Sumbardaily.com - BADAN Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Selatan kembali menghadirkan Program Beasiswa Perguruan Tinggi bagi mahasiswa asal Pesisir Selatan yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi di luar daerah.
Program tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan untuk memperoleh dukungan pendidikan melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS.
Pendaftaran beasiswa dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 31 Juli 2026 dan seluruh proses dilakukan secara daring. Informasi tersebut disampaikan Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Selatan, Yose Leonando dicuplik pada Rabu (15/07/2026).
Yose mengatakan program beasiswa tersebut merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang diarahkan untuk mendukung sektor pendidikan.
"Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa Pesisir Selatan yang memiliki kemampuan akademik, tetapi terkendala ekonomi, tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan dan menyelesaikan pendidikan tinggi dengan baik," ujar Yose Leonando.
Program beasiswa itu ditujukan bagi mahasiswa aktif asal Kabupaten Pesisir Selatan yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri maupun swasta di luar daerah. BAZNAS memberikan prioritas kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu serta memiliki prestasi akademik.
Selain memenuhi kriteria tersebut, peserta juga harus memenuhi sejumlah persyaratan umum. Yose menjelaskan calon penerima beasiswa wajib merupakan warga Kabupaten Pesisir Selatan, beragama Islam, memiliki akhlak yang baik, dan sedang menjalani pendidikan di perguruan tinggi di luar daerah.
Di samping persyaratan umum, terdapat pula ketentuan khusus yang harus dipenuhi oleh calon penerima beasiswa. Mahasiswa yang dapat mengikuti seleksi merupakan mahasiswa aktif semester 2, semester 4, atau semester 6 dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00.
Selain itu, peserta tidak diperbolehkan sedang menerima beasiswa dari pihak lain. Orang tua calon penerima juga tidak boleh berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu. Pendaftar juga harus bersedia menjadi relawan BAZNAS apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.
"Penerima beasiswa juga harus memenuhi persyaratan khusus, seperti mahasiswa aktif semester 2, 4, atau 6 dengan IPK minimal 3,00, tidak sedang menerima beasiswa lain, orang tua bukan ASN atau PPPK penuh waktu, dan bersedia menjadi relawan BAZNAS apabila dibutuhkan," jelasnya.
Untuk mengikuti proses seleksi, setiap calon peserta diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen administrasi. Dokumen yang harus disiapkan meliputi surat permohonan, KTP, Kartu Keluarga, surat aktif kuliah, transkrip nilai atau Kartu Hasil Studi (KHS) terbaru, surat keterangan tidak mampu dari wali nagari, pas foto, surat pernyataan, hingga fotokopi rekening bank.
BAZNAS Kabupaten Pesisir Selatan menegaskan bahwa seluruh tahapan pendaftaran hanya dilaksanakan secara online melalui tautan yang tersedia pada barcode di pengumuman resmi. Lembaga tersebut tidak membuka layanan pendaftaran secara langsung maupun offline.
"Kami mengimbau seluruh mahasiswa yang memenuhi persyaratan agar segera mempersiapkan dokumen dan mendaftar sesuai jadwal. Jangan menunggu hingga hari terakhir agar proses pendaftaran berjalan lancar," kata Yose.
Melalui program tersebut, BAZNAS berharap semakin banyak mahasiswa asal Pesisir Selatan yang dapat menyelesaikan pendidikan tinggi tanpa terkendala kondisi ekonomi. Selain meningkatkan prestasi akademik, penerima beasiswa juga diharapkan memiliki kepedulian sosial dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah serta masyarakat di masa mendatang.
"Kami berharap program beasiswa ini dapat melahirkan generasi muda Pesisir Selatan yang unggul, berprestasi, dan memiliki kepedulian sosial, sehingga nantinya mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan masyarakat," tutup Yose Leonando. (*)
















