Sumbardaily.com — Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) Sumatera Barat periode 2025–2030 resmi dilantik di The ZHM Premiere Hotel, Rabu (22/4/2026). Pelantikan ini sekaligus memperkuat dukungan terhadap percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum GAPEMBI, Alven Stony. Dalam struktur kepengurusan yang baru, Agung Adhitya Lingga dipercaya sebagai ketua, didampingi Doni Marta sebagai sekretaris umum dan Megri Fernando sebagai bendahara umum.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang turut hadir menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengajak GAPEMBI Sumbar berperan aktif dalam menyukseskan program MBG. Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga berdampak langsung terhadap pergerakan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
“Program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat dan membuka lapangan kerja. Karena itu, kita harus bersama-sama menyukseskannya,” ujar Fadly.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, menekankan pentingnya percepatan pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Sumbar. Ia menyebutkan, dari target sekitar 600 dapur MBG, saat ini baru terealisasi sekitar 390 unit.
“Kita masih kekurangan ratusan dapur. Karena itu, kolaborasi semua pihak, termasuk GAPEMBI, sangat dibutuhkan untuk mempercepat capaian program ini,” katanya.
Di tingkat nasional, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa hingga saat ini telah terbentuk sekitar 27 ribu dapur SPPG di seluruh Indonesia. Khusus di Sumatera Barat, terdapat 402 unit dapur, dengan 70 di antaranya berada di Kota Padang.
“Alhamdulillah, hingga saat ini sekitar 62 juta penerima manfaat telah merasakan program MBG dari target 82,9 juta penerima manfaat secara nasional. Kami mengajak pengurus DPW GAPEMBI Sumbar untuk bersinergi menyukseskan program ini,” ujar Dadan.
Pelantikan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendukung keberhasilan program MBG, sekaligus mendorong pemerataan akses gizi serta pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat di Sumatera Barat.(*)













