Sumbardaily.com, Padang - Menjelang periode Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai memperketat pengawasan terhadap kondisi jalur kereta api.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah pengecekan jalur secara langsung pada lintasan Stasiun Padang hingga Stasiun Pulau Aie, Sumatera Barat (Sumbar).
Pengecekan jalur ini dipimpin langsung oleh Direktur Keselamatan dan Keamanan PT Kereta Api Indonesia (Persero), Dadan Rudiansyah, pada Rabu (4/3/2026).
Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala KAI Divre II Sumbar, Muhammad Tri Setyawan, bersama jajaran manajemen perusahaan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan kesiapan infrastruktur perkeretaapian sebelum memasuki masa Angkutan Lebaran 2026, yang biasanya diiringi dengan peningkatan mobilitas masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran manajemen KAI melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi rel serta berbagai fasilitas pendukung keselamatan operasional di sepanjang lintasan.
Pemeriksaan ini menjadi bagian dari komitmen KAI untuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman dan andal bagi masyarakat.
Selain memeriksa kondisi rel, rombongan juga meninjau sejumlah titik strategis di sepanjang jalur tersebut. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 07, yang turut diperiksa untuk memastikan seluruh perangkat keselamatan berfungsi optimal.
Pemeriksaan di lokasi tersebut mencakup berbagai aspek keselamatan, mulai dari rambu-rambu perlintasan hingga sistem pendukung operasional lainnya.
Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh fasilitas yang berkaitan dengan keselamatan perjalanan kereta api memenuhi standar yang berlaku.
Tidak hanya fokus pada aspek infrastruktur, kegiatan pengecekan jalur juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan di sekitar jalur kereta api. Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga berinteraksi langsung dengan warga yang berada di sekitar rel.
Melalui interaksi tersebut, masyarakat diberikan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga keselamatan dengan tidak melakukan aktivitas di area jalur rel kereta api. Aktivitas di sekitar rel dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga maupun perjalanan kereta api.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan, kegiatan pengecekan jalur yang dilakukan oleh jajaran direksi merupakan langkah preventif perusahaan dalam memastikan seluruh aspek keselamatan operasional tetap terjaga menjelang Angkutan Lebaran.
“Melalui kegiatan cek lintas ini, KAI ingin memastikan bahwa seluruh prasarana perkeretaapian dalam kondisi optimal sehingga operasional perjalanan kereta api dapat berjalan dengan aman dan lancar. Selain itu, kami juga terus mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan dengan tidak beraktivitas di jalur rel kereta api,” ujar Reza, Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, keselamatan menjadi prioritas utama perusahaan dalam memberikan layanan transportasi kepada masyarakat. Oleh sebab itu, berbagai upaya terus dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga kualitas operasional perjalanan kereta api.
Langkah tersebut meliputi pemeriksaan infrastruktur secara berkala, peningkatan pengawasan operasional, hingga edukasi kepada masyarakat yang tinggal di sekitar jalur rel kereta api.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan mematuhi aturan yang berlaku di lingkungan perkeretaapian, serta tidak melakukan aktivitas di jalur rel maupun di area yang dapat mengganggu operasional kereta api,” tutur Reza. (red)














