Sumbardaily.com - Aktivitas pengemudi ojek online (ojol) yang setiap hari menyusuri berbagai ruas jalan di Kota Padang dimanfaatkan Polresta Padang untuk memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Polisi mendorong komunitas ojol tidak hanya menjalankan aktivitas sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga berperan dalam menyampaikan informasi terkait potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
Upaya tersebut dilakukan Polresta Padang melalui kegiatan sambang dan dialog bersama komunitas pengemudi ojek online di wilayah Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sabtu (5/9/2026) malam.
Pertemuan antara personel kepolisian dan para pengemudi ojol berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Namun, di balik kegiatan tersebut, pembahasan diarahkan pada persoalan keamanan yang bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat di lapangan.
Polisi dan pengemudi ojol berdiskusi mengenai kondisi Kamtibmas serta berbagai persoalan yang ditemukan selama para pengemudi menjalankan aktivitasnya.
Posisi pengemudi ojol yang banyak bergerak dari satu kawasan ke kawasan lainnya dinilai dapat membantu memberikan gambaran mengenai situasi lingkungan yang berkembang di Kota Padang.
Dengan mobilitas tersebut, pengemudi ojol memiliki peluang untuk menemukan lebih awal berbagai kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan.
Informasi yang disampaikan masyarakat kemudian diharapkan dapat membantu kepolisian mengambil langkah penanganan secara lebih cepat dan tepat.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Padang, Ipda Wadhi Nofianto mengimbau para pengemudi ojol agar tidak ragu menyampaikan informasi kepada kepolisian jika menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan.
Menurut Wadhi, komunikasi yang terbangun antara polisi dengan komunitas pengemudi ojol merupakan salah satu bagian penting dalam memperkuat pemeliharaan Kamtibmas di Kota Padang.
"Komunikasi dan kolaborasi dengan rekan-rekan ojol sangat penting. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kota Padang," katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat, terutama pengemudi ojol yang beraktivitas di berbagai wilayah Kota Padang, agar segera melaporkan apabila menemukan gangguan Kamtibmas maupun dugaan tindak kriminalitas di lingkungan sekitar.
"Jika menemukan gangguan kamtibmas, segera hubungi kepolisian melalui Call Center 110 atau laporkan langsung kepada petugas," katanya.
Imbauan tersebut sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut mengambil bagian dalam menjaga keamanan.
Polisi tidak ingin informasi mengenai gangguan keamanan hanya diketahui setelah sebuah kejadian berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Dalam konteks tersebut, pengemudi ojol menjadi salah satu kelompok masyarakat yang memiliki posisi strategis karena aktivitas mereka bersentuhan langsung dengan banyak kawasan dan lapisan masyarakat.
Mobilitas yang tinggi memungkinkan berbagai informasi dari lapangan diketahui dan diteruskan kepada pihak kepolisian.
Polresta Padang berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada pertemuan dan dialog yang dilakukan bersama komunitas ojol.
Sinergi antara polisi dan pengemudi diharapkan terus diperkuat melalui komunikasi serta koordinasi secara berkelanjutan.
"Pertukaran informasi secara cepat dinilai dapat membantu kepolisian mengetahui potensi gangguan keamanan lebih dini. Dengan demikian, langkah penanganan dapat dilakukan secara tepat sesuai kondisi yang ditemukan di lapangan," katanya.
Penguatan kerja sama dengan komunitas ojol, kata Wadhi, juga menunjukkan bahwa pemeliharaan keamanan di Kota Padang membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat.
Polisi memiliki peran dalam menjaga keamanan dan menindak gangguan Kamtibmas, sementara masyarakat dapat membantu melalui kepedulian serta penyampaian informasi.
Polresta Padang menegaskan bahwa menciptakan situasi yang aman, tertib, dan nyaman bukan semata-mata menjadi tugas kepolisian.
"Dukungan masyarakat, termasuk para pengemudi ojek online yang sehari-hari beraktivitas di berbagai penjuru Kota Padang, menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi Kamtibmas tetap kondusif," tuturnya. (*)
















