Festival Tabuik Dongkrak Penumpang KA Pariaman Ekspres hingga 6.082 Orang

KA Pariaman Ekspres dipadati penumpang yang melakukan perjalanan menuju Kota Pariaman untuk menghadiri rangkaian Festival Tabuik.

Suasana penumpang KA Pariaman Ekspres yang mengalami lonjakan signifikan pada momentum Hari Asyura 1448 Hijriah dan rangkaian Festival Tabuik di Kota Pariaman. (Dok. KAI Divre II Sumbar)

Sumbardaily.com - Festival Tabuik kembali menjadi magnet bagi ribuan masyarakat dan wisatawan yang ingin berkunjung ke Kota Pariaman. Dampaknya tidak hanya terlihat dari ramainya kawasan wisata, tetapi juga dari melonjaknya jumlah pengguna KA Pariaman Ekspres yang mencatat angka penumpang jauh melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia.

Momentum Hari Asyura 10 Muharram 1448 Hijriah yang bertepatan dengan rangkaian Festival Tabuik mendorong lonjakan mobilitas masyarakat menuju Pariaman.

Kondisi tersebut menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang paling diminati karena dinilai praktis, nyaman, serta mampu menghindari kepadatan lalu lintas menuju lokasi penyelenggaraan festival budaya terbesar di Sumatera Barat (Sumbar) tersebut.

Sebagai bentuk komitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan berkesan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) mengoperasikan 10 perjalanan KA Pariaman Ekspres setiap hari dengan total kapasitas sebanyak 4.240 tempat duduk.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan, tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api menjadi indikator meningkatnya kepercayaan publik terhadap layanan transportasi rel, terutama pada momentum libur serta pelaksanaan event budaya berskala besar.

“Kemarin, pada Hari Asyura 1448 Hijriah atau bertepatan dengan Kamis, 25 Juni 2026, volume pelanggan KA Pariaman Ekspres mencapai 6.082 penumpang atau setara dengan 143 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 4.240 tempat duduk,” kata Reza, Jumat (26/6/2026).

Jika dibandingkan dengan hari biasa yang rata-rata melayani sekitar tiga ribu pelanggan setiap hari, jumlah tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat atau sekitar 103 persen.

Menurut Reza, lonjakan tersebut menunjukkan bahwa kesiapan operasional yang telah disiapkan perusahaan mampu mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat selama Festival Tabuik berlangsung.

“Peningkatan volume pelanggan ini tidak hanya mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, tetapi juga menunjukkan efektivitas perencanaan operasional yang telah disiapkan KAI dalam menghadapi lonjakan penumpang pada masa libur dan penyelenggaraan Festival Tabuik. Seluruh perjalanan didukung oleh kesiapan petugas, optimalisasi sarana, serta pelayanan di stasiun yang semakin berorientasi pada kenyamanan pelanggan,” katanya.

KAI Divre II Sumbar memprediksi jumlah pelanggan kembali meningkat menjelang puncak Festival Tabuik yang akan berlangsung pada Minggu (28/6/2026). Karena itu masyarakat diimbau segera merencanakan perjalanan serta memesan tiket lebih awal.

Tiket KA Pariaman Ekspres dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI dengan sistem penjualan yang dibuka secara bertahap mulai H-7 sebelum keberangkatan.

Selain tarifnya yang hanya Rp5 ribu, KA Pariaman Ekspres relasi Pauh Lima-Naras juga menawarkan perjalanan yang bebas dari kemacetan.

Selama sekitar 1,5 jam perjalanan, pelanggan disuguhi panorama khas pesisir barat Sumbar berupa hamparan sawah, perkampungan, hingga pemandangan Samudra Hindia.

Keunggulan lainnya, Stasiun Pariaman hanya berjarak sekitar 200 meter dari Pantai Gandoriah yang menjadi lokasi utama penyelenggaraan Festival Tabuik. Akses yang dekat tersebut membuat kereta menjadi pilihan favorit masyarakat maupun wisatawan.

Salah seorang pelanggan, Naila, wisatawan asal Kota Padang, mengaku sengaja memilih KA Pariaman Ekspres agar lebih mudah menghadiri Festival Tabuik.

“Naik kereta itu lebih praktis. Tidak perlu khawatir terjebak macet atau mencari tempat parkir. Perjalanannya nyaman, tepat waktu, dan sesampainya di Pariaman kami bisa langsung menikmati suasana Festival Tabuik. Menurut saya, kereta adalah pilihan terbaik saat acara besar seperti ini,” ungkap Naila.

Lonjakan penumpang pada momentum Hari Asyura semakin memperkuat posisi kereta api sebagai moda transportasi yang dipercaya masyarakat, baik untuk mobilitas harian maupun perjalanan wisata.

“Kami mengajak masyarakat yang ingin menyaksikan puncak Festival Tabuik pada 28 Juni 2026 untuk segera memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI agar perjalanan dapat direncanakan dengan baik dan pengalaman berwisata menjadi lebih nyaman, aman, dan berkesan,” tutur Reza. (*)

Baca Juga

Petugas KAI Divre II Sumbar memasang spanduk keselamatan di perlintasan sebidang dan memberikan sosialisasi kepada pengguna jalan menjelang libur sekolah.
Mobilitas Meningkat saat Libur Sekolah, KAI Sumbar Perketat Pengawasan Perlintasan Sebidang
Menyusuri Pesona Pesisir Sumatera Barat dengan KA Pariaman Ekspres, Tarifnya Hanya Rp5 Ribu
Menyusuri Pesona Pesisir Sumatera Barat dengan KA Pariaman Ekspres, Tarifnya Hanya Rp5 Ribu
Penumpang kereta api lokal di Sumatera Barat saat musim libur sekolah dengan aktivitas keberangkatan di stasiun.
Libur Sekolah 2026, 36.200 Tiket Kereta Api di Sumbar Ludes Terjual dalam Hitungan Hari
Petugas KAI Divre II Sumbar bersama instansi terkait melakukan penutupan perlintasan sebidang liar di jalur kereta api wilayah Pariaman untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Tak Diawasi dan Tanpa Pengaman, Delapan Perlintasan Liar di Sumbar Akhirnya Ditutup
Petugas KAI Divre II Sumbar memberikan edukasi keselamatan kepada pengguna jalan di perlintasan sebidang dengan membagikan stiker dan menyampaikan imbauan keselamatan.
Masih Banyak yang Abaikan Aturan, KAI Divre II Sumbar Gencarkan Edukasi di Perlintasan Sebidang
Suasana penumpang memadati kereta api di wilayah Sumatera Barat saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026.
Libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Penumpang Kereta Api di Sumbar Membludak hingga 111 Persen