Sumbardaily.com, Padang – Sektor pariwisata Sumatera Barat (Sumbar) menunjukkan tren positif dengan melonjaknya jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung pada April 2025. Data resmi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumbar mengungkapkan pencapaian signifikan dalam industri kepariwisataan daerah.
Berdasarkan catatan statistik terbaru, total kedatangan wisatawan mancanegara melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) mencapai 6.270 kunjungan selama bulan April 2025. Angka tersebut menandai peningkatan yang cukup menggembirakan dibandingkan periode sebelumnya.
Sugeng Arianto, yang menjabat sebagai Kepala BPS Sumbar, mengonfirmasi capaian tersebut dalam keterangan tertulis yang disampaikan pada Selasa (2/6/2025). Menurutnya, statistik April menunjukkan kenaikan yang substansial dibandingkan data Maret 2025 yang hanya mencatat 3.649 kunjungan wisatawan asing.
"Pencatatan kami menunjukkan bahwa kedatangan wisatawan mancanegara ke wilayah Sumatera Barat pada April 2025 mengalami eskalasi sebesar 71,83 persen jika dibandingkan dengan bulan Maret," papar Sugeng dalam rilisnya.
Komposisi negara asal wisatawan mancanegara yang tercatat melalui BIM menunjukkan dominasi Malaysia dengan kontribusi terbesar yakni 4.141 kunjungan. Posisi kedua ditempati Australia dengan 246 kunjungan, diikuti Singapura sebanyak 183 kunjungan.
Sementara itu, wisatawan dari Amerika Serikat berkontribusi sebesar 84 kunjungan, sedangkan Thailand mencatatkan 63 kunjungan selama periode yang sama. Meskipun secara nominal Thailand berada di urutan kelima, namun negara tersebut mencatat pertumbuhan paling spektakuler.
Sugeng menekankan bahwa dari sepuluh besar negara asal wisatawan mancanegara, Thailand memperlihatkan dinamika pertumbuhan yang paling mencolok. Peningkatan kunjungan wisatawan asal Thailand mencapai 600 persen dibandingkan bulan sebelumnya, menjadikannya negara dengan eskalasi tertinggi.
Dampak positif dari meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara juga terasa pada sektor akomodasi di Sumbar. Tingkat Penghunian Kamar hotel berbintang pada April 2025 tercatat mencapai 48,34 persen, menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 26,84 poin dibandingkan bulan Maret.
Namun demikian, durasi menginap tamu di hotel berbintang mengalami penurunan tipis. Rata-rata lama menginap tercatat 1,16 malam, berkurang 0,13 malam dari periode sebelumnya. Kondisi ini mengindikasikan bahwa meskipun jumlah tamu meningkat, durasi kunjungan cenderung lebih singkat.
Sektor akomodasi non-berbintang juga merasakan dampak positif dari geliat pariwisata Sumbar. Tingkat Penghunian Kamar hotel non-berbintang pada April 2025 mencapai 23,02 persen, mengalami kenaikan 13,66 poin dibandingkan bulan sebelumnya.
Capaian statistik pariwisata Sumbar pada April 2025 ini menunjukkan pemulihan sektor pariwisata yang semakin menguat. BIM sebagai pintu gerbang utama wisatawan mancanegara memainkan peran krusial dalam mendukung pertumbuhan kunjungan wisatawan asing ke wilayah Minangkabau.
Tren positif ini diharapkan dapat berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah, khususnya dalam mendorong pertumbuhan industri pariwisata dan sektor-sektor terkait lainnya di Sumbar. (red)
















