Sumbardaily.com – Monitoring dan evaluasi kesiapan jalur mudik Lebaran 2026 di Sumatera Barat (Sumbar) mulai digencarkan. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga memastikan infrastruktur jalan nasional siap mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Idul Fitri tahun ini.
Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan (SSPJJ) Direktorat Jenderal Bina Marga, Oktaviano Dewo Satriyo Putro, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah ruas strategis di Sumbar Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan Kementerian Pekerjaan Umum dalam menghadapi momentum mudik Lebaran 2026.
Dalam keterangannya, ia menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh ruas jalan nasional dalam kondisi mantap, aman, dan nyaman dilalui masyarakat selama periode Idul Fitri.
“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan jalur mudik Lebaran dapat berfungsi optimal sehingga perjalanan masyarakat berlangsung aman, lancar, dan minim hambatan,” ujarnya, dikutip Senin (2/3/2026).
Sejumlah ruas jalan yang menjadi fokus Monitoring dan Evaluasi antara lain Ruas PPK 1.2 Batas Baso–Batas Riau, Ruas Padang Panjang–Lubuk Alung–Padang, serta Ruas PPK 2.1 Batas Kota Padang–Sawahlunto. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan fisik jalan dan kelancaran konektivitas antardaerah.
Perhatian khusus diberikan pada kawasan Lembah Anai yang selama ini menjadi salah satu titik krusial pergerakan kendaraan di Sumbar. Pada periode H-7 hingga H+7 Idul Fitri, jalur di kawasan tersebut direncanakan dapat difungsikan melalui dua lajur guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan.
Melalui langkah ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat memastikan kesiapan jalur nasional secara menyeluruh. Dengan infrastruktur yang terpantau optimal, arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Sumbar diharapkan berlangsung tertib, lancar, dan selamat bagi seluruh pengguna jalan. (*)
















