Dinas BMCKTR Sumbar Perbaiki Jalur Malalak: Atasi Penurunan Kualitas Jalan

Sumbardaily.com, Padang - Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumatera Barat (Sumbar) mulai melaksanakan perbaikan Jalur Malalak, ruas jalan Padang Luar - Simpang Malalak di Kabupaten Agam.

Langkah ini diambil menyusul penurunan kualitas jalan yang signifikan akibat cuaca ekstrem dan beban kendaraan berlebih.

Kepala Dinas BMCKTR Sumbar, Era Sukma Munaf menjelaskan bahwa jalur Malalak yang kini menjadi alternatif utama penghubung Padang-Bukittinggi pasca bencana di Lembah Anai, mengalami tekanan luar biasa.

"Jalan ini sebenarnya hanya diperuntukkan bagi kendaraan bersumbu 8 ton, namun kini dilalui kendaraan bertonase hingga 40 ton," ujarnya di Padang, Kamis (27/6/2024).

Menurut Era Sukma, kombinasi overload, curah hujan tinggi, dan kepadatan lalu lintas menjadi faktor utama penurunan kualitas jalan.

"Kondisi ini menyulitkan proses pemeliharaan rutin," tambahnya.

Dinas BMCKTR Sumbar telah memulai serangkaian upaya perbaikan. Langkah awal meliputi penimbunan lubang di badan dan bahu jalan menggunakan pasir dan batu, serta perbaikan saluran drainase.

"Kami memperkirakan proses ini akan memakan waktu 7 hingga 14 hari," jelas Era Sukma.

Selain perbaikan mendesak, rencana perluasan jalan juga menjadi prioritas. Dinas BMCKTR Sumbar telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk memperlebar jalan, terutama di titik-titik kritis.

Diharapkan, perluasan ini akan memungkinkan dua kendaraan untuk berpapasan dengan aman, mengatasi salah satu keluhan utama pengguna jalan. Dalam tahap awal, diperkirakan sekitar 4 kilometer jalan akan diperbaiki.

"Untuk perbaikan selanjutnya, kami akan mengajukan anggaran tambahan melalui APBD Perubahan 2024 dan Dana Siap Pakai dari BNPB," tambah Era Sukma.

Sebagai antisipasi terhadap potensi longsor, Dinas BMCKTR Sumbar juga telah menempatkan alat berat di beberapa lokasi rawan. Langkah ini diharapkan dapat menjamin kelancaran arus lalu lintas selama proses perbaikan berlangsung.

Era Sukma menekankan pentingnya dukungan semua pihak dalam upaya perbaikan Jalur Malalak.

"Kami mohon kesabaran dan pengertian masyarakat selama proses perbaikan berlangsung. Tujuan kami adalah memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan bagi semua pengguna jalan," tutupnya.

Perbaikan Jalur Malalak ini merupakan langkah strategis Pemprov Sumbar dalam mengatasi permasalahan infrastruktur pasca bencana di Lembah Anai. Dengan perbaikan ini, diharapkan waktu tempuh Padang-Bukittinggi yang saat ini mencapai lima jam dapat kembali normal, sekaligus meningkatkan konektivitas antar wilayah di Sumbar.

Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas selama proses perbaikan berlangsung. Informasi terkini mengenai perkembangan perbaikan Jalur Malalak dapat diakses melalui kanal resmi Dinas BMCKTR Sumbar. (red)

Baca Juga

Kisah Hafiz Sumbar di MTQN 2026, Muslim Hafal 30 Juz Sejak Usia 10 Tahun
Kisah Hafiz Sumbar di MTQN 2026, Muslim Hafal 30 Juz Sejak Usia 10 Tahun
Daffa Hadaya Hafal 30 Juz, Tak Bisa Melihat Sejak Lahir Kini Wakili Sumbar di MTQ Nasional
Daffa Hadaya Hafal 30 Juz, Tak Bisa Melihat Sejak Lahir Kini Wakili Sumbar di MTQ Nasional
Trase Tol Sicincin-Bukittinggi Terbaru: Exit di Pasar Amor, Kubang Putih Tak Lagi Dilewati
Trase Tol Sicincin-Bukittinggi Terbaru: Exit di Pasar Amor, Kubang Putih Tak Lagi Dilewati
Potensi Hujan Lebat di Sumbar 11-13 September, Warga Diminta Waspada
Potensi Hujan Lebat di Sumbar 11-13 September, Warga Diminta Waspada
ISPU PM2,5 Sumbar Fluktuatif hingga Sangat Tidak Sehat, Pemprov Keluarkan Arahan untuk Daerah
ISPU PM2,5 Sumbar Fluktuatif hingga Sangat Tidak Sehat, Pemprov Keluarkan Arahan untuk Daerah
Kearifan Lokal Minangkabau Didorong Jadi Fondasi Transisi Energi di Sumbar
Kearifan Lokal Minangkabau Didorong Jadi Fondasi Transisi Energi di Sumbar