengatan listrik saat melakukan pekerjaan servis perangkat pengawasan di lokasi tersebut.

Peristiwa ini diketahui sekitar pukul 17.50 WIB. Anggi, warga Batipuh Panjang, Koto Tangah, Kecamatan Kota Padang awalnya datang untuk memperbaiki sistem CCTV di Toko Mas Murni.

"Menurut keterangan dari Yudi Prasetya (29), rekan sesama teknisi yang berada di lokasi, korban naik ke loteng toko sekitar pukul 15.10 WIB untuk mengecek sekaligus menservis perangkat CCTV yang mengalami gangguan," kata Kapolsek Padang Barat, AKP Dwi Angga Prasetyo.

Selama lebih dari dua jam, kata Kapolsek, aktivitas Anggi di atas plafon tidak terlihat mencurigakan.

Namun, menjelang petang, salah seorang petugas keamanan toko, Haryanto (41), memutuskan mengecek kondisi korban karena tak kunjung tampak turun dari atas plafon. Ketika memanggil nama Anggi, tidak ada respons apa pun.

Haryanto kemudian naik dan mendapati tubuh korban dalam kondisi tidak bergerak. Melihat situasi tersebut, ia segera menghubungi pihak kepolisian untuk melaporkan kejadian tersebut.

"Pada pukul 18.15 WIB, petugas dari Piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Padang dan Polsek Padang Barat tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)," katanya.

Setelah pemeriksaan awal, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara sekitar pukul 18.55 WIB guna dilakukan visum luar.

"Dari hasil pengumpulan keterangan awal di lapangan, korban diduga meninggal akibat sengatan listrik yang berada di area plafon tempatnya bekerja. Saat proses servis berlangsung, aliran listrik toko diketahui masih dalam keadaan menyala," kata Angga.

Fakta bahwa arus listrik tidak dimatikan saat pengerjaan disebut menjadi faktor yang memperbesar risiko kecelakaan kerja.

"Aparat kepolisian masih melanjutkan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan rangkaian kejadian serta potensi kelalaian dalam prosedur keselamatan kerja," katanya.

Hingga berita ini dirampungkan, pihak toko maupun pihak terkait belum memberikan pernyataan resmi mengenai insiden tersebut. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan tambahan dari saksi di lokasi untuk memperjelas kronologi. (adl)

Baca Juga

Olah TKP Intensif di Kafe Damarus Padang, Polisi Temukan Fakta Mengejutkan soal Dugaan Pembunuhan
Olah TKP Intensif di Kafe Damarus Padang, Polisi Temukan Fakta Mengejutkan soal Dugaan Pembunuhan
Mahasiswi Polisikan Oknum ASN yang Pasang Kamera Tersembunyi di Kamar Mandi Indekos Padang Panjang
Mahasiswi Polisikan Oknum ASN yang Pasang Kamera Tersembunyi di Kamar Mandi Indekos Padang Panjang
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Kuranji: Satu Tewas, Polisi Tetapkan Tersangka
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Kuranji: Satu Tewas, Polisi Tetapkan Tersangka
Kecelakaan Maut di Lubuk Kilangan Padang, Dua Pelajar Tewas Terlindas Truk
Kecelakaan Maut di Lubuk Kilangan Padang, Dua Pelajar Tewas Terlindas Truk
Kunjungan Lapangan UNRI ke Pasaman Barat, Perkuat Pengembangan Sektor Perikanan
Kunjungan Lapangan UNRI ke Pasaman Barat, Perkuat Pengembangan Sektor Perikanan
BPBD Agam Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Longsor di Sungai Landia
BPBD Agam Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Longsor di Sungai Landia