Sumbardaily.com, Padang Panjang – Menjelang Natal dan Tahun Baru 2024-2025 (Nataru), masyarakat Padang Panjang dihadapkan pada kenaikan harga sejumlah komoditas pangan.
Kenaikan harga terjadi pada beberapa bahan pokok utama, dengan cabai rawit dan bawang merah menjadi komoditas yang paling signifikan mengalami lonjakan.
Berdasarkan data terkini, berbagai komoditas mengalami perubahan harga. Telur ayam ras mencatat kenaikan dari Rp27.467 menjadi Rp28.667 per kilogram, dengan kenaikan sebesar Rp1.200.
Cabai rawit mengalami peningkatan dari Rp30 ribu menjadi Rp30.667 per kilogram, naik Rp667. Cabai hijau mengalami lonjakan harga yang cukup tinggi, dari Rp33 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram, dengan kenaikan Rp7.000.
Komoditas lain yang mengalami kenaikan meliputi cabai merah yang naik menjadi Rp37 ribu per kilogram, bawang merah mencapai Rp35.834 per kilogram.
Terong naik menjadi Rp10 ribu per kilogram, dan seledri mencapai Rp25 ribu per kilogram. Minyak goreng kemasan premium turut mengalami kenaikan menjadi Rp22 ribu per kilogram.
Analis Perekonomian Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Padang Panjang, Chandra Erfiko, mengatakan kenaikan harga akan terus terjadi jelang Nataru.
"Hal ini perlu menjadi atensi yang lebih bagi OPD terkait untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen. Diperkirakan kenaikan harga akan terus terjadi menjelang Nataru," ujarnya.
Menariknya, tidak semua komoditas mengalami kenaikan. Daging ayam broiler justru mengalami penurunan harga menjadi Rp29.917 per kilogram.
Sejumlah komoditas lain dilaporkan relatif stabil. Di antaranya beras kualitas I: Rp17 ribu per kilogram, beras kualitas II Rp16 ribu per kilogram, beras kualitas III: Rp15 ribu per kilogram.
Gula pasir Rp18 ribu per kilogram, Tepung Terigu Segitiga Biru: Rp13 ribu per kilogram. Untuk komoditas daging dan minyak goreng, tercatat beragam. Harga daging sapi Rp141.667 per kilogram, daging ayam kampung besar Rp90 ribu per kilogram.
Daging ayam kampung sedang Rp80 ribu per kilogram, daging ayam kampung kecil Rp70 ribu per kilogram, minyak goreng kemasan sederhana: Rp17 ribu per kilogram, minyak goreng curah Rp20 ribu per kilogram.
Masyarakat diimbau untuk bijak dalam menghadapi fluktuasi harga jelang musim perayaan, serta senantiasa memantau perkembangan harga bahan pokok di wilayahnya masing-masing. (red)
















