Sumbardaily.com, Padang – Kemeriahan menyelimuti kawasan strategis Kota Padang sejak dini hari dalam rangka acara soft opening Basco City Mall yang berlangsung pada Kamis (29/5/2025). Berdasarkan pengamatan di lokasi, sejak pukul 07.30 WIB, ratusan warga telah memenuhi area pusat perbelanjaan yang menjadi destinasi baru ini.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari barisan panjang di gerbang masuk mall yang diresmikan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah, didampingi Gubernur Riau. Acara peresmian turut dihadiri pimpinan DPRD Sumbar, Wali Kota Padang Fadly Amran, serta jajaran forum komunikasi pimpinan daerah lainnya.
Masyarakat dari seluruh penjuru Kota Padang dan daerah sekitarnya berbondong-bondong hadir untuk menyaksikan secara langsung pembukaan pusat perbelanjaan yang diprediksi akan menjadi destinasi unggulan bagi warga.
"Sejak mendengar informasi Basco City Mall akan beroperasi, saya sangat penasaran. Pagi ini sengaja berangkat lebih awal agar dapat melihat-lihat sekaligus menyaksikan peresmiannya secara langsung," ungkap Rina (32), seorang pengunjung yang hadir bersama anggota keluarganya.
Basco City Mall menghadirkan konsep destinasi perbelanjaan dan hiburan terbaru di Kota Padang, menyediakan beragam tenant mulai dari fashion, kuliner, hingga arena hiburan keluarga yang lengkap.
Keberadaan mall ini diharapkan mampu menjadi landmark baru bagi masyarakat Sumatera Barat, sekaligus memacu perkembangan sektor ekonomi dan pariwisata di kawasan tersebut.
Owner Basco City Mall, Basrizal Koto, menegaskan bahwa keseluruhan proses konstruksi mall dilaksanakan dengan memanfaatkan produk-produk lokal, termasuk penggunaan semen 100 persen dari PT Semen Padang.
"Pembangunan ini saya lakukan tanpa kompromi. Saya membangun demi kemajuan Sumbar, dan saya merasa bangga karena seluruh konstruksinya menggunakan semen produksi Padang," terangnya.
Basrizal Koto menuturkan bahwa tekad membangun tanah kelahiran telah tertanam dalam dirinya sejak lama, terinspirasi dari nasihat ibunya.
"Ibu saya dahulu berpesan, apabila telah merantau dan mendapat rezeki, maka bangunlah kampung halaman. Dari masa lalu hingga hari ini, saya terus melaksanakan amanah tersebut," jelasnya.
Pengusaha yang akrab disapa Basko ini juga menyatakan bahwa dirinya tidak ragu untuk melakukan investasi besar-besaran dalam membangun Basco City Mall, meskipun berada di tengah dinamika politik menjelang pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah.
"Saya sampaikan kepada gubernur, saya tetap akan membangun di Padang. Investasi ini bernilai hampir setengah triliun rupiah, dan saya jalankan tanpa kompromi," tuturnya.
Ia menambahkan, dukungan dari BCA selaku mitra perbankan turut memberikan kepercayaan dalam realisasi proyek ini. "BCA sebagai bank terdepan di Indonesia memandang ini sebagai peluang bisnis yang menjanjikan," katanya.
"Saat ini, 90 persen ruang tenant telah terisi, dan perizinan pembangunan berjalan dengan lancar dalam kurun waktu enam bulan," lanjutnya.
Basrizal Koto mengajak para tokoh masyarakat dan perantau Minangkabau lainnya untuk turut berpartisipasi dalam membangun Sumatera Barat.
"Jika ingin berkontribusi membangun Sumbar, lakukanlah seperti yang saya lakukan. Jangan terlalu banyak melakukan negosiasi," serunya.
Lebih jauh, Basrizal Koto menyatakan bahwa Basco City Mall tidak hanya berfungsi sebagai pusat perbelanjaan, melainkan juga sebagai sarana promosi pariwisata daerah.
"Mall ini bukan semata-mata tempat berbelanja. Ke depannya akan menjadi destinasi bagi wisatawan yang ingin mengenal potensi dan keindahan Sumbar. MBBI (Motor Besar Indonesia) akan membawa rombongan, dan dari sini kita promosikan Sumbar ke seluruh Indonesia," ujar Basrizal Koto.
Ia menyampaikan bahwa nilai investasi yang dikeluarkan mencapai hampir setengah triliun rupiah. Dengan nominal tersebut, Basko optimis mall ini akan menjadi daya tarik baru bagi perekonomian lokal.
"Dalam berbisnis harus memiliki keberanian. Dengan modal yang tersedia, kita bangun. Terlebih didukung BCA, bank terbaik di Indonesia, yang melihat ini sebagai peluang bisnis yang bagus. Saat ini, tenant sudah terisi 90 persen," paparnya.
Basrizal Koto juga menekankan signifikansi kontribusi perantau Minangkabau dalam pembangunan daerah Sumatera Barat.
"Pesan ibu saya, jika telah merantau dan mendapat rezeki, bangunlah kampung halaman. Alhamdulillah, sejak dahulu hingga hari ini saya wujudkan," pungkasnya. (red)
















