Cuaca Ekstrem Jadi Tantangan, Polda Sumbar Amankan 443 Objek Selama Nataru

Cuaca Ekstrem Jadi Tantangan, Polda Sumbar Amankan 443 Objek Selama Nataru

Mapolda Sumbar (Foto: Dok Istimewa)

Sumbardaily.com, Padang – Sebanyak 443 lokasi strategis di seluruh wilayah Sumatera Barat (Sumbar) menjadi sasaran pengamanan dalam Operasi Lilin Singgalang 2025 yang digelar Polda Sumbar untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Ratusan objek tersebut mencakup terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, rumah ibadah, pusat perbelanjaan, hingga kawasan wisata yang diprediksi mengalami lonjakan aktivitas masyarakat selama libur akhir tahun.

Pengamanan ratusan titik vital itu ditandai dengan apel gelar pasukan Operasi Lilin Singgalang 2025 yang dipimpin Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta di Lapangan RTH Imam Bonjol, Kota Padang, Jumat (19/12/2025).

Operasi kepolisian terpusat ini dilaksanakan selama 13 hari, terhitung mulai 19 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan tujuan memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas masyarakat.

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menegaskan bahwa Operasi Lilin merupakan agenda nasional rutin yang menuntut kesiapsiagaan penuh seluruh jajaran kepolisian bersama instansi terkait.

Operasi ini tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pelayanan publik yang humanis, mengingat tingginya mobilitas masyarakat saat momentum Natal dan Tahun Baru.

Gatot menyampaikan bahwa fokus pengamanan mencakup seluruh objek yang berpotensi menjadi pusat keramaian. Selain gereja dan tempat ibadah lainnya, pengamanan juga diarahkan pada pusat perbelanjaan, objek vital nasional, kawasan wisata, serta jalur-jalur utama transportasi darat, laut, dan udara.

Namun demikian, ia menekankan bahwa pelaksanaan Operasi Lilin Singgalang 2025 menghadapi tantangan tersendiri akibat kondisi cuaca ekstrem yang masih melanda sejumlah wilayah Sumbar.

Oleh karena itu, Polda Sumbar telah melakukan pemetaan jalur rawan bencana, khususnya daerah yang berpotensi mengalami longsor dan banjir, guna mengantisipasi gangguan keamanan serta keselamatan pengguna jalan.

Secara rinci, objek pengamanan dalam Operasi Lilin Singgalang 2025 tercatat sebanyak 443 objek, yang terdiri atas 22 terminal, 15 stasiun kereta api, 10 pelabuhan, 3 bandara, 93 gereja, 18 rumah ibadah, 117 tempat wisata, serta 99 pusat perbelanjaan. Seluruh objek tersebut akan mendapatkan pengamanan dan pengawasan intensif selama masa operasi.

Sementara itu, Karo Ops Polda Sumbar Kombes Pol Erwin menjelaskan bahwa untuk mendukung pengamanan ratusan lokasi tersebut, Polda Sumbar mengerahkan 4.211 personel gabungan. Jumlah itu terdiri dari 2.290 personel Polri, 254 personel TNI, serta 1.667 personel dari instansi terkait, termasuk Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, dan unsur pendukung lainnya.

“Keterlibatan lintas sektor ini merupakan bentuk sinergitas dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujar Kombes Pol Erwin.

Ia menegaskan bahwa Operasi Lilin Singgalang 2025 merupakan operasi kepolisian terpusat yang dirancang untuk menjamin situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah Sumbar, khususnya pada titik-titik dengan intensitas pergerakan masyarakat yang tinggi.

Untuk menunjang pelayanan di lapangan, Polda Sumbar juga mendirikan 66 pos pengamanan, yang terdiri dari 35 Pos Pengamanan, 27 Pos Pelayanan, dan 4 Pos Terpadu. Pos-pos tersebut ditempatkan di lokasi strategis dan difungsikan sebagai pusat pengaturan lalu lintas, layanan bantuan darurat, hingga penyediaan informasi perjalanan bagi masyarakat.

“Kami mengedepankan langkah preventif dan humanis, namun tetap melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Erwin.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terkait kondisi cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat di sejumlah daerah.
Ia mengingatkan masyarakat agar memastikan kesiapan kendaraan sebelum bepergian, memantau informasi cuaca, mematuhi peraturan lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan petugas di lapangan agar perayaan Natal dan Tahun Baru di Sumbar berjalan aman, tertib, dan lancar,” sebutnya. (red)

Baca Juga

Resmi Bertugas, Kapolda Sumbar Irjen Djati Wiyoto Abadhy Disambut Gubernur Mahyeldi
Resmi Bertugas, Kapolda Sumbar Irjen Djati Wiyoto Abadhy Disambut Gubernur Mahyeldi
Petugas BPBD bersama personel terkait mengevakuasi pohon tumbang yang menutup badan jalan di kawasan Simpang Haru, Kota Padang, saat hujan dan angin kencang melanda.
Cuaca Ekstrem Ancam Padang, Wali Kota Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Daftar Lengkap Mutasi 8 Kapolres di Sumbar, Polda Pastikan Tunggu Jadwal Sertijab
Daftar Lengkap Mutasi 8 Kapolres di Sumbar, Polda Pastikan Tunggu Jadwal Sertijab
Riset Unand Ungkap Kearifan Lokal Minangkabau Jadi Solusi Hadapi Perubahan Iklim di Sumbar
Riset Unand Ungkap Kearifan Lokal Minangkabau Jadi Solusi Hadapi Perubahan Iklim di Sumbar
Gerakan Subuh Berjamaah Jadi Simbol Persatuan, Gubernur Mahyeldi Dorong Penguatan Nilai Adat dan Agama
Gerakan Subuh Berjamaah Jadi Simbol Persatuan, Gubernur Mahyeldi Dorong Penguatan Nilai Adat dan Agama
Cuaca Ekstrem Terjang Padang, Nelayan Diminta Tidak Melaut hingga 24 Juni
Cuaca Ekstrem Terjang Padang, Nelayan Diminta Tidak Melaut hingga 24 Juni