Sumbardaily.com - Bencana tanah longsor yang terjadi di kawasan Jembatan Panasahan, Jalan Raya Padang-Painan, Kelurahan Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Minggu (14/6/2026), tidak hanya memutus akses transportasi sementara, tetapi juga menimbulkan korban jiwa.
Seorang warga yang berprofesi sebagai sopir pikap dilaporkan terseret material longsor yang menimbun badan jalan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami trauma pada bagian dada (trauma thorax) serta patah tulang pada kaki kiri dan harus menjalani perawatan di RSUP Dr M Djamil Padang.
Peristiwa tanah longsor itu terjadi sekitar pukul 16.50 WIB. Material tanah dari lereng di sekitar lokasi tiba-tiba meluncur ke arah badan jalan hingga menutup seluruh akses kendaraan yang melintas di jalur penghubung Kota Padang dengan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) tersebut.
"Korban diketahui bernama Safril (40), warga Cupak Tengah, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Saat kejadian, ia berada di lokasi ketika material longsor menerjang kawasan jalan dan menyeret dirinya bersama kendaraan pikap yang ia kemudikan," kata Kapolsek Bungus Teluk Kabung, AKP Syamsurijal.
Selain mengakibatkan korban luka, longsor tersebut juga menyeret satu mobil pikap Mitsubishi L300 warna hitam yang berada di sekitar lokasi kejadian. Kendaraan itu menjadi satu-satunya kerugian material yang tercatat dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan kronologi kejadian, peristiwa pertama kali diketahui setelah personel Polsek Bungus Teluk Kabung menerima informasi mengenai adanya bencana alam tanah longsor yang menutup badan jalan di dekat kawasan Jembatan Panasahan.
Mendapat laporan tersebut, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Setibanya di tempat kejadian, petugas menemukan timbunan material tanah longsor menutup badan jalan sehingga arus lalu lintas dari arah Padang menuju Painan maupun sebaliknya tidak dapat dilalui kendaraan.
Situasi tersebut menyebabkan aktivitas transportasi di jalur strategis tersebut lumpuh total. Kendaraan yang hendak melintas terpaksa menghentikan perjalanan sambil menunggu proses evakuasi material longsor.
Petugas kemudian melakukan pengamanan lokasi sekaligus memberikan bantuan awal. Di saat yang sama, pihak kepolisian melaporkan kejadian tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang guna mempercepat proses penanganan.
Sekitar pukul 17.15 WIB, tim BPBD Kota Padang tiba di lokasi kejadian. Bersama tim gabungan, petugas langsung bergerak melakukan evakuasi material longsor menggunakan alat berat jenis loader.
Proses pembersihan berlangsung selama beberapa jam mengingat banyaknya material tanah yang menutup badan jalan. Petugas bekerja hingga malam hari untuk memastikan jalur Padang-Painan dapat kembali dilalui masyarakat.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 21.55 WIB, seluruh material longsor berhasil disingkirkan dari badan jalan. Arus lalu lintas dari arah Padang menuju Painan maupun sebaliknya kembali dibuka, meskipun masih diberlakukan sistem buka-tutup demi menjaga keselamatan pengguna jalan.
"Untuk mengurai antrean kendaraan yang sempat mengular akibat penutupan akses, personel Polsek Bungus Teluk Kabung bersama anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Padang melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi," tutur Kapolsek. (*)















