Sumbardaily.com, Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menunjukkan respons cepat menyusul terjadinya banjir di kawasan Pasar Lalang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, pada Sabtu (31/1/2026).
Begitu menerima laporan warga terdampak, bantuan langsung diturunkan ke lokasi untuk memastikan keselamatan serta kebutuhan dasar masyarakat yang terkena musibah.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton, menjelaskan bahwa banjir tersebut mengakibatkan tiga unit rumah warga terdampak di RT 01 dan RT 02, RW 07, Kelurahan Kuranji. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu sore setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari.
“Ada tiga unit rumah warga yang berada di RT 01 dan 02, RW 07 Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji yang terkena banjir pada Sabtu sore,” ujar Hendri Zulviton, dikutip Minggu (1/2/2026).
BPBD Kota Padang segera mengevakuasi para penghuni rumah yang terdampak. Seluruh pemilik rumah dipindahkan ke rumah sanak saudara terdekat yang lokasinya tidak jauh dari area banjir. Proses evakuasi dilakukan untuk memastikan keselamatan warga, terutama kelompok rentan.
Tak lama setelah kejadian, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Padang juga turun langsung ke lokasi banjir. Kehadiran jajaran Pemko Padang tersebut sekaligus membawa bantuan awal bagi warga yang terdampak.
“Ketika itu juga bapak Pj Sekda datang ke lokasi dan memberikan bantuan bagi yang terdampak,” ungkap Hendri.
Bantuan yang disalurkan meliputi famili kit, beras, serta kebutuhan dasar lainnya. Bantuan tersebut diterima langsung oleh kepala keluarga masing-masing warga terdampak banjir.
Adapun keluarga yang terdampak banjir terdiri atas keluarga Jamalus (36) dengan empat jiwa, yang rumahnya mengalami jebol di bagian belakang akibat derasnya aliran air.
Selanjutnya, rumah milik Indra (45) yang dihuni empat orang juga mengalami kerusakan dengan kondisi dinding belakang jebol dan dikategorikan rusak sedang.
Sementara itu, rumah milik Asnidar (53) yang dihuni enam jiwa turut mengalami kerusakan serupa, yakni jebol di bagian belakang rumah akibat terjangan air.
BPBD Kota Padang juga mengevakuasi seorang warga lanjut usia bernama Kartini (75). Ia dipindahkan ke rumah saudaranya yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi banjir untuk menghindari risiko keselamatan.
“Kami juga mengevakuasi seorang warga, Kartini yang berusia 75 tahun. Ia dilarikan ke rumah saudaranya yang jaraknya lebih kurang satu kilometer dari sana,” kata Hendri.
Banjir tersebut dipicu oleh derasnya hujan dari siang hingga sore hari yang menyebabkan sungai meluap. Arus air yang kuat membuat tanggul sementara yang sebelumnya dibangun pascabanjir kembali jebol.
“Tanggul sementara itu pernah dibangun, akhirnya jebol saat banjir tadi,” jelas Hendri.
BPBD Kota Padang berharap ke depan dapat dibangun tanggul permanen di lokasi tersebut agar aliran sungai dapat lebih terkendali saat hujan deras kembali terjadi. (red)
















