Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) mendukung 4000 lebih Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Sumbar bisa berkembang, sehingga mampu mendorong peningkatan perekonomian di daerah.
Hal ini terungkap dalam audiensi pengurus Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Sumbar, dengan Ketua DPRD Sumbar Supardi di Ruangan Khusus I Gedung DPRD Sumbar, Senin (5/6/2023).
Dalam pertemuan itu, IWAPI meminta dukungan kepada Ketua DPRD Sumbar dalam pelaksanaan program-program yang ada di IWAPI. Terutama terkait pembinaan terhadap UMKM.
Supardi dalam kesempatan itu menyampaikan, IWAPI Provinsi Sumbar agar membangun komunikasi dengan banyak pihak dalam menjalankan peran pembinaan kepada UMKM.
Baca Juga:
Andre Rosiade: Cak Imin jadi Pemegang Kunci Cawapres Prabowo
“IWAPI provinsi ini saya lihat sudah terlalu kesiangan (meminta dukungan DPRD, red). Harusnya sudah sejak lama ini dilakukan,” ujar Supardi.
Menurut Supardi, jumlah UMKM di Sumbar ada sebanyak 4000 lebih. UMKM itu butuh dukungan pihak-pihak terkait untuk bisa berkembang, terutama dari pemerintah.
IWAPI sebagai wadah kesatuan wanita pengusaha yang yang memiliki peran membina UMKM, diharapkan bisa membangun komunikasi dan koordinasi dengan banyak pihak.
Terutama dengan pemerintahan daerah sehingga pembinaan terhadap UMKM bisa berjalan sesuai yang diharapkan.
Baca Juga:
“Bangun komunikasi dengan Dispora, Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi, dan yang lain-lainnya, sehingga IWAPI bisa mendapat dukungan. Anggaran untuk itu ada, semua itu sudah ada fasilitasnya, tinggal lagi bagaimana komunikasi yang dibangun IWAPI,” ucap Supardi.
Lebih lanjut Supardi juga mendorong UMKM yang dibina jangan hanya yang di internal IWAPI saja. Namun UMKM di luar internal kepengurusan juga harus dibina.
“UMKM kita yang ribuan itu ada yang menengah, kecil dan besar. Konsentrasi IWAPI dimana? kita berharap kepada yang kecil, karena yang kecil itu yang butuh sosialisasi, dan pembenahan,” tegas Supardi. (*)
















