Cuaca Ekstrem, Agam Siagakan Posko Tanggap Darurat di Seluruh Kecamatan

Cuaca Ekstrem, Agam Siagakan Posko Tanggap Darurat di Seluruh Kecamatan

Badan jalan longsor sepanjang kurang lebih 50 meter di Jorong Pasa Palembayan, Kabupaten Agam akibat cuaca ekstrem. (Foto: Agam Media Center)

Sumbardaily.com, Agam – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem dengan memerintahkan seluruh camat segera mendirikan posko tanggap darurat bencana di wilayah masing-masing. Instruksi ini dikeluarkan menyusul meningkatnya titik bencana seperti longsor, banjir, dan pohon tumbang dalam beberapa hari terakhir.

Bupati Agam, Benni Warlis, menegaskan bahwa keberadaan posko di tingkat kecamatan menjadi unsur vital dalam percepatan pendataan dan penanganan bencana.

Ia menyebutkan, sejumlah kecamatan kini telah berstatus darurat bencana sehingga membutuhkan respons yang terstruktur dan terkoordinasi.

Menurut Benni, setiap posko kecamatan wajib melaporkan perkembangan situasi wilayah secara berkala kepada posko tanggap darurat kabupaten yang saat ini dipusatkan di dua titik, yaitu Lubuk Basung dan Banuhampu.

Apabila kondisi lapangan menuntut, pembentukan posko dapat diperluas hingga tingkat nagari agar lebih dekat dengan lokasi terdampak dan memudahkan koordinasi dengan forkopimda.

“Kondisi cuaca yang tidak menentu meningkatkan potensi longsor, banjir, hingga pohon tumbang. Karena itu, koordinasi lintas wilayah menjadi sangat penting,” ujarnya dalam rapat koordinasi virtual bersama Sekretaris Daerah Mhd Lutfi, pimpinan OPD, dan para camat, Selasa (25/11/2025).

Selain penguatan posko, para camat diminta mendata kembali warga yang telah dievakuasi dan memastikan seluruh kebutuhan logistik mereka tercukupi. Beberapa titik evakuasi dilaporkan sudah terisi warga terdampak, sehingga validasi data dan pemenuhan kebutuhan dasar menjadi prioritas.

Penanganan bencana ini juga melibatkan perangkat OPD yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC). Pemkab Agam meminta setiap OPD terkait segera mengidentifikasi kerugian yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem beberapa hari terakhir sebagai bagian dari penyusunan laporan penanganan darurat.

Melalui penguatan posko di tingkat kecamatan hingga kabupaten, Pemkab Agam berharap langkah penanganan bencana dapat berjalan lebih cepat, terpadu, dan menyeluruh untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem terhadap masyarakat. (red)

Baca Juga

Petugas BPBD Kota Padang bersama unsur terkait melakukan assessment di lokasi tanah terban yang merusak dapur rumah warga di Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Padang Selatan.
Cuaca Ekstrem Melanda Padang, Tanah Terban Hancurkan Dapur Rumah Buruh di Teluk Bayur
Pohon Timpa Rumah Warga di Payakumbuh, Akses Jalan Sempat Terganggu Dampak Cuaca Ekstrem
Pohon Timpa Rumah Warga di Payakumbuh, Akses Jalan Sempat Terganggu Dampak Cuaca Ekstrem
Petugas BPBD bersama tim gabungan membersihkan material longsor dan pohon tumbang yang menutup Jalan Raya Padang-Painan di Bungus Barat, Kota Padang.
Terseret Material Longsor di Jalan Padang-Painan, Sopir Pikap Alami Patah Kaki dan Trauma Dada
Perjuangan Pahlawan Kembali Dikenang, Upacara Perang Kamang 2026 Mulai Dipersiapkan
Perjuangan Pahlawan Kembali Dikenang, Upacara Perang Kamang 2026 Mulai Dipersiapkan
Dukung Ketahanan Pangan, Lahan Eks HGU PT Inang Sari di Agam Direncanakan Jadi Sentra Kedelai
Dukung Ketahanan Pangan, Lahan Eks HGU PT Inang Sari di Agam Direncanakan Jadi Sentra Kedelai
Persoalan Banjir di Padang Belum Tuntas, Pemko Alokasikan Rp110 Miliar untuk Drainase
Persoalan Banjir di Padang Belum Tuntas, Pemko Alokasikan Rp110 Miliar untuk Drainase