Sumbardaily.com – Gebrakan baru dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Perdagangan dengan menghadirkan konsep berbeda dalam pelaksanaan Pasar Murah.
Jika sebelumnya kegiatan serupa identik digelar di kecamatan dengan tenda sederhana di ruang terbuka, kali ini Pasar Murah Terpadu justru dilaksanakan di pusat perbelanjaan modern, yakni di Plaza Andalas.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (11/4/2026) di lantai I Plaza Andalas. Lokasi yang berada di dalam ruangan berpendingin ini diharapkan memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat saat berbelanja kebutuhan pokok.
Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting Dinas Perdagangan Kota Padang, Edrian Edward, menyebutkan bahwa konsep ini sengaja dihadirkan untuk memberikan pengalaman baru bagi masyarakat.
“Iya, kali ini Pasar Murah kita buat berbeda, Pasar Murah Terpadu dilaksanakan di Plaza Andalas,” ujarnya, dikutip Sabtu (9/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, berbagai kebutuhan pokok disediakan untuk masyarakat, mulai dari beras, cabai, minyak goreng, hingga bahan pokok lainnya.
Seluruh komoditas dijual dengan harga yang lebih rendah dibandingkan Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga diharapkan mampu membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Edrian menegaskan, sasaran utama kegiatan ini adalah masyarakat kurang mampu. Untuk mendukung hal tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang turut ambil bagian dengan menyediakan voucher potongan harga.
“Sebanyak 3.000 voucher untuk 300 warga kurang mampu telah disiapkan Baznas,” ungkapnya.
Agar penyaluran bantuan tepat sasaran, masyarakat yang ingin memperoleh voucher diwajibkan melengkapi persyaratan administrasi seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), serta surat keterangan tidak mampu.
Selain itu, Dinas Perdagangan juga menyediakan voucher potongan harga bagi masyarakat umum yang datang ke lokasi kegiatan.
Pelaksanaan Pasar Murah Terpadu ini dinilai relevan dengan kondisi pasca-Lebaran, di mana kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok cenderung meningkat. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran warga.
“Setelah Lebaran ini biasanya kebutuhan meningkat, karena itu kita gelar kegiatan ini,” tambah Edrian.
Tidak hanya menghadirkan pasar murah, kegiatan ini juga dirancang sebagai pusat layanan terpadu yang melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Padang.
Di lokasi yang sama, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memberikan layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi masyarakat.
Selain itu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) membuka layanan perizinan, sementara Dinas Kesehatan menyediakan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Pemeriksaan kehamilan juga dilakukan oleh Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI).
Kegiatan sosial lainnya juga turut meramaikan Pasar Murah Terpadu ini, seperti donor darah yang digelar oleh Palang Merah Indonesia (PMI). Tidak ketinggalan, Dinas Koperasi dan UKM menghadirkan berbagai makanan dan jajanan menarik bagi pengunjung.
Di sisi lain, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) membuka peluang kerja bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan, sehingga kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan pokok, tetapi juga pemberdayaan masyarakat.
“Karena kegiatan Pasar Murah ini dibersamai oleh sejumlah OPD, maka disebut Pasar Murah Terpadu,” jelas Edrian.
Kegiatan ini akan berlangsung dalam waktu terbatas, yakni mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB. Dinas Perdagangan berharap kegiatan ini dapat berjalan sukses.
Jika mendapat respons positif dari masyarakat, konsep Pasar Murah Terpadu ini direncanakan akan kembali digelar pada akhir tahun mendatang.
Melalui inovasi ini, Pemko Padang berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih nyaman, terintegrasi, dan tepat sasaran bagi masyarakat. (*)
















