Sejarah KRI Teluk Bone 511 Sebelum Dijadikan Museum Bahari di Pariaman

Sejarah KRI Teluk Bone 511 Sebelum Dijadikan Museum Bahari di Pariaman

KRI Teluk Bone 511 (Foto: Dok Istimewa)

Sumbardaily.com, Padang - Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Bone 511 saat ini telah berlabuh di Perairan Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) dan akan dijadikan sebagai Wisata Bahari.

Diketahui, KRI Teluk Bone 511 salah satu kapal perang milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) yang telah memainkan peran penting dalam menjaga kedaulatan dan keamanan Indonesia.

Sebagai kapal perang yang penuh sejarah, inilah cerita tentang sejarah dan peran KRI Teluk Bone 511 dalam perjalanan maritim Indonesia.

Awal Mula

KRI Teluk Bone 511 adalah kapal perang tipe Kapal Landing Platform Dock (LPD) yang awalnya dibangun untuk Angkatan Laut Amerika Serikat.

Kapal ini pertama kali berlayar dengan nama USS Harlan County (LST-1196) pada tahun 1970. Setelah melayani dalam Angkatan Laut Amerika Serikat selama beberapa dekade, kapal ini diberikan kepada Indonesia melalui program Eksport Tidak Langsung (ETL) pada tahun 2017.

Transformasi

Setelah tiba di Indonesia, kapal ini mengalami proses transformasi yang cukup besar. Di bawah kepemimpinan PT PAL (Persero), sebuah perusahaan galangan kapal Indonesia, kapal ini direnovasi dan dimodifikasi agar sesuai dengan kebutuhan TNI AL.

Setelah transformasi selesai pada tahun 2018, kapal ini diresmikan sebagai KRI Teluk Bone 511.

Peran dan Kemampuan

KRI Teluk Bone 511 adalah salah satu kapal serbaguna yang memiliki peran utama sebagai kapal angkut pasukan, peralatan, dan kendaraan amfibi. Kapal ini memiliki kapasitas angkut yang signifikan dan dapat digunakan dalam berbagai misi, termasuk operasi bantuan kemanusiaan, operasi militer, dan tugas-tugas lain yang melibatkan pendaratan pasukan di daratan.

Selain itu, KRI Teluk Bone 511 juga memiliki peralatan medis lengkap untuk mendukung operasi kemanusiaan. Ini membuatnya menjadi aset berharga dalam misi bantuan bencana alam di dalam dan luar negeri.

Momen-Momen Penting

KRI Teluk Bone 511 telah terlibat dalam berbagai operasi dan latihan bersama, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional. Kapal ini juga menjadi pusat perhatian saat terlibat dalam operasi penyelamatan kapal selam KRI Nanggala-402 pada tahun 2021, meskipun upaya tersebut tragisnya tidak berhasil. (ik)

Baca Juga

Prakiraan Cuaca Sumbar Sabtu 13 Juni 2026: Hujan Guyur Banyak Daerah, Mentawai Berpotensi Hujan Petir
Prakiraan Cuaca Sumbar Sabtu 13 Juni 2026: Hujan Guyur Banyak Daerah, Mentawai Berpotensi Hujan Petir
Pariaman Berlari 2026 Siap Digelar, Lebih dari 800 Peserta Ramaikan Pantai Kata
Pariaman Berlari 2026 Siap Digelar, Lebih dari 800 Peserta Ramaikan Pantai Kata
Cuaca Sumbar Jumat 12 Juni 2026 Didominasi Berawan, Hujan Diprediksi Terjadi Sore hingga Malam
Cuaca Sumbar Jumat 12 Juni 2026 Didominasi Berawan, Hujan Diprediksi Terjadi Sore hingga Malam
Ramai Soal Pengecekan STNK di SPBU, Ini Penjelasan Pemprov Sumbar
Ramai Soal Pengecekan STNK di SPBU, Ini Penjelasan Pemprov Sumbar
Dari Pelayanan Publik hingga Tata Kelola, Sumbar Catat 487 Inovasi dalam Setahun
Dari Pelayanan Publik hingga Tata Kelola, Sumbar Catat 487 Inovasi dalam Setahun
Prakiraan Cuaca Sumbar Kamis 11 Juni 2026, Hujan Diprediksi Guyur Pasaman hingga Sijunjung
Prakiraan Cuaca Sumbar Kamis 11 Juni 2026, Hujan Diprediksi Guyur Pasaman hingga Sijunjung