Sumbardaily.com, Padang – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) II Sumatera Barat (Sumbar) mencatat peningkatan signifikan pengguna KA Minangkabau Ekspres pada Januari 2025.
Layanan yang menghubungkan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dengan Kota Padang ini melayani 31.453 penumpang, meningkat 45% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang mencapai 21.630 penumpang.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, M. As'ad Habibuddin, menjelaskan bahwa lonjakan penumpang ini menunjukkan keberhasilan program integrasi transportasi publik.
"KA Minangkabau Ekspres menjadi solusi mobilitas yang efisien, tepat waktu, dan ramah lingkungan, sekaligus berkontribusi dalam mengurangi kemacetan," ujarnya, Rabu (12/2/2025).
Tarif yang terjangkau menjadi salah satu faktor pendorong tingginya minat masyarakat. Dengan hanya Rp10.000 sekali perjalanan, layanan ini menawarkan akses mudah melalui delapan stasiun pemberhentian strategis: Pulau Aie, Tarandam, Padang, Alai, Air Tawar, Tabing, Duku, dan BIM.
Kemudahan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI juga menambah daya tarik layanan ini. "Tarif ekonomis ini merupakan hasil dukungan pemerintah melalui skema Public Service Obligation (PSO)," jelas As'ad.
Program PSO ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menyediakan transportasi publik berkualitas dengan harga terjangkau.
KA Minangkabau Ekspres yang beroperasi sejak 2018 dilengkapi berbagai fasilitas modern untuk memastikan kenyamanan penumpang.
Fasilitas tersebut mencakup akomodasi khusus untuk penumpang berkebutuhan khusus, sistem pendingin udara, toilet bersih, rak bagasi luas, dan Passenger Information Display System.
Sebagai bagian dari Asta Cita yang mengedepankan mobilitas berkelanjutan, layanan ini tidak hanya memfasilitasi pergerakan warga tetapi juga mendukung sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
"Kami berharap KA Minangkabau Ekspres dapat terus berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan memperkuat integrasi transportasi di Sumatera Barat," ungkap As'ad.
Keberhasilan KA Minangkabau Ekspres membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah dan operator transportasi publik dapat menghasilkan layanan berkualitas yang terjangkau bagi masyarakat.
Peningkatan volume penumpang juga menunjukkan growing awareness masyarakat akan pentingnya transportasi publik yang terintegrasi dan ramah lingkungan. (red)















