Mobilitas Meningkat saat Libur Sekolah, KAI Sumbar Perketat Pengawasan Perlintasan Sebidang

Petugas KAI Divre II Sumbar memasang spanduk keselamatan di perlintasan sebidang dan memberikan sosialisasi kepada pengguna jalan menjelang libur sekolah.

Petugas KAI Divre II Sumbar memasang spanduk imbauan keselamatan dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat di perlintasan sebidang sebagai upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api selama masa libur sekolah. (Dok. KAI Divre II Sumbar)

Sumbardaily.com - Libur sekolah yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menjadi perhatian serius PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar).

Untuk mengantisipasi potensi risiko di jalur perlintasan rel, perusahaan pelat merah tersebut memperkuat kampanye keselamatan perjalanan kereta api dengan memasang spanduk imbauan di sejumlah perlintasan sebidang yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif untuk menekan potensi kecelakaan antara perjalanan kereta api dan pengguna jalan, terutama pada perlintasan yang tidak dijaga.

Kegiatan pemasangan spanduk dan sosialisasi tersebut dilaksanakan pada Selasa (23/6/2026) di sejumlah titik strategis yang berada di wilayah operasional KAI Divre II Sumbar.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan, momentum libur sekolah menjadi periode yang memerlukan perhatian ekstra karena aktivitas masyarakat cenderung meningkat dibanding hari biasa.

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan frekuensi kendaraan maupun pejalan kaki yang melintasi rel kereta api.

“Momentum libur sekolah biasanya diikuti dengan meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat. Melalui pemasangan spanduk dan sosialisasi langsung di lapangan, kami ingin mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melintasi rel kereta api,” ujar Reza.

Pada kegiatan tersebut, KAI Divre II Sumbar memasang spanduk keselamatan di empat lokasi perlintasan sebidang, yakni KM 1+6/7 petak jalan Stasiun Padang–Stasiun Pulau Air, KM 3+600 petak jalan Stasiun Bukit Putus–Stasiun Padang, KM 5+900 petak jalan Stasiun Bukit Putus–Stasiun Pauh Lima, serta KM 13+1/2 petak jalan Stasiun Pauh Lima–Stasiun Indarung.

Tidak hanya memasang media imbauan, petugas KAI juga turun langsung ke lapangan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

Sosialisasi dilakukan menggunakan pengeras suara di area perlintasan sebidang serta membentangkan spanduk keselamatan pada sejumlah titik yang ramai dilalui pengguna jalan.

Sebelum kegiatan berlangsung, seluruh petugas terlebih dahulu mengikuti briefing guna memastikan pesan keselamatan yang disampaikan kepada masyarakat dapat diterima secara efektif dan tepat sasaran.

Upaya tersebut merupakan bagian dari program berkelanjutan yang dijalankan KAI Divre II Sumbar sepanjang tahun 2026.

Hingga saat ini, sebanyak 15 spanduk imbauan keselamatan telah dipasang pada berbagai perlintasan sebidang yang memiliki tingkat risiko tinggi di wilayah kerja Divre II Sumbar.

Pemasangan spanduk selama masa libur sekolah menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di area perlintasan rel.

KAI menilai peningkatan kesadaran publik menjadi faktor penting dalam menciptakan perjalanan kereta api yang aman dan selamat.

Selain memperbanyak media edukasi, KAI Divre II Sumbar juga memperkuat berbagai program keselamatan lainnya. Salah satunya dengan meningkatkan kewaspadaan perjalanan kereta api melalui instruksi kepada masinis agar lebih sering menggunakan Semboyan 35 (S35) saat melintasi perlintasan yang tidak dijaga.

Langkah tersebut dibarengi dengan pelaksanaan sosialisasi keselamatan secara berkelanjutan kepada masyarakat serta penguatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait.

Berbagai program yang saat ini dijalankan melengkapi upaya-upaya sebelumnya, seperti penutupan perlintasan liar secara bertahap, penyelenggaraan sosialisasi keselamatan di sekolah-sekolah maupun di perlintasan sebidang, hingga pemasangan beragam media edukasi keselamatan di seluruh wilayah kerja Divre II Sumbar.

Reza menegaskan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang tidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja.

Menurutnya, keberhasilan menciptakan perjalanan kereta api yang aman membutuhkan peran aktif seluruh pengguna jalan.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhenti sejenak, melihat ke kiri dan ke kanan, memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Jangan memaksakan melintas ketika kereta api sudah mendekat karena keselamatan harus menjadi prioritas utama,” kata Reza.

KAI Divre II Sumbar juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka perlintasan liar maupun kembali membuka perlintasan yang telah ditutup. Tindakan tersebut dinilai sangat berbahaya karena dapat mengancam keselamatan perjalanan kereta api sekaligus keselamatan pengguna jalan.

Di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat selama masa libur sekolah, perlintasan sebidang menjadi salah satu titik yang membutuhkan disiplin dan kewaspadaan tinggi. Karena itu, kampanye keselamatan yang terus digencarkan KAI diharapkan mampu membangun budaya tertib dan kesadaran kolektif masyarakat saat berinteraksi dengan jalur rel kereta api.

“Melalui pemasangan spanduk imbauan keselamatan dan sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan, kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga tercipta budaya disiplin dan selamat di setiap perlintasan sebidang, khususnya selama masa libur sekolah dengan mobilitas masyarakat yang lebih tinggi," imbuhnya. (*)

Baca Juga

Deretan kendaraan rental dan bus pariwisata melayani wisatawan selama musim liburan sekolah di Sumatera Barat.
Momentum Libur Sekolah, Pelaku Usaha Rental Mobil Berharap Wisata Sumbar Kembali Bergairah
Menyusuri Pesona Pesisir Sumatera Barat dengan KA Pariaman Ekspres, Tarifnya Hanya Rp5 Ribu
Menyusuri Pesona Pesisir Sumatera Barat dengan KA Pariaman Ekspres, Tarifnya Hanya Rp5 Ribu
Penumpang kereta api lokal di Sumatera Barat saat musim libur sekolah dengan aktivitas keberangkatan di stasiun.
Libur Sekolah 2026, 36.200 Tiket Kereta Api di Sumbar Ludes Terjual dalam Hitungan Hari
Petugas KAI Divre II Sumbar bersama instansi terkait melakukan penutupan perlintasan sebidang liar di jalur kereta api wilayah Pariaman untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Tak Diawasi dan Tanpa Pengaman, Delapan Perlintasan Liar di Sumbar Akhirnya Ditutup
Petugas KAI Divre II Sumbar memberikan edukasi keselamatan kepada pengguna jalan di perlintasan sebidang dengan membagikan stiker dan menyampaikan imbauan keselamatan.
Masih Banyak yang Abaikan Aturan, KAI Divre II Sumbar Gencarkan Edukasi di Perlintasan Sebidang
Suasana penumpang memadati kereta api di wilayah Sumatera Barat saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026.
Libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Penumpang Kereta Api di Sumbar Membludak hingga 111 Persen