Sumbardaily.com – Menjelang Lebaran, aktivitas masyarakat di dapur biasanya meningkat, terutama selama bulan Ramadan. Kondisi ini membuat potensi kebakaran rumah tangga ikut meningkat.
Pemerintah Kota (Pemko) Padang pun mengingatkan warga agar lebih berhati-hati untuk mencegah terjadinya musibah kebakaran.
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat menggunakan peralatan dapur.
Ia menilai kesibukan memasak yang meningkat selama Ramadan sering kali membuat warga kelelahan hingga lupa mematikan kompor.
“Kesibukan dapur meningkat saat Ramadan dan menjelang Lebaran. Seringkali karena kelelahan, kompor lupa dimatikan saat tertidur. Saya mengimbau warga untuk selalu waspada,” ujar Maigus Nasir saat meninjau korban kebakaran di Lubuk Buaya, Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, frekuensi kebakaran di Kota Padang belakangan ini tergolong tinggi. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk lebih memperhatikan potensi penyebab kebakaran yang paling sering terjadi.
Ia menyebut dua faktor utama yang kerap memicu kebakaran, yakni arus pendek listrik atau korsleting serta aktivitas dapur yang meningkat selama Ramadan.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap faktor risiko kebakaran, diharapkan kejadian kebakaran dapat dicegah sehingga keamanan lingkungan tetap terjaga. (adl)
















