Sumbardaily.com, Tanah Datar – Pemerintah pusat menargetkan penyelesaian pembangunan Jalan Lembah Anai pada Juli 2026. Ruas jalan arteri yang menghubungkan Padang dan Bukittinggi itu dinilai strategis karena menjadi jalur utama pergerakan ekonomi masyarakat Sumatera Barat (Sumbar).
Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI Dody Hanggodo saat meninjau langsung progres pembangunan Jalan Lembah Anai, Rabu (28/1/2026) menegaskan bahwa pembangunan jalan arteri Lembah Anai menjadi prioritas pemerintah pusat.
Ia menyebut, percepatan pengerjaan terus dilakukan agar jalur vital tersebut dapat kembali berfungsi optimal.
“Kita terus kebut pengerjaannya. Target kita bulan Juli nanti sudah selesai,” ujar Dody, dikutip Kamis (29/1/2026).
Saat ini, Jalan Lembah Anai masih diberlakukan sistem buka tutup. Akses jalan dibuka mulai pukul 17.00 WIB hingga 08.00 WIB. Namun, Dody memastikan bahwa pada momen Hari Raya Idul Fitri mendatang, jalan tersebut akan dibuka penuh sementara waktu.
“Saat hari raya Idul Fitri nanti akan kita buka penuh minimal pada H-7 sampai H+7,” katanya.
Dody menjelaskan, pembatasan akses dilakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana.
Jalan Lembah Anai, menurutnya, merupakan urat nadi perekonomian Sumbar. Ketika akses jalan ini terputus, dampaknya langsung dirasakan masyarakat.
“Kalau jalan ini terputus seperti sekarang, otomatis perekonomian masyarakat ikut lumpuh,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa di masa depan, Kementerian PU juga menyiapkan langkah jangka panjang dengan menyegerakan pembangunan Jalan Tol Sicincin–Bukittinggi.
Jalan tol tersebut direncanakan menjadi jalur alternatif apabila terjadi kondisi darurat di Jalan Padang–Bukittinggi.
“Kita akan menyegerakan pembangunan jalan tol Sicincin–Bukittinggi agar menjadi jalan alternatif lain seandainya terjadi kondisi seperti saat ini,” tambah Dody. (red)
















