Sumbardaily.com, Padang - Hujan deras yang mengguyur kawasan Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Jumat (2/1/2026) memicu tanah longsor di dua titik berbeda.
Material yang meluncur ke badan jalan membuat ruang gerak kendaraan menyempit dan memaksa pengendara berbagi jalur, sehingga arus lalu lintas melambat dan membutuhkan pengaturan ketat di lokasi.
Kondisi tersebut menjadi perhatian aparat setempat. Kepolisian bersama warga segera berada di lapangan untuk memastikan kendaraan tetap bergerak secara bergantian.
"Material longsor sedang dibersihkan, kami memberlakukan mekanisme buka-tutup agar antrean kendaraan tidak mengular dan pengguna jalan tetap dapat melintas, meskipun dengan jeda waktu menunggu. Tidak ada laporan korban jiwa dari peristiwa tersebut," kata Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Sosmedya.
Petugas kepolisian dan aparat pemerintahan, katanya, telah berkoordinasi dengan PT HKI yang sedang mengerjakan pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik untuk percepatan pembersihan material yang menutup sebagian badan jalan.
"Tindakan ini diambil untuk meminimalkan risiko tambahan, terutama ketika curah hujan tinggi masih menyisakan tanah gembur di lereng sekitar jalur," katanya.
Saat ini, petugas kepolisian terus mengatur lalu lintas dan memastikan komunikasi antar pos berjalan baik selama proses pembersihan.
"Pengendara diminta mengikuti arahan petugas demi menjaga keselamatan bersama. Buka-tutup arus diambil sebagai pilihan paling realistis agar mobilitas tetap berjalan sambil menunggu normalisasi jalur," katanya.
Hingga berita ini dirampungkan, upaya pembersihan terus dilakukan hingga seluruh material tersingkir dari badan jalan.
"Pengendara diimbau tetap waspada, khususnya ketika melintas saat hujan, karena potensi pergerakan tanah masih mungkin terjadi," imbuhnya. (adl)
















