Sumbardaily.com, Padang - Dalam setiap misi pencarian dan penyelamatan, kecepatan waktu tanggap menjadi faktor kritis yang dapat menentukan keselamatan korban.
Hal ini menjadi fokus utama Kantor SAR Padang dalam menjalankan tugasnya melindungi masyarakat.
Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Kantor SAR Padang, Hendri menegaskan bahwa tim mereka senantiasa siap memberikan pelayanan tercepat dalam situasi darurat.
"Kami tidak menginginkan musibah atau kecelakaan terjadi. Namun, jika hal itu terjadi, masyarakat tidak perlu ragu untuk segera menghubungi kami," katanya, Sabtu (29/3/2025).
Pofesionalisme tim SAR, kata Hendri, tercermin dari komitmen pihaknya untuk meminimalkan waktu tanggap.
Setiap informasi yang diterima akan segera ditindaklanjuti dengan persiapan yang matang.
"Meskipun membutuhkan waktu untuk melengkapi peralatan dan kebutuhan tim, Basarnas Padang tetap mengutamakan kecepatan respons," katanya.
Masyarakat, katanya, dapat dengan mudah menghubungi Kantor SAR Padang melalui nomor telepon 0813-7700-0115 jika menemukan informasi atau kejadian yang membutuhkan operasi penyelamatan.
"Tim SAR siap bergerak cepat untuk menyelamatkan nyawa dalam situasi darurat apa pun," katanya.
Sejatinya, kata Hendri, prinsip utama Basarnas sederhana, namun sangat bermakna.
"Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula tindakan penyelamatan dapat dilakukan. Dengan demikian, harapan untuk menyelamatkan korban akan semakin besar," katanya.
Basarnas, katanya, telah membuktikan bahwa dalam dunia pencarian dan penyelamatan, setiap detik sangatlah berharga.
"Komitmen, kesiapsiagaan, dan profesionalisme adalah kunci utama dalam setiap misi penyelamatan yang mereka lakukan," katanya.
Hendri juga mengatakan bahwa pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan kejadian darurat dan keprofesionalan tim SAR Padang dalam memberikan pertolongan.
"Sekali lagi kami ingin menyampaikan bahwa keselamatan nyawa korban adalah prioritas kami dan setiap detik itu sangat berharga. Semakin cepat laporan kami terima, maka akan semakin cepat kami tindaklanjuti," tuturnya. (red)















