Sumbardaily.com, Padang – Permasalahan sampah sisa makanan di Kota Padang mendapat perhatian serius dari Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Padang.
Melalui gerakan Zero Food Waste, organisasi ini mengajak masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk berperan aktif dalam pengelolaan sampah makanan.
Penjabat (Pj) Ketua TP-PKK Kota Padang, Vanny Andree Algamar, menyampaikan keprihatinannya terhadap peningkatan volume sampah yang sebagian besar berasal dari sisa makanan.
Kondisi ini diperparah dengan kebiasaan masyarakat yang kerap menyisakan makanan.
"Kita harus mengubah paradigma dalam mengonsumsi makanan. Jangan hanya memikirkan kelezatannya, tetapi juga pertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan," ungkap Vanny dalam Pertemuan Bulanan PKK tingkat Kecamatan dan Kelurahan di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (7/11/2024).
Gerakan Padang Zero Food Waste diharapkan dapat mengubah perilaku masyarakat dalam mengelola makanan.
Vanny menekankan pentingnya menghabiskan makanan dan menghindari pemborosan, termasuk dalam acara-acara yang menyajikan kudapan.
Melalui berbagai inisiatif ini, TP-PKK Kota Padang terus berupaya memberikan kontribusi positif bagi pembangunan kota, baik dari aspek lingkungan maupun pengembangan sumber daya manusia.
Gerakan Zero Food Waste menjadi langkah strategis dalam mewujudkan Kota Padang yang lebih bersih dan berkelanjutan. (red)
















