Bawaslu Pessel Luncurkan Majalah Digital Suara Pengawasan, Bersiap Hadapi Pemilu 2029

Bawaslu Pessel Luncurkan Majalah Digital Suara Pengawasan, Bersiap Hadapi Pemilu 2029

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Selatan meluncurkan majalah digital Suara Pengawasan sebagai media baru untuk memperluas informasi kepemiluan kepada masyarakat. Peluncuran dilakukan bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). (Foto: Pemkab Pessel)

Sumbardaily.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Selatan meluncurkan majalah digital Suara Pengawasan sebagai media baru untuk memperluas informasi kepemiluan kepada masyarakat. Peluncuran dilakukan bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Majalah digital Suara Pengawasan diluncurkan di Aula Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan. Kegiatan tersebut dihadiri Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat sekaligus Kordiv Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (Pengas dan Kehumasan) Muhammad Khadafi.

Hadir pula Ketua Bawaslu Pessel Arifki Musmaidi bersama jajaran komisioner. Dari unsur penyelenggara pemilu, hadir Ketua KPU Pesisir Selatan Aswandi beserta para komisioner.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pesisir Selatan Wendi turut menghadiri kegiatan tersebut bersama sejumlah undangan lainnya.

Sekretaris Bawaslu Pessel Rinaldi mengatakan penerbitan Suara Pengawasan menjadi bagian dari upaya lembaganya memperluas jangkauan informasi terkait pengawasan pemilu.

Menurut Rinaldi, informasi mengenai pengawasan pemilu perlu disampaikan melalui media yang menarik sekaligus mudah dijangkau masyarakat. Dengan begitu, publik diharapkan semakin memahami perannya dalam mengawal setiap tahapan pemilu.

Peluncuran media digital tersebut mendapat respons positif dari Ketua KPU Pessel Aswandi. Ia menilai Suara Pengawasan dapat menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi sekaligus penyebaran informasi kepemiluan kepada masyarakat.

“Majalah ini tentu masih memiliki kekurangan. Namun, kekurangan tersebut menjadi bagian dari proses untuk terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan ke depan,” ujar Aswandi.

Apresiasi serupa disampaikan Kepala Dinas Kominfo Pessel Wendi. Ia menyebut hadirnya majalah digital tersebut sebagai inovasi yang layak mendapat dukungan.

Menurut Wendi, Suara Pengawasan menjadi semakin menarik karena disebut sebagai majalah digital pertama yang dikembangkan Bawaslu kabupaten/kota di Sumatera Barat.

“Pemda tentu memberikan apresiasi atas munculnya majalah digital ini. Ini merupakan inovasi yang sangat baik dalam menyebarluaskan informasi pengawasan dan kepemiluan kepada masyarakat,” kata Wendi.

Ketua Bawaslu Pessel Arifki Musmaidi juga menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang ikut mendukung penerbitan Suara Pengawasan. Secara khusus, ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.

Arifki mengatakan dukungan dan kolaborasi lintas pihak menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan inovasi di bidang komunikasi publik yang dilakukan Bawaslu.

“Terima kasih atas kerja sama semua pihak, termasuk Pemda Pesisir Selatan yang telah memberikan support hingga majalah ini bisa lahir,” ujarnya.

Selain memperkuat penyebaran informasi pengawasan, Bawaslu Pessel juga menaruh perhatian pada pendidikan politik dan kepemiluan bagi generasi muda. Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah program kelas Pemilu di tingkat SMA.

Arifki menyebut pendidikan kepemiluan perlu dikenalkan sejak dini. Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun kesadaran generasi muda agar mampu menjadi pemilih yang cerdas sekaligus memiliki kepedulian terhadap proses demokrasi.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat Muhammad Khadafi mengapresiasi langkah Bawaslu Pessel dalam menghadirkan media digital tersebut.

Khadafi menilai keterbatasan anggaran tidak seharusnya menghentikan upaya jajaran pengawas pemilu untuk menciptakan berbagai inovasi. Menurut dia, kreativitas dapat menjadi jalan untuk menghadirkan terobosan meski dengan sumber daya yang terbatas.

“Keterbatasan anggaran tidak menjadi halangan untuk membangun kreativitas. Bawaslu Pesisir Selatan telah menunjukkan bahwa dengan kreativitas dan kemauan, inovasi tetap bisa diwujudkan,” katanya.

Khadafi juga mengingatkan pentingnya mempersiapkan tahapan demokrasi sejak jauh hari. Bawaslu bersama berbagai pemangku kepentingan disebut mulai melakukan persiapan untuk menghadapi Pemilu 2029.

Menurut Khadafi, perkembangan dinamika politik sudah terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi tersebut membuat masyarakat membutuhkan informasi yang benar, edukatif, dan dapat dipercaya.

Informasi yang kredibel dinilai penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan di tengah perkembangan komunikasi digital.

Karena itu, kehadiran majalah digital Suara Pengawasan diharapkan tidak sekadar menjadi media publikasi Bawaslu Pessel. Media tersebut juga diarahkan menjadi sarana untuk meningkatkan literasi kepemiluan, menyampaikan informasi pengawasan, serta mendorong keterlibatan masyarakat.

Dengan peluncuran Suara Pengawasan, Bawaslu Pessel mulai memperkuat pendekatan komunikasi publik berbasis digital menjelang Pemilu 2029. Inovasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi pengawasan dan kepemiluan secara lebih mudah sekaligus mendorong partisipasi publik dalam mengawal proses demokrasi. (*)

Baca Juga

Bawaslu Pesisir Selatan Perkuat Layanan Hukum Pemilu Lewat RDK Bersama KPU dan Kesbangpol
Bawaslu Pesisir Selatan Perkuat Layanan Hukum Pemilu Lewat RDK Bersama KPU dan Kesbangpol
Asrinaldi: Anak Mahyeldi Pimpin PSI Sumbar, Potensi Suara Bisa Naik 3–5 Persen
Asrinaldi: Anak Mahyeldi Pimpin PSI Sumbar, Potensi Suara Bisa Naik 3–5 Persen
Khairunas Kembali Pimpin Golkar Sumbar, Targetkan Menang Pemilu 2029
Khairunas Kembali Pimpin Golkar Sumbar, Targetkan Menang Pemilu 2029
Penelitian Unand Temukan Perbedaan Cara Petani Sumbar dan Sulsel Lawan Perubahan Iklim
Penelitian Unand Temukan Perbedaan Cara Petani Sumbar dan Sulsel Lawan Perubahan Iklim
Jengkol Sumbar Tembus Pasar Jepang, Ekspornya Capai Ribuan Kilogram Sejak 2024
Jengkol Sumbar Tembus Pasar Jepang, Ekspornya Capai Ribuan Kilogram Sejak 2024
Kisah Ulya Kireina Halim, Siswi Padang Panjang yang Lolos Paskibraka Nasional
Kisah Ulya Kireina Halim, Siswi Padang Panjang yang Lolos Paskibraka Nasional